Kamis, 19 Januari 2017 | 15.41 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Bahas Harga Gas, Menperin Kumpulkan Pelaku Industri

Bahas Harga Gas, Menperin Kumpulkan Pelaku Industri

Reporter : Fadilah | Kamis, 22 September 2016 - 11:55 WIB

IMG-17431

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Harga gas industri di Indonesia yang mahal terus menjadi topik pembicaraan yang menarik. Perihal tersebut Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto mengumpulkan para pelaku industri dalam negeri, hari ini 22 September 2016 di Kantornya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan.

Tema acara tersebut adalah ‘Efek Berganda Dari Penurunan Harga Gas Industri dan Dampaknya Bagi Perekonomian Nasional’.

Dalam kesempatan tersebut Airlangga mengatakan bahwa gas menjadi salah satu faktor kemudahan berbisnis di Indonesia karena gas menjadi infrastruktur industri. Sebab ketersediaan serta harga listrik dan gas sebagai infrastruktur industri amat berpengaruh terhadap daya saing industri.

“Negara yang paling bersaing dengan Indonesia itu Thailand dan Vietnam. Kalau saya kasih angka indeks, Thailand untuk gas indeksnya 100, Vietnam 120, Indonesia 170,” tuturnya, di Jakarta, Kamis, (22/9).

Harga gas Indonesia saat ini adalah di kisaran US$ 8-9 per MMBTU, sedangkan negara lain berada dikisaran US$ 5-6 per MMBTU. Dengan kebutuhan gas mencapai 2.280 million metric standard cubic feet per day (mmscfd), harga gas untuk industri saat ini dirasa masih belum kompetitif.

“Bilasaja harga gas di Indonesia berada pada level yang sama dengan negara-negara tetangga, maka saya yakin produk Indonesia akan memiliki daya saing yang makin kuat,” katanya meyakini.

Oleh karena itu, pihaknya menyambut positif Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2016 yang menjadi dasar hukum revisi harga gas ke industri sejak Mei lalu. Dengan beleid, harga gas ke industri tertentu yang telah tertuang dalam Perpres belum cukup.

Alhasil, pemerintah mengusulkan adanya revisi dari Perpres ini dengan memperluas cakupan sektor industri dari tujuh sektor menjadi 10 sektor serta ditambah industri yang berlokasi di kawasan industri.

“Penambahan sektor industri tersebut juga sudah masuk dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) yang dibahas dengan Presiden,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Eks Direktur Garuda Indonesia Jadi Tersangka Kasus Korupsi
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 14:38 WIB

Eks Direktur Garuda Indonesia Jadi Tersangka Kasus Korupsi

Mantan Direktur PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar resmi menjadi tersangka kasus dugaan korupsi di sebuah BUMN. Hal itu dikatakan Wakil ...
Kerjasama Jokowi dengan China Diduga Dimanfaatkan Pebisnis Datangkan TKA
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:59 WIB

Kerjasama Jokowi dengan China Diduga Dimanfaatkan Pebisnis Datangkan TKA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah melakukan penandatanganan kerjasama dengan China untuk mendatangkan 10 juta turis asal China ke Indonesia.Komisioner Ombudsman ...
Polisi Gelar 75 Adegan Rekontruksi Pembunuhan Pulomas
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:54 WIB

Polisi Gelar 75 Adegan Rekontruksi Pembunuhan Pulomas

Rekontruksi kasus perampokan Pulomas yang menewaskan enam orang di rumah Dodi Triono, Jl Pulomas, Jakarta Timur yang dilakukan penyidik polisi, ...
Berkas Kasus Makar Sri Bintang Pamungkas Dikembalikan ke Polda
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:41 WIB

Berkas Kasus Makar Sri Bintang Pamungkas Dikembalikan ke Polda

Berkas kasus makar dan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dilimpahkan Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI ...
Politisi PKB Minta Positif Tanggapi Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:26 WIB

Politisi PKB Minta Positif Tanggapi Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy meminta masyarakat bersikap positif terkait bendera Merah Putih yang dibubuhi kalimat Tauhid ...
Petisi Beruang Kurus, Bonbin Bandung Pertanyakan Maksud LSM
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 12:12 WIB

Petisi Beruang Kurus, Bonbin Bandung Pertanyakan Maksud LSM

Kondisi beruang kurus yang berada di Kebun Binatang (Bonbin) Bandung terkespose secara publik. Apalagi ada petisi "Penyelamatan beruang kelaparan di ...