Minggu, 26 Februari 2017 | 21.34 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Terancam Hukuman Mati, Pembunuh Sadis ‘Gagang Cangkul’ Eno Parihah Disidang Besok

Terancam Hukuman Mati, Pembunuh Sadis ‘Gagang Cangkul’ Eno Parihah Disidang Besok

Selasa, 4 Oktober 2016 - 12:55 WIB

IMG-17618

Korban pembunuhan sadis, Eno Parihah, yang tewas dengan gagang cangkul menancap di kemaluan. (Ist)

Tangerang, kini.co.id – Kasus pembunuhan Eno Parihah masih membekas diingatan. Bagaimana tidak, pembunuhan tersebut terkenal ke seluruh negeri karena kesadisannya di mana Eno ditemukan meninggal dengan gagang cangkul masuk ke kemaluan hingga paru-paru.

Proses hukum terhadap para terdakwa pun masih berlanjut. Besok, Rabu (5/10/2016) dua terdakwa pembunuh Eno akan disidang. Kedua tersangka tersebut adalah Arifin (24) dan Imam Hapriadi (24).

Arifin dan Imam merupakan dua dari tiga orang yang didakwa melakukan pembunuhan terhadap Eno Parihah di Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Mei 2016.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Tangerang, Andri Wiranofa, mengatakan kedua terdakwa akan disidang karena berkasnya sudah lengkap.

“Besok sidang perdananya. Semua berkas sudah lengkap, siap disidangkan besok,” kata Wiranofa, Selasa (4/10/2016).

Dalam kasus ini, Arifin dan Imam masing-masing dikenakan pasal berlapis dengan pasal primernya adalah Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan Berencana. Tak main-main, ancaman hukuman maksimal untuk pasal ini adalah hukuman mati.

Sementara, satu tersangka lainnya yang berinisial RA (16) telah divonis hukuman 10 tahun penjara oleh majelis hakim peradilan anak Pengadilan Negeri Tangerang pada Juni 2016.

RA dinyatakan memenuhi unsur pembunuhan berencana dan dikenakan hukuman maksimal untuk anak di bawah umur, yakni setengah dari ancaman hukuman maksimal orang dewasa.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Jokowi-Turnbull Sepakat Saling Hormati Integritas Wilayah
- Minggu, 26 Februari 2017 - 12:36 WIB

Jokowi-Turnbull Sepakat Saling Hormati Integritas Wilayah

Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull menyepakati untuk saling menghormati integritas wilayah dan tidak mencampuri urusan dalam negeri ...
Ini Nasehat Menag dan MUI Banyaknya Ajakan Tak Sholatkan Jenazah Pendukung Penista Agama
Peristiwa - Minggu, 26 Februari 2017 - 11:59 WIB

Ini Nasehat Menag dan MUI Banyaknya Ajakan Tak Sholatkan Jenazah Pendukung Penista Agama

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengajak umat beragama untuk menjadikan rumah ibadah sebagai tempat saling merekatkan persaudaraan dan memperkokoh peri ...
Memalukan, Anggota DPRD Mengaku Bawa Bom di Manado
Nasional - Sabtu, 25 Februari 2017 - 18:37 WIB

Memalukan, Anggota DPRD Mengaku Bawa Bom di Manado

Penumpang pesawat Wings Air IW-1162 rute Manado-Melonguane, Joutje Adam membuat masalah. Karenanya, Otoritas Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara terpaksa ...
Freeport Lakukan Perampokan Alam Secara Legal
Nasional - Sabtu, 25 Februari 2017 - 18:13 WIB

Freeport Lakukan Perampokan Alam Secara Legal

Pengamat Energi Universitas Gajah Mada, Fahmy Radhi mengatakan sudah saatnya pemerintah Indonesia menghentikan kerjasama dengan PT Freeport Indonesia di Timika, ...
Raja Arab Dijadwalkan Singgah, Masjid Istiqlal Bakal Disterilkan
Peristiwa - Sabtu, 25 Februari 2017 - 15:55 WIB

Raja Arab Dijadwalkan Singgah, Masjid Istiqlal Bakal Disterilkan

Selain ke Bali dan Lombok Raja Arab, Raja Salman bin Abdulaziz juga dijadwalkan akan singgah di Masjid Istiqlal Jakarta.Raja Salman ...
Waduh, Jokowi Didemo Anak Sekolah, Kenapa?
Pendidikan - Sabtu, 25 Februari 2017 - 15:29 WIB

Waduh, Jokowi Didemo Anak Sekolah, Kenapa?

Demo dilakukan mahasiswa mungkin biasa terlihat. Namun, kali ini peserta demo adalah pelajar dari beberapa kota di sekitar Jakarta.Tak tanggung-tanggung, ...