Rabu, 24 Mei 2017 | 09.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Wasekjen DPP Partai Demokrat Diduga Gelapkan Dana Ponpes

Wasekjen DPP Partai Demokrat Diduga Gelapkan Dana Ponpes

Reporter : Rakisa | Senin, 3 Oktober 2016 - 18:38 WIB

IMG-17614

Muhammad Rifai Darus. (foto: demokrat/doc)

Jakarta, kini.co.id – Wakil Sekretaris Jendral Partai Demokrat, Muhammad Rifai Darus terseret penggelapan uang Pondok Pesantren Modern Khafidul Qur’an, Jatirejo, Ampel Gading, Kabupaten Pemalang. Muhammad Rifai, sebelumnya meminjam uang sebesar Rp.900 Juta kepada Hj.Zahindun Al-Halim, selaku Ketua Dewan Pembina Ponpes Modern Khafidul Qur’an sekitar bulan Maret 2015 lalu dengan janji hanya sekitar 1 bulan.

Namun uang tersebut kemudian baru dikembalikan sebesar Rp.400 Juta, masing-masing sebesar Rp.100 Juta pada Januari 2016 dan sebesar Rp.300 Juta pada 15 Mei 2016 yang dikembalikan melalui Bendahara Umum DPP KNPI, karena saat meminjam uang tersebut Muhammad Rifai Darus mengaku akan dipergunakan untuk rangkaian kegiatan DPP KNPI dimana Muhammad Rifai Darus juga menjabat Ketua Umum DPP KNPI.

Sementara sisanya sebesar Rp.500 Juta yang diduga dipergunakan untuk kepentingan pribadi Muhammad Rifai Darus yang tidak bisa mengembalikan uang Ponpes yang dipinjamnya tersebut.

Ketua Dewan Pembina Ponpes Khafidul Qur’an, Jatirejo, Pemalang, Hj.Zahindun Al-Halim, mengatakan pihaknya pernah melakukan aksi demonstrasi ke DPP Partai Demokrat dengan tuntutan agar Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat itu mengembalikan uang yang dipinjam Muhammad Rifai Darus kepada Ponpes.

“Saya kenal Muhammad Rifai Darus lewat Sirajudin Abdul wahab (Ketua Agus Fans Club, red), tidak kenal sebelumnya, yang mengantar dia Abdul Wahab,” kata Zahindun, Senin (3/10/2016) kepada Kininews di Jakarta.

Dikatakannya, karena kesal usaha untuk menemui Muhammad Rifai Darus tidak juga ada titik temu, akhrinya pihaknya resmi melaporkan kepada pihak Direskrimum Polda Metro Jaya. Melalui nomor laporan Polisi : TBL/3641/VIII/ 2016/PMJ/Ditreskrimum pada 1 Agustus 2016 lalu, Muhammad Rifai Darus akhirnya resmi dilaporkan pelapor Hj.Zahindun Al-Halim, Ketua Pembina Ponpes Khafidul Qur’an, Pemalang ini.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ketika PBB Kepo Urusan Ahok, JK: Tidak Boleh Ikut Campur
Nasional - Rabu, 24 Mei 2017 - 08:10 WIB

Ketika PBB Kepo Urusan Ahok, JK: Tidak Boleh Ikut Campur

Dalam akun Twitter resmi Dewan HAM PBB di Asia, PBB mengaku prihatin atas kasus yang menimpa Ahok. Bahkan, PBB mendesak ...
Pembelaan HTI, Habib Rizieq Siapkan Ratusan Advokat
Hukum - Rabu, 24 Mei 2017 - 07:11 WIB

Pembelaan HTI, Habib Rizieq Siapkan Ratusan Advokat

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melakukan perlawanan hukum atas upaya pembubaran organisasinya oleh Pemerintah. Tudingan bahwa HTI anti Pancasila dan NKRI ...
Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU
Ekonomi - Rabu, 24 Mei 2017 - 00:09 WIB

Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU

Mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat antrian di SPBU saat musim mudik lebaran tahun ini, PT Pertamina (Persero) akan menyiagakan layanan ...
Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 23:06 WIB

Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan jajaran kepolisian siap mengambil alih tugas KPK dalam pemberantasan korupsi jika mendapat dukungan dari Komisi ...
JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:39 WIB

JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis

Tim Advokasi GNPF-MUI sekaligus pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera mengomentari pencabutan banding yang dilakukan keluarga dan kuasa hukum ...
Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:17 WIB

Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup

Veronika Tan, istri terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan, semua apa yang menimpa sang suaminya sejak ...