Senin, 26 Juni 2017 | 00.10 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Bersaing dengan Vietnam dan Thailand, Menperin Minta Komisi VI Kawal Sektor Mamin

Bersaing dengan Vietnam dan Thailand, Menperin Minta Komisi VI Kawal Sektor Mamin

Reporter : Fadilah | Kamis, 6 Oktober 2016 - 16:06 WIB

IMG-17656

Diskusi publik bertajuk 'Peran HIPPI dalam Memajukan UMKM Indonesia', di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis, (6/10/2016). (Kininews/FADILLAH)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartanto ingin memberdayakan sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM). Dia yakin sektor IKM yang paling memiliki potensi tinggi kedepannya adalah sektor makanan dan minuman (Mamin). Hal tersebut terbukti dalam berbagai kondisi perekonomian, sektor Mamin ini bisa tumbuh.

“Untuk itu sektor Mamin ini akan mendapatkan perhatian khusus dari Kemenperin,” tuturnya dalam acara diskusi publik bertajuk ‘Peran HIPPI dalam Memajukan UMKM Indonesia’, di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis, (6/10/2016).

Airlangga bercerita bahwa sektor industri Mamin dari sektor hulu dan hilir seringkali mendapatkan gangguan dari berbagai pihak yang tak suka. Gangguan tersebut seperti pembatasan kuota bahan baku produksi yang hanya bisa digunakan dari impor, kemudian penerapan tarif, dan lain-lain.

Oleh sebab itu Kemenperin meminta agar Komisi VI mengawal sektor Mamin ini dari pihak-pihak yang mengganggu.

“Dan tolong dibedakan antara konsumsi manusia dan dengan kebutuhan bahan baku untuk industri makanan,” katanya.

Karena kalau dicampur lanjutnya sektor industri Mamin di tanah air tidak dapat bersaing di kancah ASEAN maupun Internasional.

“Dimana di kancah ASEAN pesaing kita yang sudah sangat jelas adalah Vietnam dan Thailand. Kedua negara tersebut sudah menjadi The Next ASEAN Tiger dan di 2021 mereka akan menjadi Existing ASEAN Tiger, saya berharap kita bisa menjadi The Next ASEAM Tiger mengalahkan mereka,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...
Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:32 WIB

Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI

Tim GNPF-MUI menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/6). Pertemuan Presiden dengan GNPF MUI cukup mendadak ...
Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut
Nasional - Minggu, 25 Juni 2017 - 21:37 WIB

Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut

Paska insiden penyerangan yang dilakukan Hendra dan Sawaludin Pakhpahan, yang diduga merupakan pendukung Islamic State terhadap anggota polisi di ...
Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 20:59 WIB

Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut

Dua orang pelaku yang diduga merupakan pendukung Islamic State , melakukan penyerangan terhadap dua anggota Polda Sumatera Utara yang tengah ...
Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 11:01 WIB

Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir dalam khutbah Idul Fitri 1438 Hijriyah di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (25/6) menyebutkan ...