Senin, 20 November 2017 | 20.23 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ngeri, Pengedar Sediakan Paket Hemat Narkoba untuk Anak-anak

Ngeri, Pengedar Sediakan Paket Hemat Narkoba untuk Anak-anak

Jumat, 23 September 2016 - 11:02 WIB

IMG-17444

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Para orangtua harus berupaya maksimal dalam melindungi anaknya dari narkoba. Pasalnya, peredaran narkoba saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Para pengedar juga tak memilih korbannya, termasuk anak-anak.

Dalam melancarkan aksinya bahkan pengedar bisa memberi narkoba dengan harga yang terjangkau anak sekolah. Badan Nasional Narkotika (BNN) bahkan mengatakan ada modus paket hemat dalam penjualan narkoba pada anak-anak.

Kedeputian Pencegahan BNN, Dik Dik mengatakan bandar narkoba saat ini sedang mengincar anak-anak untuk menutupi jaringannya. Biasanya, anak-anak diberikan Pahe (paket hemat) narkoba. “Yang diberikan ke anak-anak itu paket hemat, kalau bisa jual 10 paket gratis satu paket,” katanya di di Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) kemarin.

Paket hemat narkoba tersebut memancing banyak anak-anak jadi pengedar sekaligus pengguna. “Ini bisa merusak generasi muda kita ke depan. Jadi orang tua harus waspada mengawasi terus pergaulan dan perkembangan anak,” tuturnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...
Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 15:33 WIB

Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang

Bambang Haryo selaku Anggota Komisi VI DPR RI, sangat menyayangkan langkah yang diambil BUMN PT Waskiya Karya untuk mengimpor tiang ...