Rabu, 27 September 2017 | 01.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Jokowi Sidak ke Dua Kantor Pelayanan Pajak

Jokowi Sidak ke Dua Kantor Pelayanan Pajak

Jokowi Diminta Perpanjang Tax Amnesty Periode I

Reporter : Fadilah | Rabu, 28 September 2016 - 15:49 WIB

IMG-17513

Jokowi melakukan inspeksi mendadak di dua Kantor Pelayanan Pajak di Jakarta. (foto: istimewa)

Jakarta, kini.co.id – Presiden Joko Widodo melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke dua Kantor Pelayanan Pajak (KPP) pada Rabu (28/9/2016). Kedua KPP yang disambanginya yakni KPP Pratama Grogol Petamburan Jakarta Barat dan KPP Gambir.

Saat melakukan sidak, pria yang akrab disapa dengan nama Jokowi itu didampingi oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dan Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi.

Dalam kesempatan tersebut Jokowi mengaku kedatangannya ke lokasi untuk memantau secara langsung bagaimana perkembangan, pelaksanaan dan pelayanan dari masing-masing KPP terhadap peserta Amnesty Pajak.

Kehadiran orang nomor satu di Indonesia itu sontak membuat warga yang sedang berada dalam antrian terkejut. Mereka yang baru menyadari Presiden RI itu hadir ditempat mereka pun langsung mengambil ponselnya dari tas untuk berfoto bersama.

Tanpa paksaan Jokowi pun melayani masyarakat yang hendak berfoto dengannya. Sambil berfoto ria, ada beberapa masyarakat yang mengeluarkan keluh kesahnya kepada Jokowi.

Salah satunya seperti Bapak yang mengenakan batik berwarna cream, dia mengaku sudah menunggu sejak dini hari, namun tak kunjung selesai.Atas dasar itu Bapak tersebut meminta kepada Jokowi untuk memperpanjang waktu Amnesty Pajak Periode I ini.

Perihal keluhan tersebut, Jokowi malah balik bertanya.

“Kok mepet-mepet sih ikutnya, tapi tidak apa-apa yang penting ada inisiatif membayar pajak itu sudah bagus,” kata Jokowi.

Menjawab persoalan tersebut, Menteri Keuangan RI menyarankan agar mereka bisa langsung membayarnya hari ini. Kemudian terkait persyaratan administrasinya bisa menyusul.

“Silakan dibayar dulu, nanti persyaratan administrasinya bisa menyusul, nanti bisa ke sini dulu,” tukas Sri.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:21 WIB

Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka dengan luas 1,800 hektare yang digagas sejak tahun 2003, namun ...
Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:05 WIB

Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Juli 2018, Jawa Barat akan memberangkatkan Kloter I jemaah hajinya dari Bandar ...
Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka
Hukum - Selasa, 26 September 2017 - 21:49 WIB

Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka

Bupati Kutai Kertanegara (Kukar), Rita Widyasari diduga menerima gratifikasi terkait jabatannya. Atas dugaan itu, ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Pemberantasan ...
Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 18:52 WIB

Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya

Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, memutuskan untuk tidak meneruskan masa jabatannya di Indosat Ooredoo, operator telekomunikasi kedua ...
Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 18:12 WIB

Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku

Delapan pemuda Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat yang jadi terdakwa kasus bentrok geng motor, mengaku mendapat tekanan ketika diperiksa petugas kepolisian.Mereka ...
Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 17:43 WIB

Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex

Langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapat kritik dari berbagai pihak. ...