Senin, 20 November 2017 | 12.50 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Masuk Angin, Pasaribu Meninggal Dunia di Gunung Semeru

Masuk Angin, Pasaribu Meninggal Dunia di Gunung Semeru

Sabtu, 8 Oktober 2016 - 20:13 WIB

IMG-17707

Ilustrasi Gunung Semeru (kininews/ist)

LUMAJANG , kini.co.id – Tim evakuasi pendaki Gunung Semeru Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, memastikan seorang pendaki atas nama Sahat M Pasaribu meninggal dunia, Sabtu (8/10/2016). Pasaribu saat itu masih mendapatkan pertolongan dan akhirnya napasnya terhenti.

Kepala Subbagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Antong Hartadi mengatakan denyut nadi dan jantung korban terhenti. Walaupun tim sempat memberikannya pertolongan pertama.

Menurutnya, korban bersama rombongan berjumlah 13 orang dan terdata di Pos Ranupati, Rabu (5/10) kemarin. Bahkan sebelum mereka mendaki, sempat mengikuti arahan dari petugas.

“Mereka juga bermalam di Ranu Kumbolo dengan mendirikan tiga tenda, lalu besoknya mereka bergerak ke Pos Kalimati. Itu batas terakhir pendakian gunung Semeru,”kata Antong.

Tapi, data dari TNBTS, Pasaribu mengeluh masuk angin dan sedikit makan ketika malam itu. Korban sempat keluar tenda dan muntah, kemudian korban bilang dia mual dan pusing.

Korban bersama rombongan segera berkemas untuk turun gunung. Namun, kondisi korban semakin lemah dan pucat saat perjalanan menuju ke Ranupati.

“korban Sahat terlihat pucat, bengong, linglung dan pandangan kosong, serta tidak kuat jalan. Korban sempat digendong untuk turun, namun teman korban tidak kuat dan memutuskan untuk meminta bantuan petugas di Pos Ranupani, sehingga mereka menunggu bantuan di Jambangan,” ujarnya.

Korban pun terus muntah dan badannya menjadi panas, sesak napas dan tak mampu berkomunikasi. Tim evakuasi tiba di lokasi dan memberikan bantuan oksigen. Namun sayang, napas korban terhenti bersama denyut jantung dan nadinya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I Minta Menko Polhukam Jelaskan Definisi Kelompok Bersenjata
Politik - Senin, 20 November 2017 - 12:25 WIB

Komisi I Minta Menko Polhukam Jelaskan Definisi Kelompok Bersenjata

Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi mengapresiasi keberhasilan TNI-Polri dalam membebaskan sandera di Papua.Namun, Bobby juga berharap agar para ...
Setnov Ditahan KPK, Zulkifli Hasan : Nama DPR Hancur
Politik - Senin, 20 November 2017 - 11:38 WIB

Setnov Ditahan KPK, Zulkifli Hasan : Nama DPR Hancur

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan kembali menekankan agar Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) mengikuti proses hukum atas kasus dugaan ...
Penuhi Panggilan KPK, Istri Novanto Bungkam
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 10:13 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Istri Novanto Bungkam

Istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi ...
KPK Periksa Istri Novanto Hari Ini
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 10:05 WIB

KPK Periksa Istri Novanto Hari Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Istri Setya Novanto yakni Deisti Astriani Tagor, Senin, (20/11/2017).Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi ...
KPK Lelang Barang Rampasan, Harga Mulai Rp41 Ribu
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 09:37 WIB

KPK Lelang Barang Rampasan, Harga Mulai Rp41 Ribu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang barang rampasan dari beberapa perkara melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta ...
Ngobrol Bareng Warganet, Ketua MPR: Medsos untuk Merawat Keberagaman
Pendidikan - Senin, 20 November 2017 - 09:30 WIB

Ngobrol Bareng Warganet, Ketua MPR: Medsos untuk Merawat Keberagaman

Setelah serangkaian agenda di Jakarta, Minggu malam (19/11) Ketua MPR Zulkilfli Hasan langsung terbang ke Lampung untuk menghadiri acara ngobrol ...