Senin, 20 November 2017 | 22.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Jokowi Sidak ke Dua Kantor Pelayanan Pajak

Jokowi Sidak ke Dua Kantor Pelayanan Pajak

Jokowi Diminta Perpanjang Tax Amnesty Periode I

Reporter : Fadilah | Rabu, 28 September 2016 - 15:49 WIB

IMG-17513

Jokowi melakukan inspeksi mendadak di dua Kantor Pelayanan Pajak di Jakarta. (foto: istimewa)

Jakarta, kini.co.id – Presiden Joko Widodo melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke dua Kantor Pelayanan Pajak (KPP) pada Rabu (28/9/2016). Kedua KPP yang disambanginya yakni KPP Pratama Grogol Petamburan Jakarta Barat dan KPP Gambir.

Saat melakukan sidak, pria yang akrab disapa dengan nama Jokowi itu didampingi oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dan Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi.

Dalam kesempatan tersebut Jokowi mengaku kedatangannya ke lokasi untuk memantau secara langsung bagaimana perkembangan, pelaksanaan dan pelayanan dari masing-masing KPP terhadap peserta Amnesty Pajak.

Kehadiran orang nomor satu di Indonesia itu sontak membuat warga yang sedang berada dalam antrian terkejut. Mereka yang baru menyadari Presiden RI itu hadir ditempat mereka pun langsung mengambil ponselnya dari tas untuk berfoto bersama.

Tanpa paksaan Jokowi pun melayani masyarakat yang hendak berfoto dengannya. Sambil berfoto ria, ada beberapa masyarakat yang mengeluarkan keluh kesahnya kepada Jokowi.

Salah satunya seperti Bapak yang mengenakan batik berwarna cream, dia mengaku sudah menunggu sejak dini hari, namun tak kunjung selesai.Atas dasar itu Bapak tersebut meminta kepada Jokowi untuk memperpanjang waktu Amnesty Pajak Periode I ini.

Perihal keluhan tersebut, Jokowi malah balik bertanya.

“Kok mepet-mepet sih ikutnya, tapi tidak apa-apa yang penting ada inisiatif membayar pajak itu sudah bagus,” kata Jokowi.

Menjawab persoalan tersebut, Menteri Keuangan RI menyarankan agar mereka bisa langsung membayarnya hari ini. Kemudian terkait persyaratan administrasinya bisa menyusul.

“Silakan dibayar dulu, nanti persyaratan administrasinya bisa menyusul, nanti bisa ke sini dulu,” tukas Sri.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...
Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 15:33 WIB

Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang

Bambang Haryo selaku Anggota Komisi VI DPR RI, sangat menyayangkan langkah yang diambil BUMN PT Waskiya Karya untuk mengimpor tiang ...