Minggu, 23 Juli 2017 | 17.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Sikapi Dimas Kanjeng, Menag Tunggu MUI

Sikapi Dimas Kanjeng, Menag Tunggu MUI

Jumat, 30 September 2016 - 12:11 WIB

IMG-17537

Dimas Kanjeng Taat Pribadi ketika ditangkap polisi. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Setelah peristiwa ritual jin pakai sabu-sabu di padepokan Gatot Brajamusti, kini publik digegerkan dengan aksi penggandaan uang di padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Pasalnya, pria yang disapa Dimas Kanjeng ini melakukan penggandaan uang dengan membaca doa-doa dengan bahasa Arab. Sehingga ada indikasi penyebaran aliran sesat dalam pedepokan tersebut.

Namun, hingga saat ini kementerian Agama (Kemenag) belum menentukan sesat atau tidaknya ajaran yang disebarkan Dimas Kanjeng. Sebab Kemenag sedang menunggu pandangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ormas Islam lainnya.

Pemerintah menunggu pandangan MUI, ormas-ormas Islam seperti Muhammadiyah dan NU seperti apa. Apakah ada ajaran-ajaran yang bertentangan dengan pokok-pokok ajaran Islam,” kata Lukman di di Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2016).

Meski secara pro aktif memantau perkembangan kasus Dimas Kanjeng ini, Lukman menjelaskan hal itu bukan domain Kementerian Agama melainkan kewenangan para ulama. Sementara persoalan hukumnya, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Polri.

“Kita terus memantau mereka dan terus berkoordinasi dengan tidak hanya dengan tokoh-tokoh ulama dengan ormas keagamaan kita, tapi juga dengan Polri kita,” ucap Lukman.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen
Peristiwa - Minggu, 23 Juli 2017 - 17:00 WIB

Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan pemilik bus pesta bisa dipidana apabila memang terbukti memalsukan perizinan. “Tindaklanjutnya apabila benar ada ...
PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:34 WIB

PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan selalu menjaga komitmen kebangsaan dan keumatan di Indonesia. Demikian hal tersebut disampaikan Ketua DPW ...
Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:16 WIB

Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini menegaskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak akan menjadi berkah jika tanpa ...
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...