Selasa, 24 April 2018 | 00.24 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Harga Gas untuk Dikonsumsi Mahal, Menperin: Kurangi Ekspor

Harga Gas untuk Dikonsumsi Mahal, Menperin: Kurangi Ekspor

Reporter : Fadilah | Kamis, 22 September 2016 - 15:14 WIB

IMG-17440

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Harga gas dalam negeri untuk konsumsi dipatok antara US$ 8-14 per MMBTU. Harga tersebut jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan harga gas yang bersumber dari dalam negeri untuk eskpor yang hanya dipatok dengan harga US$ 4 per MMBTU.

Menurut Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto harga gas yang tinggi tu berimbas terhadap naiknya harga komoditas yang diproduksi. Sehingga pemerintah dirasa perlu mencari jalan keluarnya yaitu dengan menekan harga gas konsumsi yang masih mahal itu.

“Salah satu caranya yaitu dengan mengurangi ekspor gas, apalagi ditengah merosotnya harga migas ini merupakan momentum bagus,” tuturnya dalam sebuah diskusi publik bertema ‘Efek Berganda Dari Penurunan Harga Gas Industri dan Dampaknya Bagi Perekonomian Nasional’, di Jakarta, Kamis, (22/9/2016).

Airlangga menambahkan selama ini pemerintah selalu mengekspor gas ke luar negeri dengan harga yang murah. Namun sayangnya tidak memberikan multiflier effect bagi negara ini.

“Hal tersebut terlihat dari penerimaan negara yang sepanjang 10 tahun terakhir quantitynya menurun, maka alternatifnya price ditahan. Jika kuantitas rendah dan harganya turun, maka pendapatannya pun tidak akan maksimal,”

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...