Rabu, 24 Mei 2017 | 09.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Pengemudi Go-Jek Demo Besar-besaran, Hindari Jalan Ini

Pengemudi Go-Jek Demo Besar-besaran, Hindari Jalan Ini

Senin, 3 Oktober 2016 - 10:46 WIB

IMG-17590

Demo Ojek Online. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Akibat tuntutan yang masih tak direspon oleh perusahaan, ratusan pengemudi Go-Jek akan berdemo secara besar-besaran di Jakarta, Senin (3/10/2016). Aksi ini akan melibatkan pengemudi Go-Jek se-Jabodetabek.

Untuk itu diprediksi akan terjadi kemacatan parah di jalan yang dilalui dan dijadikan lokasi aksi unjuk rasa. Pengendara diminta untuk tidak melalui sejumlah jalan yang berpotensi macat seperti Jalan RS Fatmawati Raya, Bangka Raya, Kemang Raya, Mampang Prapatan Raya, Pangeran Antasari, Ampera Raya, Pejaten Barat Raya, Cilandak KKO Raya, TB Simatupang Raya, RA Kartini Raya, Margasatwa Raya Pasar Minggu.

Adapun tuntutan para pengemudi Go-Jek kali ini adalah penolakan sistem poin yang diberlakukan perusahaan. Mereka sistem performa driver Go-jek dihapuskan.

(Baca juga: Merasa Ditindas, Pengemudi Gojek Kembali Demo DPR RI)

“Sistem ini mengharuskan driver mengambil order dengan poin 2 persen, jika menolak order penilaian driver berkurang 14 persen. Sedangkan untuk mendapatkan bonus, skor yang harus dikumpukan minimal 70 persen,” terang salahsatu driver Go-Jek, Dhani kepada wartawan.

Sementara, berdasarkan informasi yang diterima hari ini, dengan adanya rencana aksi demo Go-jek secara besar-besaran pada Senin 3 Oktober 2016 se-Jabodetabek pada pukul 09.00 WIB-18.00 WIB.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ketika PBB Kepo Urusan Ahok, JK: Tidak Boleh Ikut Campur
Nasional - Rabu, 24 Mei 2017 - 08:10 WIB

Ketika PBB Kepo Urusan Ahok, JK: Tidak Boleh Ikut Campur

Dalam akun Twitter resmi Dewan HAM PBB di Asia, PBB mengaku prihatin atas kasus yang menimpa Ahok. Bahkan, PBB mendesak ...
Pembelaan HTI, Habib Rizieq Siapkan Ratusan Advokat
Hukum - Rabu, 24 Mei 2017 - 07:11 WIB

Pembelaan HTI, Habib Rizieq Siapkan Ratusan Advokat

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melakukan perlawanan hukum atas upaya pembubaran organisasinya oleh Pemerintah. Tudingan bahwa HTI anti Pancasila dan NKRI ...
Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU
Ekonomi - Rabu, 24 Mei 2017 - 00:09 WIB

Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU

Mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat antrian di SPBU saat musim mudik lebaran tahun ini, PT Pertamina (Persero) akan menyiagakan layanan ...
Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 23:06 WIB

Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan jajaran kepolisian siap mengambil alih tugas KPK dalam pemberantasan korupsi jika mendapat dukungan dari Komisi ...
JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:39 WIB

JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis

Tim Advokasi GNPF-MUI sekaligus pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera mengomentari pencabutan banding yang dilakukan keluarga dan kuasa hukum ...
Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:17 WIB

Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup

Veronika Tan, istri terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan, semua apa yang menimpa sang suaminya sejak ...