Kamis, 30 Maret 2017 | 15.51 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Menkopolhukam: Pilkada DKI Tak Boleh Ricuh

Menkopolhukam: Pilkada DKI Tak Boleh Ricuh

Reporter : Dian | Selasa, 27 September 2016 - 08:20 WIB

IMG-17486

Menko Polhukam, Wiranto.

Jakarta, kini.co.id – Menko Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, menghimbau kepada seluruh bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta serta para pendukungnya, untuk sama-sama menghindari kericuhan dalam penyelenggaraan Pilkada DKI 2017 mendatang.

“Sistem dan tata cara pilkada sudah jelas. Aparat keamanan sudah ada juga. Jadi, tidak ada alasan untuk ribut atau ricuh. Itu yang saya harapkan,” ujar Wiranto kepada kini.co.id, Selasa (27/09).

Wiranto juga menghimbau agar para cagub dan cawagub serta para pendukungnya tidak boleh menomorsatukan kepentingan sendiri, dikarenakan pilkada merupakan milik dan diperuntukan untuk masyarakat DKI.

Maka dari itu masing-masing pihak harus memiliki kesadaran akan hal tersebut.

“Ini proses demokrasi. Artinya baik dan tidaknya dalam proses tersebut, itu akan mencerminkan kita sebagai suatu bangsa yang paham atau tidak akan berdemokrasi.” Pungkas Wiranto.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta, Sumarno, menegaskan, semua bentuk kampanye untuk Pilkada DKI 2017 mendatang termasuk lewat media sosial, tidak boleh mengedepankan tentang Suku, Agama, dan Ras antar golongan (SARA), tetapi harus mengutamakan persatuan.

“Aturan secara hukum normanya sama, yaitu tidak boleh mengampanyekan SARA. Tidak boleh menghasut, mempersoalkan dasar negara NKRI, menebar fitnah, kampanye hitam. Itu berlaku juga untuk media sosial,” sebut dia.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hakim Belum mau Tetapkan Miryam Haryani sebagai Tersangka
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 15:11 WIB

Hakim Belum mau Tetapkan Miryam Haryani sebagai Tersangka

Majelis Hakim kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) TA 2011-2012 dengan terdakwa Irman dan Sugiharto ...
Jaksa KPK Minta Miryam Haryani Ditetapkan Menjadi Tersangka
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:55 WIB

Jaksa KPK Minta Miryam Haryani Ditetapkan Menjadi Tersangka

Sidang konfrontir antara Politisi Hanura, Miryam S Haryani dengan tiga penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, Ambarita Damanik, dan ...
Disarankan Kembalikan Uang Korupsi e-KTP, Miryam Haryani: Habis Saya!
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:40 WIB

Disarankan Kembalikan Uang Korupsi e-KTP, Miryam Haryani: Habis Saya!

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan membenarkan bahwa dia pernah menyarankan kepada Politisi Miryam S Haryani untuk mengembalikan uang ...
Aksi 313 Ibarat Perang Badar
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:15 WIB

Aksi 313 Ibarat Perang Badar

Forum Umat Islam (FUI) menyebutkan momentum aksi 313 yang menuntut pencopotan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, ...
Wow! Ganjar Pranowo Tahu Soal Bagi-Bagi Uang
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:12 WIB

Wow! Ganjar Pranowo Tahu Soal Bagi-Bagi Uang

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo rupanya mengetahui perihal bagi-bagi uang hasil dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP APBN TA 2011-2012.Demikian ...
Novel Baswedan Akui Makan Kue Durian Saat Periksa Miryam Haryani
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 12:54 WIB

Novel Baswedan Akui Makan Kue Durian Saat Periksa Miryam Haryani

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, tak menampik terkait pengakuan Politisi Hanura, Miryam S Haryani yang merasa terganggu olehnya ...