Kamis, 24 Agustus 2017 | 00.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Anggota TNI AU Terlibat Pembunuhan Anak Buah Dimas Kanjeng

Anggota TNI AU Terlibat Pembunuhan Anak Buah Dimas Kanjeng

Sabtu, 1 Oktober 2016 - 14:12 WIB

IMG-17571

Dimas Kanjeng Taat Pribadi ketika ditangkap polisi. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kasus pembunuhan anak buah Kanjeng Dimas Taat Pribadi terus diselidiki polisi. Dalam hal ini sempat beredar nama-nama dewan pelindung padepokan Dimas Kanjeng yang merupakan anggota TNI, Polri, dan desertir.

Di antara nama-nama tersebut, ada nama anggota TNI AU Lanud Abdulrachman Saleh Malang yakni Sersan Kepala (Serka) RD, yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Abdul Ghani.

RD diduga terlibat dalam membantu pembunuhan anak buah Dimas Kanjeng dan berperan sebagai supir yang diberi tugas membuang jasad korban.

“Dia (RD) tidak ikut dalam proses pembunuhan. Hanya sopir, meski begitu kan tetap saja terlibat,” ungkap Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsekal Pertama (Marsma) Djoko Senoputra, Sabtu (1/10/2016), siang.

Djoko menjelaskan, RD diangkat sebagai salah satu dewan pelindung padepokan berada di Dusun Cemengkalang, Desa Wangkal, Probolinggo ketika berdinas di bagian Pertahanan Pangkalan (Hanlan). Ia pun sudah menjadi pengikut setia Pribadi sejak tahun 2011.

Karena perbuatannya RD dikenakan Pasal 55 junto 56 KUHP tentang perbantuan atau ikut serta dalam melakukan perbuatan jahat.

“Sudah ditahan di POM AU, setelah kasus itu mencuat, langsung kami tindak lanjuti,” beber Kasi Idik Satpom AU Mayor (Pom) Trie Gunadi terpisah.

Dia menjelaskan, proses hukum antara kepolisian dengan Lanud Abdulrachman Saleh berjalan bersama. RD juga akan mengikuti gelar rekonstruksi dilaksanakan di Probolinggo, Senin (3/10/2016). “Besok (Senin), kami akan mengantarkan RD mengikuti rekonstruksi dan dihukum sesuai aturan,” tandasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK OTT Pejabat Eselon I Kemenhub di Jakarta
Hukum - Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:08 WIB

KPK OTT Pejabat Eselon I Kemenhub di Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan kembali melakukan aksi operasi tangkap tangan, pada Rabu, (23/8) malam.Kabarnya yang diciduk dalam aksi kali ...
Breaking News! Kebakaran Melanda Slipi
Peristiwa - Rabu, 23 Agustus 2017 - 23:38 WIB

Breaking News! Kebakaran Melanda Slipi

Kebakaran melanda pemukiman Kelurahan Slipi Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Rabu, (23/8/2017) malam.Kebakaran yang terjadi sekira pada pukul 22.30 WIB tersebut ...
KPK Telah Periksa 80 Saksi Kasus e-KTP
Hukum - Rabu, 23 Agustus 2017 - 23:33 WIB

KPK Telah Periksa 80 Saksi Kasus e-KTP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa 80 saksi kasus KTP-elektronik untuk tersangka Setya Novanto (SN)."Untuk tersangka SN sampai dengan saat ...
Libur Idul Adha, Operasional Truk Dibatasi
Peristiwa - Rabu, 23 Agustus 2017 - 22:15 WIB

Libur Idul Adha, Operasional Truk Dibatasi

Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas terutama menjelang libur Idul Adha, operasional truk akan dibatasi mulai 31 Agustus pukul 12.00 ...
KPK Sudah Menduga Revisi UU Akan Mencuat Kembali
Hukum - Rabu, 23 Agustus 2017 - 22:00 WIB

KPK Sudah Menduga Revisi UU Akan Mencuat Kembali

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengaku sudah menduga akan munculnya kembali wacan revisi Undang-undang KPK. Hal tersebut ...
Percepat Naik Kelas, Kemenkop Optimalkan Peran Pendamping UMKM
Ekonomi - Rabu, 23 Agustus 2017 - 21:49 WIB

Percepat Naik Kelas, Kemenkop Optimalkan Peran Pendamping UMKM

Kementerian Koperasi dan UKM mengoptimalisasikan peran pendamping usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan memberdayakan koperasi di Tanah Air. Hal ...