Kamis, 19 Januari 2017 | 15.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Bersaing dengan Vietnam dan Thailand, Menperin Minta Komisi VI Kawal Sektor Mamin

Bersaing dengan Vietnam dan Thailand, Menperin Minta Komisi VI Kawal Sektor Mamin

Reporter : Fadilah | Kamis, 6 Oktober 2016 - 16:06 WIB

IMG-17656

Diskusi publik bertajuk 'Peran HIPPI dalam Memajukan UMKM Indonesia', di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis, (6/10/2016). (Kininews/FADILLAH)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartanto ingin memberdayakan sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM). Dia yakin sektor IKM yang paling memiliki potensi tinggi kedepannya adalah sektor makanan dan minuman (Mamin). Hal tersebut terbukti dalam berbagai kondisi perekonomian, sektor Mamin ini bisa tumbuh.

“Untuk itu sektor Mamin ini akan mendapatkan perhatian khusus dari Kemenperin,” tuturnya dalam acara diskusi publik bertajuk ‘Peran HIPPI dalam Memajukan UMKM Indonesia’, di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis, (6/10/2016).

Airlangga bercerita bahwa sektor industri Mamin dari sektor hulu dan hilir seringkali mendapatkan gangguan dari berbagai pihak yang tak suka. Gangguan tersebut seperti pembatasan kuota bahan baku produksi yang hanya bisa digunakan dari impor, kemudian penerapan tarif, dan lain-lain.

Oleh sebab itu Kemenperin meminta agar Komisi VI mengawal sektor Mamin ini dari pihak-pihak yang mengganggu.

“Dan tolong dibedakan antara konsumsi manusia dan dengan kebutuhan bahan baku untuk industri makanan,” katanya.

Karena kalau dicampur lanjutnya sektor industri Mamin di tanah air tidak dapat bersaing di kancah ASEAN maupun Internasional.

“Dimana di kancah ASEAN pesaing kita yang sudah sangat jelas adalah Vietnam dan Thailand. Kedua negara tersebut sudah menjadi The Next ASEAN Tiger dan di 2021 mereka akan menjadi Existing ASEAN Tiger, saya berharap kita bisa menjadi The Next ASEAM Tiger mengalahkan mereka,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Eks Direktur Garuda Indonesia Jadi Tersangka Kasus Korupsi
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 14:38 WIB

Eks Direktur Garuda Indonesia Jadi Tersangka Kasus Korupsi

Mantan Direktur PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar resmi menjadi tersangka kasus dugaan korupsi di sebuah BUMN. Hal itu dikatakan Wakil ...
Kerjasama Jokowi dengan China Diduga Dimanfaatkan Pebisnis Datangkan TKA
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:59 WIB

Kerjasama Jokowi dengan China Diduga Dimanfaatkan Pebisnis Datangkan TKA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah melakukan penandatanganan kerjasama dengan China untuk mendatangkan 10 juta turis asal China ke Indonesia.Komisioner Ombudsman ...
Polisi Gelar 75 Adegan Rekontruksi Pembunuhan Pulomas
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:54 WIB

Polisi Gelar 75 Adegan Rekontruksi Pembunuhan Pulomas

Rekontruksi kasus perampokan Pulomas yang menewaskan enam orang di rumah Dodi Triono, Jl Pulomas, Jakarta Timur yang dilakukan penyidik polisi, ...
Berkas Kasus Makar Sri Bintang Pamungkas Dikembalikan ke Polda
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:41 WIB

Berkas Kasus Makar Sri Bintang Pamungkas Dikembalikan ke Polda

Berkas kasus makar dan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dilimpahkan Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI ...
Politisi PKB Minta Positif Tanggapi Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:26 WIB

Politisi PKB Minta Positif Tanggapi Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy meminta masyarakat bersikap positif terkait bendera Merah Putih yang dibubuhi kalimat Tauhid ...
Petisi Beruang Kurus, Bonbin Bandung Pertanyakan Maksud LSM
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 12:12 WIB

Petisi Beruang Kurus, Bonbin Bandung Pertanyakan Maksud LSM

Kondisi beruang kurus yang berada di Kebun Binatang (Bonbin) Bandung terkespose secara publik. Apalagi ada petisi "Penyelamatan beruang kelaparan di ...