Rabu, 18 Januari 2017 | 12.56 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Jokowi Sidak ke Dua Kantor Pelayanan Pajak

Jokowi Sidak ke Dua Kantor Pelayanan Pajak

Jokowi Diminta Perpanjang Tax Amnesty Periode I

Reporter : Fadilah | Rabu, 28 September 2016 - 15:49 WIB

IMG-17513

Jokowi melakukan inspeksi mendadak di dua Kantor Pelayanan Pajak di Jakarta. (foto: istimewa)

Jakarta, kini.co.id – Presiden Joko Widodo melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke dua Kantor Pelayanan Pajak (KPP) pada Rabu (28/9/2016). Kedua KPP yang disambanginya yakni KPP Pratama Grogol Petamburan Jakarta Barat dan KPP Gambir.

Saat melakukan sidak, pria yang akrab disapa dengan nama Jokowi itu didampingi oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dan Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi.

Dalam kesempatan tersebut Jokowi mengaku kedatangannya ke lokasi untuk memantau secara langsung bagaimana perkembangan, pelaksanaan dan pelayanan dari masing-masing KPP terhadap peserta Amnesty Pajak.

Kehadiran orang nomor satu di Indonesia itu sontak membuat warga yang sedang berada dalam antrian terkejut. Mereka yang baru menyadari Presiden RI itu hadir ditempat mereka pun langsung mengambil ponselnya dari tas untuk berfoto bersama.

Tanpa paksaan Jokowi pun melayani masyarakat yang hendak berfoto dengannya. Sambil berfoto ria, ada beberapa masyarakat yang mengeluarkan keluh kesahnya kepada Jokowi.

Salah satunya seperti Bapak yang mengenakan batik berwarna cream, dia mengaku sudah menunggu sejak dini hari, namun tak kunjung selesai.Atas dasar itu Bapak tersebut meminta kepada Jokowi untuk memperpanjang waktu Amnesty Pajak Periode I ini.

Perihal keluhan tersebut, Jokowi malah balik bertanya.

“Kok mepet-mepet sih ikutnya, tapi tidak apa-apa yang penting ada inisiatif membayar pajak itu sudah bagus,” kata Jokowi.

Menjawab persoalan tersebut, Menteri Keuangan RI menyarankan agar mereka bisa langsung membayarnya hari ini. Kemudian terkait persyaratan administrasinya bisa menyusul.

“Silakan dibayar dulu, nanti persyaratan administrasinya bisa menyusul, nanti bisa ke sini dulu,” tukas Sri.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:34 WIB

2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran

Sepanjang tahun 2016, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tealh meraup Rp48,53 triliun dari iuran. Jumlah ini naik 14 persen ...
Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Peristiwa - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:30 WIB

Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki dugaan penghinaan bendera Merah Putih bergambar pedang dan tulisan kalimat tauhid ...
Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:14 WIB

Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (18/1/2017). Ia datang untuk ...
FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:28 WIB

FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri

Atas sejumlah hal, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab meminta Kapolri mencopot Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan ...
Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:01 WIB

Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan

Kasus perampokan dan pembunuhan di rumah mewah kawasan Pulomas Jakarta Timur tuntas dalam waktu singkat. Bagaimana tidak, anggota Polda Metro ...
Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 10:44 WIB

Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?

Ormas Islam, terutama Front Pembela Islam (FPI) kerap kali dituding sebagai ormas anti Pancasila. Ormas bentukan Habib Rizieq Shihab itu ...