Selasa, 28 Maret 2017 | 01.24 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>BPS : Wisatawan Tiongkok Paling Banyak Kunjungi Indonesia

BPS : Wisatawan Tiongkok Paling Banyak Kunjungi Indonesia

Reporter : Fadilah | Senin, 3 Oktober 2016 - 15:22 WIB

IMG-17599

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto. (Kininews/FADILLAH)

Jakarta, kini.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wiman) ke Indonesia pada Agustus 2016 naik 13,19% dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya yakni 911,7 ribu kunjungan menjadi 1,03 juta kunjungan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan jika dikelompokan berdasarkan asal negara, Wisatawan asal Tiongkoklah yang paling banyak menguasai pasar wisman di Indonesia yakni sebanyak 151.054 orang kemudian disusul oleh wisatawan asal Australia 105.754, selanjutnya disusul oleh wisatawan asal Singapura 100.383, dan Malaysia 99.313.

“Memang turis dari tiongkok ini paling besar dan sebetulnya kalau kita lihat perkembangannya bukan hanya di Indonesia tapi di negara-negara lain, ini seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang lumayan tinggi di Tiongkok, dan juga pendapatan per kapita di sana,” tuturnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, (3/10/2016).

Suhariyanyo juga memastikan bahwa wisatawan tersebut asal Tiongkok itu benar-benar tourist, bukan seorang pekerja yang diselundupkan. Hal tersebut lanjutnya terbukti saat kemarin dirinya kunjungan di Sulawesi.

“Saya kemarin baru pulang dari Sulawesi Utara, banyak sekali direct flight dari Tiongkok langsung ke Sulawesi Utara untuk berlibue kw Bunaken, jadi banyak skeali daerah-dareah di Tiongkok yang membuka Direct Fligth, jadi turis ini memang betul-betul Turis bukan pekerja,” tegasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan secara kumulatif Januari-Agustus 2016, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 7,36 juta kunjungan atay naik 8,39% dibandingkan jumlah kunjungan wisman periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 6,79 juta kunjungan.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di 27 provinsi pada Agustus 2016 mencapai rata-rara 55,21% atau turun 0,40 poin dibandingkan dengan TPK Agustus 2015 yang tercatat sebesar 55,61%. Sementara itu, jika dibandingkan dengan Juli 2016, TPK hotel berbintang pada Agustus 2015 naik 1,44 poin.

“Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di 27 provinsi selama Agustus 2016 tercatat sebesar 1,8 hari terjadi penuruna 0,13 poin jika dibandingkan keadaan Agustus 2015,” tandasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 21:22 WIB

Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan membongkar tindak pidana perdagangan orang secara melalui internet alias online tentang eksploitasi seksual."Tersangka ...
Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 20:38 WIB

Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut

Direktur PT EK Prima Ekspor (PT EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair, terdakwa suap terhadap Direktorat Penegakan Hukum pada Direktorat Jenderal Pajak ...
Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 20:27 WIB

Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh

Angin Puyuh dan hujan deras meluluhlantahkan tiga kampung di Desa Girimukti, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat. Akibatnya, ratusan rumah mengalami ...
Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 15:41 WIB

Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia

Ada saja akal para pengedar narkoba dalam melancarkan aksinya, mulai dari memasukannya ke dalam makanan sampai mengubah bentuknya. Salah satunya ...
Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 13:12 WIB

Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) merencanakan pemanggilan paksa terhadap Anggota DPR RI fraksi Hanura, Miryam S Haryani ...
Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 12:25 WIB

Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah melihat surat sakit yang dikirimkan oleh saksi Miryam S Haryani ...