Rabu, 18 Januari 2017 | 00.09 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Deklarasi Tax Amnesty Indonesia Paling Tinggi Dibanding Negara Lain

Deklarasi Tax Amnesty Indonesia Paling Tinggi Dibanding Negara Lain

Reporter : Fadilah | Rabu, 28 September 2016 - 21:44 WIB

IMG-17521

Deklarasi Tax Amnesty Indonesia. (Kininews/doc)

Jakarta, kini.co.id – Berdasarkan data dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) nilai deklarasi harta Indonesia hingga Rabu, 28 September 2016 mencapai Rp 2.514 triliun. Angka perolehan tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang pernah juga menerapkan program tersebut.

Dimana nilai Deklarasi di Irlandia pada tahun 1993 hanya tercatat Rp 26 triliun, kemudian di Afrika Selatan pada tahun 2003 tercatat Rp 115 triliun, Italia pada tahun 2009 tercatat Rp1.179 triliun, Spanyol pada tahun 2012 tercatat Rp 202 triliun, Australia tahun 2014 tercatat Rp 66 triliun dan Chili pada tahun 2015 tercatat Rp 263 triliun.

Dikutip dari website Ditjen Pajak, nilai pernyataan harta hingga pagi tadi tercatat Rp 2.514 triliun‎ dengan uang tebusan berdasarkan Surat Setoran Pajak (SSP) Rp 73,3 triliun.

Berdasarkan komposisi uang tebusan berdasarkan Surat Pernyataan Harta (SPH) yang masuk mencapai Rp 54,2 triliun.

Terdiri dari Rp 1.720 triliun dari ‎deklarasi dalam negeri, Rp 666 triliun dari deklarasi luar negeri, dan repatriasi Rp 128 triliun.

Komposisi realisasi berdasarkan SSP yang diterima antara lain pembayaran tebusan sebesar Rp 70,4 triliun, pembayaran bukper Rp 322 miliar, dan pembayaran tunggakan sebesar Rp 3,06 triliun.

Untuk uang tebusan surat pernyataan (SPH) antara lain komposisinya orang pribadi non UMKM sebesar Rp 47,4 triliun, badan non UMKM sebesar Rp 5 triliun, orang pribadi UMKM sebesar Rp 1,8 triliun, dan badan UMKM sebesar Rp 65,4 miliar.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi
Hukum - Selasa, 17 Januari 2017 - 23:40 WIB

Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi

Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan secara gentle mengakui dirinya memang sebagai pembina ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Tak hanya ...
PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:17 WIB

PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara

Achmad Sugandi (53) warga perumahan Taman Wisma Asri RT 006 RW 014, Kelurahan Teluk pucung, Kecamatan Bekasi Utara, mengaku ...
Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:13 WIB

Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi

Praktisi Politik dan Pemilhan kepala daerah, Jiwang Jiputro, menduga program kartu sakti berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang diluncurkan oleh ...
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...