Rabu, 21 Februari 2018 | 12.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Fadli Zon Minta Ahok Berhenti Umbar Nada Provokatif

Fadli Zon Minta Ahok Berhenti Umbar Nada Provokatif

Jumat, 30 September 2016 - 13:40 WIB

IMG-17541

Ahok. (Kininews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Calon Gubernur Basuki T Purnama alias Ahok sempat mengeluarkan pernyataan ke pada publik supaya tidak menjadikan surat Al-Maidah ayat 51 sebagai alasan tak memilih dirinya.

Pernyataan orang nomor satu DKI Jakarta itu pun menuai banyak kecaman dikalangan masyarakat. Salah satunya Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon yang menilai bahwa hal tersebut merupakan isu SARA dalam kampanye politik.

“Pernyataan Ahok yang mengutip surat Al-Maidah 51, dengan konteks tidak tepat, jelas merupakan pernyataan provokatif dan bermuatan SARA,” ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (30/9/2016).

Fadli mengklaim, mantan Bupati Blitung Timur tersebut bukan orang yang memiliki kompetensi untuk mengutip ayat suci umat Islam dan mengajarinya tentang agama. Pernyataan Ahok, lanjut Fadli, juga sangat tidak tepat. Pasalnya, hal tersebut sama saja melarang umat Islam menjalankan keyakinan ajaran agamanya.

“Saya sangat prihatin dengan pernyataan Ahok. Karena bukan akan memunculkan persaingan yang sehat, namun justru menyinggung sebagian umat Islam, serta berpotensi memunculkan keresahan sosial dan menodai proses Pilkada,” ungkapnya.

Lebih jauh, kata Fadli, negara Indonesia sangat menjunjung tinggi pluralisme. Namun, bukan berarti Ahok bebas mengutip dan mengajari ajaran agama umat Islam yang bukan keahliannya.

“Saya menyarankan agar Ahok menghentikan pernyataan-pernyataan provokatif yang menyinggung SARA. Kritik dan debat adalah hal biasa dalam demokrasi. Tapi pernyataan yang menyinggung agama bisa ditanggapi berbeda oleh masyarakat. Pilkada ini harus berjalan secara sehat, demokratis dan konstitusional,” tandas wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bulog Ditugaskan Jaga Kestabilan Harga Pangan
Ekonomi - Rabu, 21 Februari 2018 - 11:19 WIB

Bulog Ditugaskan Jaga Kestabilan Harga Pangan

Sekretaris Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), Siti Kuwati mengatakan, Bulog ditugaskan oleh Pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan dan ...
Rita Widyasari Mengaku Bisa Pertanggungjawabkan Tuduhan KPK
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 11:13 WIB

Rita Widyasari Mengaku Bisa Pertanggungjawabkan Tuduhan KPK

Bupati Kutai Kartanegara non-aktif, Rita Widyasari mengaku telah membaca dakwaan yang disusun oleh Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU ...
Bupati Kukar Rita Widyasari Jalani Sidang Perdana
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 10:47 WIB

Bupati Kukar Rita Widyasari Jalani Sidang Perdana

Bupati Kutai Kartanegara non-aktif, Rita Widyasari akan menghadapi sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Rabu, (21/2/2018).Agenda ...
10 Bulan Kasus Air Keras Novel Baswedan Mengambang, Ini Kata Wiranto
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 10:19 WIB

10 Bulan Kasus Air Keras Novel Baswedan Mengambang, Ini Kata Wiranto

Selama 10 bulan kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior KPK, Novel Baswedan belum juga tuntas.Pelaku teror penyiraman air ...
Megawati Makan Malam dengan Jokowi, Ini yang Dibahas
Politik - Rabu, 21 Februari 2018 - 09:48 WIB

Megawati Makan Malam dengan Jokowi, Ini yang Dibahas

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan sekaligus jamuan makan malam dengan Presiden Joko Widodo kemarin, Selasa (20/2/2018) malam ...
Hasil Istikharah, Habib Rizieq Batal Pulang ke Indonesia
Politik - Rabu, 21 Februari 2018 - 09:17 WIB

Hasil Istikharah, Habib Rizieq Batal Pulang ke Indonesia

Penyambutan kepulangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab telah dipersiapkan jauh-jauh hari. Panitia yang menunggu kepastian akhirnya ...