Jumat, 20 Januari 2017 | 06.32 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Anggota TNI AU Terlibat Pembunuhan Anak Buah Dimas Kanjeng

Anggota TNI AU Terlibat Pembunuhan Anak Buah Dimas Kanjeng

Sabtu, 1 Oktober 2016 - 14:12 WIB

IMG-17571

Dimas Kanjeng Taat Pribadi ketika ditangkap polisi. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kasus pembunuhan anak buah Kanjeng Dimas Taat Pribadi terus diselidiki polisi. Dalam hal ini sempat beredar nama-nama dewan pelindung padepokan Dimas Kanjeng yang merupakan anggota TNI, Polri, dan desertir.

Di antara nama-nama tersebut, ada nama anggota TNI AU Lanud Abdulrachman Saleh Malang yakni Sersan Kepala (Serka) RD, yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Abdul Ghani.

RD diduga terlibat dalam membantu pembunuhan anak buah Dimas Kanjeng dan berperan sebagai supir yang diberi tugas membuang jasad korban.

“Dia (RD) tidak ikut dalam proses pembunuhan. Hanya sopir, meski begitu kan tetap saja terlibat,” ungkap Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsekal Pertama (Marsma) Djoko Senoputra, Sabtu (1/10/2016), siang.

Djoko menjelaskan, RD diangkat sebagai salah satu dewan pelindung padepokan berada di Dusun Cemengkalang, Desa Wangkal, Probolinggo ketika berdinas di bagian Pertahanan Pangkalan (Hanlan). Ia pun sudah menjadi pengikut setia Pribadi sejak tahun 2011.

Karena perbuatannya RD dikenakan Pasal 55 junto 56 KUHP tentang perbantuan atau ikut serta dalam melakukan perbuatan jahat.

“Sudah ditahan di POM AU, setelah kasus itu mencuat, langsung kami tindak lanjuti,” beber Kasi Idik Satpom AU Mayor (Pom) Trie Gunadi terpisah.

Dia menjelaskan, proses hukum antara kepolisian dengan Lanud Abdulrachman Saleh berjalan bersama. RD juga akan mengikuti gelar rekonstruksi dilaksanakan di Probolinggo, Senin (3/10/2016). “Besok (Senin), kami akan mengantarkan RD mengikuti rekonstruksi dan dihukum sesuai aturan,” tandasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Siswa SMA di Bekasi Terlibat Prostitusi Online
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 23:17 WIB

Siswa SMA di Bekasi Terlibat Prostitusi Online

Empat orang pelaku berhasil diamankan Polres Metropolitan Bekasi Kota terkait dugaan kasus prostitusi online yang melibatkan anak di usia dini ...
Ini Modus Operandi Skandal Emirsyah Satar dengan Rolls Royce
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 21:17 WIB

Ini Modus Operandi Skandal Emirsyah Satar dengan Rolls Royce

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil membongkar praktik suap antara petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia dengan perusahaan terkemuka Rolls ...
KPK : Skandal Emirsyah Satar Tergolong Korupsi Lintas Negara
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 20:47 WIB

KPK : Skandal Emirsyah Satar Tergolong Korupsi Lintas Negara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menjadi tersangka kasus dugaan suap ...
Pasar Senen Terbakar, Ahok Salahkan Pedagang
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 19:29 WIB

Pasar Senen Terbakar, Ahok Salahkan Pedagang

Ribuan kios di Pasar Senen, Jakarta Pusat yang ludes terbakar, Kamis (19/1) pagi tadi, disayangkan Gubernur DKI Jakarta non aktif ...
KPK Tetapkan Mantan Dirut Garuda jadi Tersangka
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 18:14 WIB

KPK Tetapkan Mantan Dirut Garuda jadi Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menjadi tersangka. Ia diduga menerima ...
Ditetapkan Menjadi Tersangka oleh KPK, Garuda : Kami Akan Kooperatif
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 16:06 WIB

Ditetapkan Menjadi Tersangka oleh KPK, Garuda : Kami Akan Kooperatif

Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia Benny S Butarbutar, mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada KPK dalam penuntasan kasus dugaan ...