Rabu, 18 Januari 2017 | 12.58 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Menkopolhukam: Pilkada DKI Tak Boleh Ricuh

Menkopolhukam: Pilkada DKI Tak Boleh Ricuh

Reporter : Dian | Selasa, 27 September 2016 - 08:20 WIB

IMG-17486

Menko Polhukam, Wiranto.

Jakarta, kini.co.id – Menko Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, menghimbau kepada seluruh bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta serta para pendukungnya, untuk sama-sama menghindari kericuhan dalam penyelenggaraan Pilkada DKI 2017 mendatang.

“Sistem dan tata cara pilkada sudah jelas. Aparat keamanan sudah ada juga. Jadi, tidak ada alasan untuk ribut atau ricuh. Itu yang saya harapkan,” ujar Wiranto kepada kini.co.id, Selasa (27/09).

Wiranto juga menghimbau agar para cagub dan cawagub serta para pendukungnya tidak boleh menomorsatukan kepentingan sendiri, dikarenakan pilkada merupakan milik dan diperuntukan untuk masyarakat DKI.

Maka dari itu masing-masing pihak harus memiliki kesadaran akan hal tersebut.

“Ini proses demokrasi. Artinya baik dan tidaknya dalam proses tersebut, itu akan mencerminkan kita sebagai suatu bangsa yang paham atau tidak akan berdemokrasi.” Pungkas Wiranto.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta, Sumarno, menegaskan, semua bentuk kampanye untuk Pilkada DKI 2017 mendatang termasuk lewat media sosial, tidak boleh mengedepankan tentang Suku, Agama, dan Ras antar golongan (SARA), tetapi harus mengutamakan persatuan.

“Aturan secara hukum normanya sama, yaitu tidak boleh mengampanyekan SARA. Tidak boleh menghasut, mempersoalkan dasar negara NKRI, menebar fitnah, kampanye hitam. Itu berlaku juga untuk media sosial,” sebut dia.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:34 WIB

2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran

Sepanjang tahun 2016, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tealh meraup Rp48,53 triliun dari iuran. Jumlah ini naik 14 persen ...
Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Peristiwa - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:30 WIB

Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki dugaan penghinaan bendera Merah Putih bergambar pedang dan tulisan kalimat tauhid ...
Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:14 WIB

Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (18/1/2017). Ia datang untuk ...
FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:28 WIB

FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri

Atas sejumlah hal, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab meminta Kapolri mencopot Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan ...
Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:01 WIB

Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan

Kasus perampokan dan pembunuhan di rumah mewah kawasan Pulomas Jakarta Timur tuntas dalam waktu singkat. Bagaimana tidak, anggota Polda Metro ...
Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 10:44 WIB

Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?

Ormas Islam, terutama Front Pembela Islam (FPI) kerap kali dituding sebagai ormas anti Pancasila. Ormas bentukan Habib Rizieq Shihab itu ...