Jumat, 21 Juli 2017 | 15.34 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Aliansi Wajib Pajak Kecil dan Menengah Desak MK Tolak Gugatan Tax Amensty

Aliansi Wajib Pajak Kecil dan Menengah Desak MK Tolak Gugatan Tax Amensty

Jumat, 30 September 2016 - 17:17 WIB

IMG-17548

Aliansi Wajib Pajak Kecil Menengah (AWP-KM) meminta MK tolak gugatan tax amnesty. (Kininews/REZA)

Jakarta, kini.co.id – Aliansi Wajib Pajak Kecil dan Menengah (AWP-KM) meminta Mahkamah Konstitusi (MK) agar menolak gugatan pengampunan pajak atau tax amnesty yang diajukan oleh sekelompok masyarakat yang kontra dengan kebijakan Presiden Jokowi tersebut.

Untuk mendukung program tax amnesty yang dijalankan pemerintah tersebut Aliansi Wajib Pajak Kecil dan Menengah (AWP-KM) menggelar aksi di Kawasan Monumen Nasional, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Jumat (30/9/2016) pagi tadi yang diikuti sekitar 200 massa.

Koordinator Aksi Aliansi Wajib Pajak Kecil dan Menengah (AWP-KM), Jove Manokoa mengatakan Tax Amnesty atau pengampunan pajak, adalah kebijakan pemerintah yang sangat tepat di tengah krisis ekonomi. Karena dengan pengampunan pajak, pemerintah tidak perlu menambah utang luar negeri, atau mencetak uang baru.

“Karena dengan mencetak uang baru, akan menambah krisis ekonomi yang lebih parah, ” ujar Jove di Kawasan Monas, Jakarta.

Ditambahkan Isti Nugroho sebagai penggagas AWP-KM, menyebutkan program pengampunan pajak oleh pemerintah hanya ditujukan kepada para konglomerat dan orangorang kaya di Indonesia yang tidak membayar pajak.

“Bukan ditujukan kepada orangorang kecil seperti kita. Juga para warga miskin kota, nelayan apalagi petani sebagaimana dikatakan presiden Jokowi, ” ujar Isti Nugroho dihadapan duaratusan peserta unjuk rasa.

Dia menambahkan, agenda yang dilakukan kelompoknya sekaligus untuk melawan kampanye negatif terhadap kebijakan pengampunan pajak.

Serta menghimbau kepada pengusaha, pejabat dan mantan pejabat serta politisi yang berpenghasilan besar untuk bersegera membayar pajak.

Selain itu, AWP-KM menghimbau kepada Mahkamah Konstitusi menolak gugatan sekelompok masyarakat yang mengajukan gugatan ihwal pengampunan pajak.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut
Hukum - Jumat, 21 Juli 2017 - 14:53 WIB

Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut

Meski Kapolda Metro Jaya diganti, Mabes Polri memastikan penyidikan kasus Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tetap berjalan.Kepala ...
Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial
Ekonomi - Jumat, 21 Juli 2017 - 13:21 WIB

Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial

Mulai lakukan efisiensi, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso akan mengurangi jumlah deputi di bawah dewan komisioner.Hal ini bertujuan untuk ...
100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:32 WIB

100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan

100 hari setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), polisi masih belum berhasil ...
Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:19 WIB

Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan

Disebut-sebut bakal naik pangkat, mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengaku siap melakukan tugas yang lebih berat."Siap. Saya Bhayangkara ...
Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:01 WIB

Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah se-DKI Jakarta menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan Kuningan Persada, ...
RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:38 WIB

RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK

Partai Gerindra bersama tiga partai lainnya memilih walk out pada sidang paripurna pengambilan keputusan RUU Pemilu.Alasan memilih tidak ikut dalam pengambilan keputusan ...