Minggu, 25 Februari 2018 | 18.41 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Anggota TNI AU Terlibat Pembunuhan Anak Buah Dimas Kanjeng

Anggota TNI AU Terlibat Pembunuhan Anak Buah Dimas Kanjeng

Sabtu, 1 Oktober 2016 - 14:12 WIB

IMG-17571

Dimas Kanjeng Taat Pribadi ketika ditangkap polisi. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kasus pembunuhan anak buah Kanjeng Dimas Taat Pribadi terus diselidiki polisi. Dalam hal ini sempat beredar nama-nama dewan pelindung padepokan Dimas Kanjeng yang merupakan anggota TNI, Polri, dan desertir.

Di antara nama-nama tersebut, ada nama anggota TNI AU Lanud Abdulrachman Saleh Malang yakni Sersan Kepala (Serka) RD, yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Abdul Ghani.

RD diduga terlibat dalam membantu pembunuhan anak buah Dimas Kanjeng dan berperan sebagai supir yang diberi tugas membuang jasad korban.

“Dia (RD) tidak ikut dalam proses pembunuhan. Hanya sopir, meski begitu kan tetap saja terlibat,” ungkap Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsekal Pertama (Marsma) Djoko Senoputra, Sabtu (1/10/2016), siang.

Djoko menjelaskan, RD diangkat sebagai salah satu dewan pelindung padepokan berada di Dusun Cemengkalang, Desa Wangkal, Probolinggo ketika berdinas di bagian Pertahanan Pangkalan (Hanlan). Ia pun sudah menjadi pengikut setia Pribadi sejak tahun 2011.

Karena perbuatannya RD dikenakan Pasal 55 junto 56 KUHP tentang perbantuan atau ikut serta dalam melakukan perbuatan jahat.

“Sudah ditahan di POM AU, setelah kasus itu mencuat, langsung kami tindak lanjuti,” beber Kasi Idik Satpom AU Mayor (Pom) Trie Gunadi terpisah.

Dia menjelaskan, proses hukum antara kepolisian dengan Lanud Abdulrachman Saleh berjalan bersama. RD juga akan mengikuti gelar rekonstruksi dilaksanakan di Probolinggo, Senin (3/10/2016). “Besok (Senin), kami akan mengantarkan RD mengikuti rekonstruksi dan dihukum sesuai aturan,” tandasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...
TGB: Kualitas Siswa Jebolan Pesantren Tak Kalah dari Sekolah Umum
Pendidikan - Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:49 WIB

TGB: Kualitas Siswa Jebolan Pesantren Tak Kalah dari Sekolah Umum

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Haji (TGH) Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) memberi semangat kepada ...