Kamis, 23 Maret 2017 | 11.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Pengusaha Serentak Ikut Tax Amnesty, Sri Mulyani Turun Tangan

Pengusaha Serentak Ikut Tax Amnesty, Sri Mulyani Turun Tangan

Reporter : Fadilah | Selasa, 27 September 2016 - 09:56 WIB

IMG-17487

Menkeu, Sri Mulyani. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berencana mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty secara serentak pada, Selasa (27/9/2016) ini.

Langkah tersebut diambil untuk mengincar periode tarif tebusan terendah yakni 2% pada periode pertama yang segera usai di akhir September ini.

Rencananya mereka akan mendaftar di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang terletak di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan.

Mereka akan mendaftar sekira pukul 12:00 WIB. Berdasarkan agenda yang dirilis tim Biro Humas Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Menteri Keuangan akan turun tangan langsung untuk menyambut mereka.

Selain Anggota Kadin yang akan ikut Tax Amnesty selanjutnya adalah Pemilik Sriwijaya Air Group, namum akan diwakili oleh President & CEO Chandra Lie.

Berbeda dengan KADIN yang akan mendaftar di Kantor Pusat Pajak, dia akan mendaftar di KPP Madya Jakarta Pusat, Jalan M.I. Ridwan Rais No. 5A-7, Gambir, Jakarta Pusat.

Sebagai infomasi, berdasarkan data statistik yang dikutip dari website resmi Ditjen Pajak, Deklarasi harta sudah mencapai Rp 1.939 triliun per Senin, (26/9/2016) kemarin.

Rinciannya, deklarasi harta dalam negeri mencapai Rp1.315 triliun. Sedangkan deklarasi harta luar negeri mencapai Rp 526 triliun.

Dari total deklarasi harta yang masuk, sebanyak Rp98,7 triliun direpatriasi alias dibawa kembali ke Indonesia.

Sedangkan komposisi uang tebusan berdasarkan SPH yang diterima Ditjen Pajak, mencapai Rp 46,3 triliun.

Mayoritas uang tebusan berasal dari wajib pajak (WP) orang pribadi non UMKM.

Uang tebusan WP orang pribadi non UMKM mencapai Rp 40,4 triliun. Kemudian, uang tebusan dari WP badan non UMKM sebesar Rp 4,19 triliun.

Berikutnya, uang tebusan dari WP orang pribadi UMKM sebesar Rp 1,60 triliun, dan WP badan UMKM Rp 56,9 miliar.

Sedangkan realisasi uang tebusan yang sudah dibayar ke bank berdasarkan Surat Setoran Pajak (SSP), telah mencapai Rp 62 triliun.

Berdasarkan data statistik tersebut, jumlah surat pernyataan harta yang masuk mencapai 156.563.

Sedangkan total surat pernyataan harta yang masuk sampai dengan bulan ini mencapai 178.719.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kuota Haji 2017 Ditambah Menjadi 221.000 Jamaah
Nasional - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:12 WIB

Kuota Haji 2017 Ditambah Menjadi 221.000 Jamaah

Pada 2017 ini, kuota jamaah untuk Ibadah Haji bertambah menjadi 221.00 orang. Kuota tersebut dibagi untuk haji reguler sebanyak 204.000 ...
KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:07 WIB

KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, terus mempertanyakan sikap KPK yang merahasiakan nama-nama penerima suap proyek pengadaan e-KTP. Bahkan dianggap melindungi ...
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...