Minggu, 28 Mei 2017 | 11.51 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Masuk Angin, Pasaribu Meninggal Dunia di Gunung Semeru

Masuk Angin, Pasaribu Meninggal Dunia di Gunung Semeru

Sabtu, 8 Oktober 2016 - 20:13 WIB

IMG-17707

Ilustrasi Gunung Semeru (kininews/ist)

LUMAJANG , kini.co.id – Tim evakuasi pendaki Gunung Semeru Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, memastikan seorang pendaki atas nama Sahat M Pasaribu meninggal dunia, Sabtu (8/10/2016). Pasaribu saat itu masih mendapatkan pertolongan dan akhirnya napasnya terhenti.

Kepala Subbagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Antong Hartadi mengatakan denyut nadi dan jantung korban terhenti. Walaupun tim sempat memberikannya pertolongan pertama.

Menurutnya, korban bersama rombongan berjumlah 13 orang dan terdata di Pos Ranupati, Rabu (5/10) kemarin. Bahkan sebelum mereka mendaki, sempat mengikuti arahan dari petugas.

“Mereka juga bermalam di Ranu Kumbolo dengan mendirikan tiga tenda, lalu besoknya mereka bergerak ke Pos Kalimati. Itu batas terakhir pendakian gunung Semeru,”kata Antong.

Tapi, data dari TNBTS, Pasaribu mengeluh masuk angin dan sedikit makan ketika malam itu. Korban sempat keluar tenda dan muntah, kemudian korban bilang dia mual dan pusing.

Korban bersama rombongan segera berkemas untuk turun gunung. Namun, kondisi korban semakin lemah dan pucat saat perjalanan menuju ke Ranupati.

“korban Sahat terlihat pucat, bengong, linglung dan pandangan kosong, serta tidak kuat jalan. Korban sempat digendong untuk turun, namun teman korban tidak kuat dan memutuskan untuk meminta bantuan petugas di Pos Ranupani, sehingga mereka menunggu bantuan di Jambangan,” ujarnya.

Korban pun terus muntah dan badannya menjadi panas, sesak napas dan tak mampu berkomunikasi. Tim evakuasi tiba di lokasi dan memberikan bantuan oksigen. Namun sayang, napas korban terhenti bersama denyut jantung dan nadinya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Anak Suku Baduy Diajak Wisata ke TMII dan Monas Pada One Day for Children
Pendidikan - Minggu, 28 Mei 2017 - 11:31 WIB

Anak Suku Baduy Diajak Wisata ke TMII dan Monas Pada One Day for Children

Mentri Sosial, Khofifah Indhar Parawansa dalam akhir kunjunganya ke lokasi korban kebakaran warga Baduy Luar, Sabtu (27/5) sempat berdialog cukup ...
Kemensos Salurkan Rp3,2 Miliar Bantuan Kebakaran Bagi Suku Baduy Luar
Peristiwa - Minggu, 28 Mei 2017 - 10:57 WIB

Kemensos Salurkan Rp3,2 Miliar Bantuan Kebakaran Bagi Suku Baduy Luar

Ratusan korban kebakaran Kampung Cisaban, Desa Kanekes, Baduy Luar, Lebak, Banten, pada Selasa (23/5) lalu mendapatkan perhatian serius pemerintah melalui ...
Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:23 WIB

Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,

Cuitan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, dalam akun twitternya yang bercanda soal sahur dan buka puasa harus makan ikan ...
Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:05 WIB

Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo akan segera mengganti Irjen Kemendes PDTT, Sugito ...
Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan
Nasional - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:27 WIB

Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengungkapkan kegaulauannya dengan situasi saat ini, dimana muncul ancaman terhadap kebinekaan.Salah satunya ...
Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:11 WIB

Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka

Wakil Ketua KPK, La Ode Syarif mengatakan dalam OTT BPK dan Kemendes PDTT, empat orang ditetapkan sebagai tersangka yaitu SUG ...