Sabtu, 20 Januari 2018 | 09.52 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Jadikan Batam KEK, Menko Darmin : Butuh Waktu 3 Tahun

Jadikan Batam KEK, Menko Darmin : Butuh Waktu 3 Tahun

Reporter : Fadilah | Jumat, 7 Oktober 2016 - 13:03 WIB

IMG-17674

Menko Darmin. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Batam, telah lama digadang-gadang sebagai lokasi menjanjikan bagi investasi di Tanah Air. Lokasinya yang strategis karena berbatasan dengan negara tetangga Singapura, yang selama ini menjadi pintu ke pasar dunia, diharapkan ikut membuat wilayah ini berkembang. Itu sebabnya, pemerintah menetapkan Batam sebagai ‎kawasan Free Trade Zone (FTZ) beberapa tahun lalu.

Sayang, kini iklim investasi di kota tersebut dinilai mulai kurang menjanjikan. Ini seiring konflik perburuhan dan dualisme kewenangan antara Badan Pengelolaan (BP) Batam serta Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Karenanya Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution akan mengubah status Batam menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Dengan status KEK, Menko Darmin berharap Batam dapat meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri dalam berbagai proyek.

“Sebab selama ini jika masih menggunakan FTZ itu TKDN-nya sudah tidak banyak digunakan. FTZ itu dirancang untuk ekspor. Jadi harus kita ubah menjadi KEK,” tuturnya di Jakarta, Jumat, (7/10/2016).

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa untuk mengubah Batam menjadi KEK membutuhkan waktu yang cukup panjang.

“Yakni membutuhkan waktu tiga tahun karena banyak perubahannya juga,” katanya.

Saat ini tambah Darmin proses transisinya masih diupayakan pemerintah melalui pembentukan Dewan Kawasan.

Kendati demikian Darmin belum dapat menjamin percepatan masa transisi akibat masih banyaknya persoalan yang harus diselesaikan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...