Jumat, 22 September 2017 | 18.33 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ngeri, Pengedar Sediakan Paket Hemat Narkoba untuk Anak-anak

Ngeri, Pengedar Sediakan Paket Hemat Narkoba untuk Anak-anak

Jumat, 23 September 2016 - 11:02 WIB

IMG-17444

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Para orangtua harus berupaya maksimal dalam melindungi anaknya dari narkoba. Pasalnya, peredaran narkoba saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Para pengedar juga tak memilih korbannya, termasuk anak-anak.

Dalam melancarkan aksinya bahkan pengedar bisa memberi narkoba dengan harga yang terjangkau anak sekolah. Badan Nasional Narkotika (BNN) bahkan mengatakan ada modus paket hemat dalam penjualan narkoba pada anak-anak.

Kedeputian Pencegahan BNN, Dik Dik mengatakan bandar narkoba saat ini sedang mengincar anak-anak untuk menutupi jaringannya. Biasanya, anak-anak diberikan Pahe (paket hemat) narkoba. “Yang diberikan ke anak-anak itu paket hemat, kalau bisa jual 10 paket gratis satu paket,” katanya di di Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) kemarin.

Paket hemat narkoba tersebut memancing banyak anak-anak jadi pengedar sekaligus pengguna. “Ini bisa merusak generasi muda kita ke depan. Jadi orang tua harus waspada mengawasi terus pergaulan dan perkembangan anak,” tuturnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
DPD RI Dukung Pembahasan Posisi Kejaksaan Dalam Amandemen Kelima UUD 1945
Tak Berkategori - Jumat, 22 September 2017 - 16:53 WIB

DPD RI Dukung Pembahasan Posisi Kejaksaan Dalam Amandemen Kelima UUD 1945

Ketua DPD RI Oesman Sapta mendukung pembahasan posisi Kejaksaan Agung dalam amandemen UUD 1945 agar posisinya tugas dan fungsinya jelas ...
Hakim Praperadilan Novanto Akan Bacakan Putusan Sela
Hukum - Jumat, 22 September 2017 - 16:11 WIB

Hakim Praperadilan Novanto Akan Bacakan Putusan Sela

Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Cepi Iskandar akan membacakan putusan sela dalam perkara permohonan gugatan praperadilan yang diajukan oleh ...
YLKI minta BI tak paksakan biaya top up e-money
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 16:01 WIB

YLKI minta BI tak paksakan biaya top up e-money

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyarankan Bank Indonesia tidak memaksakan perbankan menarik biaya isi ulang ...
Banyak Upaya Pembelokan Sejarah, Fadli Zon Dukung Pemutaran Film G30S
Politik - Jumat, 22 September 2017 - 15:50 WIB

Banyak Upaya Pembelokan Sejarah, Fadli Zon Dukung Pemutaran Film G30S

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menyatakan pemutaran film sejarah Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) dinilai tepat. Karena ini ...
Airlangga ajak pelaku usaha garap teknologi digital
Ekonomi - Jumat, 22 September 2017 - 15:25 WIB

Airlangga ajak pelaku usaha garap teknologi digital

Pemerintah akan mendorong pengembangan ekonomi digital melalui basis industri dan perdagangan elektronik (e-commerce). Salah satu kunci sukses pelaksanaannya adalah perlu ...
Fadli Dukung Lelang KPK Jika Uangnya Masuk Kas Negara
Politik - Jumat, 22 September 2017 - 15:23 WIB

Fadli Dukung Lelang KPK Jika Uangnya Masuk Kas Negara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi membuka lelang barang hasil rampasan dari koruptor. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mendukung langkah itu ...