Kamis, 30 Maret 2017 | 15.52 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Permudah Haji dan Umrah, BNI Syariah Terbitkan Kartu Co Branding iB Hasanah Card

Permudah Haji dan Umrah, BNI Syariah Terbitkan Kartu Co Branding iB Hasanah Card

Reporter : Fadilah | Senin, 10 Oktober 2016 - 12:38 WIB

IMG-17723

BNI Syariah Terbitkan Kartu Co Branding iB Hasanah Card. (Kininews/FADILLAH)

Jakarta, kini.co.id – Animo masyarakat muslim Indonesia untuk beribadah umrah dan haji terus meningkat dari tahun ke tahun.

Begitu tingginya minat itu, pemerintah pun akhirnya berhasil memperjuangkan tambahan kuota haji sebanyak 10.000 jamaah dari pemerintah kerajaan Arab Saudi, mulai musim haji 2016.

Data Kementerian Agama (Kemenag) RI menunjukkan, pada musim haji 2015, jamaah haji reguler Indonesia mencapai 168.000 orang.

Mengiringi tingginya jumlah jamaah haji, jamaah umrah juga terus meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan, umrah kini banyak dikemas dengan sejumlah destinasi tambahan.

Merespons dinamika tingginya animo ibadah umrah dan haji dikaitkan dengan perubahan sikap mental jamaah, BNI Syariah bekerjasama dengan Aerohajj meluncurkan kartu co branding iB Hasanah Card.

“Kartu ini ditujukan untuk mempermudah jamaah haji dan umrah Aerohajj dalam bertransaksi non tunai di tanah suci melalui jaringan Mastercard, tutur Direktur Utama BNI Syariah Imam Teguh Saptono, di Jakarta, Senin, (10/10/2016).

Lebih lanjut dia mengatakan kartu ini juga berfungsi sebagai kartu alumni yang di desain khusus sehingga jamaah memiliki memori perjalanan ibadah mereka serta mempermudah jalinan silaturahmi antar alumni.

Selain dapat bertransaksi non tunai di jaringan mastercard di tanah suci, pemegang kartu Co-Branding ini juga dapat menikmati harga khusus melalui program diskon yang ditawarkan untuk menginap di hotel-hotel yang berada dalam pengelolaan Aero Wisata yang juga tergabung dalam Garuda Indonesia Group.

Benefit ini bersifat khusus dan menjadi pembeda dengan kartu iB Hasanah reguler lainnya.

“Selain itu jamaah juga dapat menikmati penawaran menarik di merchant-merchant Halal Mastercard,” katanya.

Dia menambahkan jenis kartu co-branding adalah kartu iB Hasanah Card yang didesain untuk dua tipe kartu yaitu Gold dan Platinum.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hakim Belum mau Tetapkan Miryam Haryani sebagai Tersangka
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 15:11 WIB

Hakim Belum mau Tetapkan Miryam Haryani sebagai Tersangka

Majelis Hakim kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) TA 2011-2012 dengan terdakwa Irman dan Sugiharto ...
Jaksa KPK Minta Miryam Haryani Ditetapkan Menjadi Tersangka
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:55 WIB

Jaksa KPK Minta Miryam Haryani Ditetapkan Menjadi Tersangka

Sidang konfrontir antara Politisi Hanura, Miryam S Haryani dengan tiga penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, Ambarita Damanik, dan ...
Disarankan Kembalikan Uang Korupsi e-KTP, Miryam Haryani: Habis Saya!
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:40 WIB

Disarankan Kembalikan Uang Korupsi e-KTP, Miryam Haryani: Habis Saya!

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan membenarkan bahwa dia pernah menyarankan kepada Politisi Miryam S Haryani untuk mengembalikan uang ...
Aksi 313 Ibarat Perang Badar
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:15 WIB

Aksi 313 Ibarat Perang Badar

Forum Umat Islam (FUI) menyebutkan momentum aksi 313 yang menuntut pencopotan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, ...
Wow! Ganjar Pranowo Tahu Soal Bagi-Bagi Uang
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:12 WIB

Wow! Ganjar Pranowo Tahu Soal Bagi-Bagi Uang

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo rupanya mengetahui perihal bagi-bagi uang hasil dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP APBN TA 2011-2012.Demikian ...
Novel Baswedan Akui Makan Kue Durian Saat Periksa Miryam Haryani
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 12:54 WIB

Novel Baswedan Akui Makan Kue Durian Saat Periksa Miryam Haryani

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, tak menampik terkait pengakuan Politisi Hanura, Miryam S Haryani yang merasa terganggu olehnya ...