Rabu, 18 Januari 2017 | 12.56 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Pembunuhan Menggunakan Sianida Kembali Terjadi di Indonesia

Pembunuhan Menggunakan Sianida Kembali Terjadi di Indonesia

Selasa, 4 Oktober 2016 - 17:10 WIB

IMG-17623

Ilustrasi

Depok, kini.co.id – Kasus pembunuhan dengan menggunakan sianida kembali terjadi, kali ini datang dari Depok, Jawa Barat, dengan tersangka Anton Hardianto alias Aji yang merupakan pemimpin Padepokan Ksatrian Satriaji di Mekarjaya.

Hingga kini Polisi yang masih terus menyelidiki kasus terkait pembunuhan menggunakan racun sianida yang diduga dilakukan oleh Anton kepada pengikutnya.

Menurut informasi, pelaku mengajak dua korbannya menuju tangerang dengan tujuan untuk menggandakan Emas yang dibawa korban. Namun sebelum berangkat pelaku membeli kopi diwarung yang kemudian dicampur racun sianida.

“Caranya disiapin kopi lalu sudah disiapkan potasium sianida, korban disuruh pelaku untuk minum sebelum berangkat,” ujar Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho, Selasa (4/10/2016).

Menurut pengakuan pelaku, dirinya menggunakan sianida karena terinspirasi dari kasus kematian Mirna Salihin, yang mati karena sianida.

“Pelaku mengaku cara itu terinspirasi kasus Jessica,” ungkap Teguh.

Selain itu, pelaku menyuruh korban meminum kopi tersebut dengan alasan minuman tersebut (kopi bersianida, -red) merupakan jamu untuk sehat. Tak sampai semenit, kedua korban langsung tumbang.

“Cepat minum katanya. Enggak lama setelah minum korban kolaps muntah, bekas muntahnya ada juga. Sama kayak di kasus Jessica mulut korban hitam, berbusa,” pungkas Teguh.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:34 WIB

2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran

Sepanjang tahun 2016, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tealh meraup Rp48,53 triliun dari iuran. Jumlah ini naik 14 persen ...
Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Peristiwa - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:30 WIB

Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki dugaan penghinaan bendera Merah Putih bergambar pedang dan tulisan kalimat tauhid ...
Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:14 WIB

Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (18/1/2017). Ia datang untuk ...
FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:28 WIB

FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri

Atas sejumlah hal, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab meminta Kapolri mencopot Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan ...
Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:01 WIB

Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan

Kasus perampokan dan pembunuhan di rumah mewah kawasan Pulomas Jakarta Timur tuntas dalam waktu singkat. Bagaimana tidak, anggota Polda Metro ...
Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 10:44 WIB

Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?

Ormas Islam, terutama Front Pembela Islam (FPI) kerap kali dituding sebagai ormas anti Pancasila. Ormas bentukan Habib Rizieq Shihab itu ...