Kamis, 19 Januari 2017 | 15.46 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Ruhut: Jangan Bangunkan harimau Sedang Tidur

Ruhut: Jangan Bangunkan harimau Sedang Tidur

Reporter : Dian | Rabu, 5 Oktober 2016 - 14:22 WIB

IMG-17635

Ruhut Sitompul (Kininews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ketua Koordinator Polhukam DPP Partai Demokrat, Ruhut Sitompul mengatakan, dirinya tidak takut menghadapai upaya teman-temanya di internal Demokrat yang mendesak pimpinan partai agar Ruhut dipecat atau disuruh mengundurkan diri karena mendukung pasangan Ahok-Djarot pada Pilkada DKI 2017 mendatang.

“Kan katanya aku sudah tidak dianggap di partai, itu si Roy Suryo yang ngomong. Sekarang Imelda juga ngomong. Kerena itu jangan bangunkan harimau sedang tidur, aku terkam semuanya!!!” Ujar Ruhut di Jakarta, Rabu (05/09/2016).

Menurut Ruhut, adanya orang-orang yang ingin menyingkirkanya lantaran ketua umum partai Demokrat Susilo Bambang Yudhyono tidak memecatnya, meski sikapnya berlawanan dengan arus partai.

Ruhut sendiri secara pribadi tidak mau ambil pusing dengan desakan mundur, apalagi politisi seperti Roy Suryo dan Imelda tidak selevel denganya.

“Imelda anak kemarin sore, yang mau jadi anak politisi gagal. Enggak terpilih di Cianjur, katanya suaranya dicuri Syarif Hasan. Jadi, jangan samakan dong kelas aku dengan mereka” Ujar Ruhut.

Ruhut menambahkan, dirinya tidak tergila-gila dengan jabatan. Kerna itulah karirnya cepat meningkat dari anggota, ke Ketua bidang dan kemudian anggota DPR. Bahkan, Ruhut mengatakan, jika nanti pekerjaanya sebagai juru kampanye Ahok-Djarot terlalu sibuk, dirinya rela mengundurkan diri sebagai anggota DPR.

“Nanti kalau makin serius, DPR aku tinggalkan. Demokrat buka partai aku yang pertama, tapi yang terakhir.” Pungkas Ruhut.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Eks Direktur Garuda Indonesia Jadi Tersangka Kasus Korupsi
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 14:38 WIB

Eks Direktur Garuda Indonesia Jadi Tersangka Kasus Korupsi

Mantan Direktur PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar resmi menjadi tersangka kasus dugaan korupsi di sebuah BUMN. Hal itu dikatakan Wakil ...
Kerjasama Jokowi dengan China Diduga Dimanfaatkan Pebisnis Datangkan TKA
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:59 WIB

Kerjasama Jokowi dengan China Diduga Dimanfaatkan Pebisnis Datangkan TKA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah melakukan penandatanganan kerjasama dengan China untuk mendatangkan 10 juta turis asal China ke Indonesia.Komisioner Ombudsman ...
Polisi Gelar 75 Adegan Rekontruksi Pembunuhan Pulomas
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:54 WIB

Polisi Gelar 75 Adegan Rekontruksi Pembunuhan Pulomas

Rekontruksi kasus perampokan Pulomas yang menewaskan enam orang di rumah Dodi Triono, Jl Pulomas, Jakarta Timur yang dilakukan penyidik polisi, ...
Berkas Kasus Makar Sri Bintang Pamungkas Dikembalikan ke Polda
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:41 WIB

Berkas Kasus Makar Sri Bintang Pamungkas Dikembalikan ke Polda

Berkas kasus makar dan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dilimpahkan Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI ...
Politisi PKB Minta Positif Tanggapi Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:26 WIB

Politisi PKB Minta Positif Tanggapi Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy meminta masyarakat bersikap positif terkait bendera Merah Putih yang dibubuhi kalimat Tauhid ...
Petisi Beruang Kurus, Bonbin Bandung Pertanyakan Maksud LSM
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 12:12 WIB

Petisi Beruang Kurus, Bonbin Bandung Pertanyakan Maksud LSM

Kondisi beruang kurus yang berada di Kebun Binatang (Bonbin) Bandung terkespose secara publik. Apalagi ada petisi "Penyelamatan beruang kelaparan di ...