Kamis, 19 Januari 2017 | 09.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Pengemudi Go-Jek Demo Besar-besaran, Hindari Jalan Ini

Pengemudi Go-Jek Demo Besar-besaran, Hindari Jalan Ini

Senin, 3 Oktober 2016 - 10:46 WIB

IMG-17590

Demo Ojek Online. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Akibat tuntutan yang masih tak direspon oleh perusahaan, ratusan pengemudi Go-Jek akan berdemo secara besar-besaran di Jakarta, Senin (3/10/2016). Aksi ini akan melibatkan pengemudi Go-Jek se-Jabodetabek.

Untuk itu diprediksi akan terjadi kemacatan parah di jalan yang dilalui dan dijadikan lokasi aksi unjuk rasa. Pengendara diminta untuk tidak melalui sejumlah jalan yang berpotensi macat seperti Jalan RS Fatmawati Raya, Bangka Raya, Kemang Raya, Mampang Prapatan Raya, Pangeran Antasari, Ampera Raya, Pejaten Barat Raya, Cilandak KKO Raya, TB Simatupang Raya, RA Kartini Raya, Margasatwa Raya Pasar Minggu.

Adapun tuntutan para pengemudi Go-Jek kali ini adalah penolakan sistem poin yang diberlakukan perusahaan. Mereka sistem performa driver Go-jek dihapuskan.

(Baca juga: Merasa Ditindas, Pengemudi Gojek Kembali Demo DPR RI)

“Sistem ini mengharuskan driver mengambil order dengan poin 2 persen, jika menolak order penilaian driver berkurang 14 persen. Sedangkan untuk mendapatkan bonus, skor yang harus dikumpukan minimal 70 persen,” terang salahsatu driver Go-Jek, Dhani kepada wartawan.

Sementara, berdasarkan informasi yang diterima hari ini, dengan adanya rencana aksi demo Go-jek secara besar-besaran pada Senin 3 Oktober 2016 se-Jabodetabek pada pukul 09.00 WIB-18.00 WIB.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Din Syamsudin: Kekerasan Verbal Pemodal Lebih Berbahaya dari Ormas Radikal
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 07:48 WIB

Din Syamsudin: Kekerasan Verbal Pemodal Lebih Berbahaya dari Ormas Radikal

Setelah munculnya gesekan dalam sosial masyarakat, sejumlah pihak menginginkan pembubaran ormas-ormas radikal.Lucunya, ormas radikal selalu dikaitkan dengan ormas Islam sehingga ...
Besok Sylviana Murni Dipanggil Bareskrim
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 02:54 WIB

Besok Sylviana Murni Dipanggil Bareskrim

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan mantan Walikota Jakarta Pusat Sylviana Murni sebagai saksi dalam kasus ...
Diberondong Pertanyaan Sensitif Watim MUI, Ini Jawaban Wiranto
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 23:57 WIB

Diberondong Pertanyaan Sensitif Watim MUI, Ini Jawaban Wiranto

Saat menghadiri pembukaan Rapat Pleno Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Watim-MUI), Mentri Polhukam Wiranto yang mewakili Presdien Jokowi, Rabu (18/1) ...
Din Syamsudin Minta Tidak Hakimi Ormas Islam sebagai Radikal
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 23:34 WIB

Din Syamsudin Minta Tidak Hakimi Ormas Islam sebagai Radikal

Dia meminta pemerintah agar tidak hanya memperhatikan kekerasan fisik yang terjadi di lapangan untuk membubarkan ormas radikal. "Tapi mari juga ...
PLN Komentar soal Pembengkakan Tarif Listrik di Bekasi Utara
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 19:55 WIB

PLN Komentar soal Pembengkakan Tarif Listrik di Bekasi Utara

Terkait dengan keluhan warga Taman Wisma Asri kepada pihak PLN Rayon Medan Satria, Bekasi Utara soal pembengkakan tarif listrik yang ...
Kerjasama TNI dan Pemerintah Belum Maksimal
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 19:48 WIB

Kerjasama TNI dan Pemerintah Belum Maksimal

Anggota Komisi l DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi menyebutkan kerjasama antar TNI dan pemerintah belum maksimal pada beberapa program. Dengan ...