Minggu, 25 Februari 2018 | 22.36 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Bersaing dengan Vietnam dan Thailand, Menperin Minta Komisi VI Kawal Sektor Mamin

Bersaing dengan Vietnam dan Thailand, Menperin Minta Komisi VI Kawal Sektor Mamin

Reporter : Fadilah | Kamis, 6 Oktober 2016 - 16:06 WIB

IMG-17656

Diskusi publik bertajuk 'Peran HIPPI dalam Memajukan UMKM Indonesia', di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis, (6/10/2016). (Kininews/FADILLAH)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartanto ingin memberdayakan sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM). Dia yakin sektor IKM yang paling memiliki potensi tinggi kedepannya adalah sektor makanan dan minuman (Mamin). Hal tersebut terbukti dalam berbagai kondisi perekonomian, sektor Mamin ini bisa tumbuh.

“Untuk itu sektor Mamin ini akan mendapatkan perhatian khusus dari Kemenperin,” tuturnya dalam acara diskusi publik bertajuk ‘Peran HIPPI dalam Memajukan UMKM Indonesia’, di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis, (6/10/2016).

Airlangga bercerita bahwa sektor industri Mamin dari sektor hulu dan hilir seringkali mendapatkan gangguan dari berbagai pihak yang tak suka. Gangguan tersebut seperti pembatasan kuota bahan baku produksi yang hanya bisa digunakan dari impor, kemudian penerapan tarif, dan lain-lain.

Oleh sebab itu Kemenperin meminta agar Komisi VI mengawal sektor Mamin ini dari pihak-pihak yang mengganggu.

“Dan tolong dibedakan antara konsumsi manusia dan dengan kebutuhan bahan baku untuk industri makanan,” katanya.

Karena kalau dicampur lanjutnya sektor industri Mamin di tanah air tidak dapat bersaing di kancah ASEAN maupun Internasional.

“Dimana di kancah ASEAN pesaing kita yang sudah sangat jelas adalah Vietnam dan Thailand. Kedua negara tersebut sudah menjadi The Next ASEAN Tiger dan di 2021 mereka akan menjadi Existing ASEAN Tiger, saya berharap kita bisa menjadi The Next ASEAM Tiger mengalahkan mereka,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...