Jumat, 23 Juni 2017 | 22.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Terancam Hukuman Mati, Pembunuh Sadis ‘Gagang Cangkul’ Eno Parihah Disidang Besok

Terancam Hukuman Mati, Pembunuh Sadis ‘Gagang Cangkul’ Eno Parihah Disidang Besok

Selasa, 4 Oktober 2016 - 12:55 WIB

IMG-17618

Korban pembunuhan sadis, Eno Parihah, yang tewas dengan gagang cangkul menancap di kemaluan. (Ist)

Tangerang, kini.co.id – Kasus pembunuhan Eno Parihah masih membekas diingatan. Bagaimana tidak, pembunuhan tersebut terkenal ke seluruh negeri karena kesadisannya di mana Eno ditemukan meninggal dengan gagang cangkul masuk ke kemaluan hingga paru-paru.

Proses hukum terhadap para terdakwa pun masih berlanjut. Besok, Rabu (5/10/2016) dua terdakwa pembunuh Eno akan disidang. Kedua tersangka tersebut adalah Arifin (24) dan Imam Hapriadi (24).

Arifin dan Imam merupakan dua dari tiga orang yang didakwa melakukan pembunuhan terhadap Eno Parihah di Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Mei 2016.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Tangerang, Andri Wiranofa, mengatakan kedua terdakwa akan disidang karena berkasnya sudah lengkap.

“Besok sidang perdananya. Semua berkas sudah lengkap, siap disidangkan besok,” kata Wiranofa, Selasa (4/10/2016).

Dalam kasus ini, Arifin dan Imam masing-masing dikenakan pasal berlapis dengan pasal primernya adalah Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan Berencana. Tak main-main, ancaman hukuman maksimal untuk pasal ini adalah hukuman mati.

Sementara, satu tersangka lainnya yang berinisial RA (16) telah divonis hukuman 10 tahun penjara oleh majelis hakim peradilan anak Pengadilan Negeri Tangerang pada Juni 2016.

RA dinyatakan memenuhi unsur pembunuhan berencana dan dikenakan hukuman maksimal untuk anak di bawah umur, yakni setengah dari ancaman hukuman maksimal orang dewasa.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Harry Tanoe Tersangka, Ini Kalimat SMS yang Dikirimkan ke Jaksa
Hukum - Jumat, 23 Juni 2017 - 21:42 WIB

Harry Tanoe Tersangka, Ini Kalimat SMS yang Dikirimkan ke Jaksa

CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo resmi ditetapkan sebagai tersangka lantaran SMS yang dikirimkan kepada jaksa Yulianto diduga mengandung unsur ancaman. ...
Dari Rakyat Indonesia untuk Palestina
Politik - Jumat, 23 Juni 2017 - 20:41 WIB

Dari Rakyat Indonesia untuk Palestina

Ribuan massa dari Voice of Palestine, Garda Suci Merah Putih dan Solidaritas Muslimin Indonesia untuk Al-Quds mendatangi Kedutaan Besar Amerika ...
Jalanan Jakarta Mulai Lengang
Nasional - Jumat, 23 Juni 2017 - 17:18 WIB

Jalanan Jakarta Mulai Lengang

Ibukota Jakarta tak lagi sesumpek biasanya. Setiap tahun menjelang Lebaran, puluhan bahkan ratusan ribu orang pergi menuju kampung halaman untuk berkumpul ...
Wakapolri: Ramadhan Angka Kriminalitas Menurun
Nasional - Jumat, 23 Juni 2017 - 16:36 WIB

Wakapolri: Ramadhan Angka Kriminalitas Menurun

Polisi menyebutkan selama Ramadhan, angka kriminalitas cukup mengalami penurunan hingga antara 20 sampai 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Termasuk arus ...
Melalui Twitter, Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Mudik
Peristiwa - Jumat, 23 Juni 2017 - 10:56 WIB

Melalui Twitter, Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Mudik

Presiden Jokowi yang direncakan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah di Jakarta turut mengucapkan selamat mudik kepada masyarakat ...
1,6 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Peristiwa - Jumat, 23 Juni 2017 - 06:07 WIB

1,6 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta

PT Jasa Marga (Persero) TBk memprediksikan jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta pada musim Lebaran 2017 ini, mencapai 1,6 juta."Berdasarkan ...