Selasa, 12 Desember 2017 | 13.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Polisi Ungkap Pelaku Videotron Mesum Kebayoran Baru

Polisi Ungkap Pelaku Videotron Mesum Kebayoran Baru

Reporter : Rakisa | Selasa, 4 Oktober 2016 - 20:57 WIB

IMG-17627

Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochamad Iriawan. KiniNews/Dok

Jakarta, kini.co.id – Unit Cyber Crime Polda Metro Jaya akhirnya mengungkap pelaku kasus pemutar ‘Videotron Mesum’ atau papan reklame video yang memutar diduga film syur JAV beberapa waktu lalu di Jalan Wijaya I kawasan Prapanca, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dari 11 saksi yang sudah diperiksa oleh pihak Kepolisian, dan sejumlah barang bukti berupa, 1 (satu) unit laptop, 1 (satu) unit telepon selular, dan 6 (enam) uni CPU, Polisi kemudian menetapkan SAR (24) sebagai tersangka yang merupakan karyawan swasta.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochamad Iriawan menjelaskan, Polisi melakukan penangkapan pada Senin (3/10/2016) sore dikantor tempat SAR bekerja.

“Dia ditangkap di kantornya. Sebetulnya hari Sabtu kami sudah bisa melakukan penggeledahan, tapi karena izinnya harus diajukan ke pengadilan, sehingga baru Senin sore dan baru hari ini kami lakukan penangkapan dan penggeledahan,” ujar Irjen Iriawan, di Polda Metro Jaya, Selasa (4/10/2016).

Sementara itu, Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Fadhil Irman menjelaskan, tersangka pada hari Jumat 30 September 2016 sekitar pukul 12.00 siang melewati Videotron yang ada di Jalan Wijaya I. Ketika saat berhenti dilampu merah, SAR melihat tampilan layar yang bertuliskan Team Viewer yang juga menampilkan login serta password untuk mengakses Videotron tersebut.

“Pengakuan dia (SAR), dia memfoto ketika lewat (Videotron Jalan Wijaya I) hari Jumat, itu ada username dan password,” ujar Fadhil

Lebih lanjut, sesampainya dikantor SAR kemudian mencari tahu tentang Team Viewer yang kemundian mengunduh aplikasi untuk remote desktop tersebut lalu memasukkan username dan password Videotron Jalan Wijaya I yang telah difotonya.

Namun Fadhil belum mempercayai keterangan SAR tersebut, Pasalnya tidak ada ditemukan foto videotron seperti pengakuan pelaku.

“Ini hacker-lah yang pasti. Ilegal akses,” ujar Fadil.

Hingga saat ini, Unit Cyber Crime Polda Metro Jaya masih mendalami cara pelaku mendapatkam user dan password tersebut.

SAR dikenakan pasar berlapis yakni, melanggar pasal 282 KUHP dan atau Pasal 27 ayat 1 UU ITE dan atau Pasal 30 Jo Pasal 46 UU ITE atau Pasal 32 Jo Pasal 48 Uu ITE dan atau Pasal 29 UU No.44 TH 2008 tentang Pornografi, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp 15 miliar.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pelaku ujaran kebencian di Kalbar diduga terkait jaringan teroris
Peristiwa - Selasa, 12 Desember 2017 - 13:25 WIB

Pelaku ujaran kebencian di Kalbar diduga terkait jaringan teroris

Mabes Polri memastikan jika KR (45) dan JS (15), ayah dan anak yang ditangkap Densus 88 di kediamannya Jalan ...
KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang
Hukum - Selasa, 12 Desember 2017 - 11:01 WIB

KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang

Tersangka kasus korupsi e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronik) TA 2011-2012 Setya Novanto tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, ...
Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:29 WIB

Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian

Pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong kemajuan UMKM di daerah. Di antaranya dengan menyalurkan kredit untuk pelaku usaha kecil.Sebagai pilihan, pemerintah ...
Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:15 WIB

Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali

Untuk yang ke-7 kalinya ajang Indonesia Travel and Tourism Award (ITTA) 2017/2018 yang digagas oleh Indonesia Travel and Tourism ...
70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 09:40 WIB

70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM

Kementerian Perindustrian memfasilitasi sebanyak 70 industri kecil dan menengah (IKM) komponen otomotif yang berasal dari beberapa sentra Pulau Jawa untuk bekerja sama dengan 30 pemasok ...
Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 07:34 WIB

Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR

Sikap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel terus mendapat kecaman. Sebagai bentuk dukungan ...