Minggu, 19 Februari 2017 | 18.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Masuk Angin, Pasaribu Meninggal Dunia di Gunung Semeru

Masuk Angin, Pasaribu Meninggal Dunia di Gunung Semeru

Sabtu, 8 Oktober 2016 - 20:13 WIB

IMG-17707

Ilustrasi Gunung Semeru (kininews/ist)

LUMAJANG , kini.co.id – Tim evakuasi pendaki Gunung Semeru Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, memastikan seorang pendaki atas nama Sahat M Pasaribu meninggal dunia, Sabtu (8/10/2016). Pasaribu saat itu masih mendapatkan pertolongan dan akhirnya napasnya terhenti.

Kepala Subbagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Antong Hartadi mengatakan denyut nadi dan jantung korban terhenti. Walaupun tim sempat memberikannya pertolongan pertama.

Menurutnya, korban bersama rombongan berjumlah 13 orang dan terdata di Pos Ranupati, Rabu (5/10) kemarin. Bahkan sebelum mereka mendaki, sempat mengikuti arahan dari petugas.

“Mereka juga bermalam di Ranu Kumbolo dengan mendirikan tiga tenda, lalu besoknya mereka bergerak ke Pos Kalimati. Itu batas terakhir pendakian gunung Semeru,”kata Antong.

Tapi, data dari TNBTS, Pasaribu mengeluh masuk angin dan sedikit makan ketika malam itu. Korban sempat keluar tenda dan muntah, kemudian korban bilang dia mual dan pusing.

Korban bersama rombongan segera berkemas untuk turun gunung. Namun, kondisi korban semakin lemah dan pucat saat perjalanan menuju ke Ranupati.

“korban Sahat terlihat pucat, bengong, linglung dan pandangan kosong, serta tidak kuat jalan. Korban sempat digendong untuk turun, namun teman korban tidak kuat dan memutuskan untuk meminta bantuan petugas di Pos Ranupani, sehingga mereka menunggu bantuan di Jambangan,” ujarnya.

Korban pun terus muntah dan badannya menjadi panas, sesak napas dan tak mampu berkomunikasi. Tim evakuasi tiba di lokasi dan memberikan bantuan oksigen. Namun sayang, napas korban terhenti bersama denyut jantung dan nadinya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal
Politik - Minggu, 19 Februari 2017 - 11:50 WIB

PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal

Ketua Bidang Hukum DPP PDIP, Trimedya Panjaitan menuding partai pendukung selain PDIP lemah mengintensifkan dukungan dari bawah dan kurang memiliki ...
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:50 WIB

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim mundur secara resmi. Juru bicara PTFI, Riza Pratama pun ...
KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:42 WIB

KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun

Ada tiga perkara yang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berikan kepada Walikota Madiun Bambang Irianto (BI) sebagai tersangka tindak pidana korupsi. ...
Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 17:59 WIB

Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz mengatakan tingkat partisipasi pemilih pada pilkada DKI Jakarta 2017 meningkat. ...
PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 15:17 WIB

PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto, tengah mengumpulkan masukan dari sejumlah kader dan simpatin dalam penentuan sikap politik ...
Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan
Peristiwa - Sabtu, 18 Februari 2017 - 13:23 WIB

Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan

Sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Presiden Jokowi yang membiarkan Ahok kembali menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta meski menyandang status ...