Senin, 23 April 2018 | 03.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Helikopter Mendadak Mendarat, Susi Air : Sudah Sesuai SOP

Helikopter Mendadak Mendarat, Susi Air : Sudah Sesuai SOP

Reporter : Fadilah | Senin, 10 Oktober 2016 - 16:36 WIB

IMG-17730

Helikopter Menteri Susi. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Corporate Secretary Susi Air, Kris Ingram mengatakan pendaratan darurat (emergency) helikopter yang ditumpangi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti di lapangan sepak bola Banyu Urip, Temanggung, Jawa Tengah pada Minggu (9/10/2016) kemarin sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Jadi sama sekali tidak mengalami keeusakan, (pemberitaan) yang menyatakan Emergency Landing sesuatu yang identik pada kerusakan mesin ini tidak benar,” tegasnya di Jakarta, Senin, (10/10/2016).

Dia menjelaskan pendaratan yang dilakukan di Temanggung tersebut sebenarnya merupakan suatu tindakan pengalihan (Divert) penerbangan dari bandara tujun awal yakni Bandara Adisoetjipto, Yogyakarta.

“Adapun keputusan pilot untuk melakukan divert (pengalihan) penerbangan dari Karimunjawa hingga mendarat di Temanggung itu memang karena cuaca buruk,” katanya.

Untuk itu lanjutnya mau tidak mau pilot langsung meminta pendapat penumpang untuk pengambilan keputusan pendaratan alternatif yang tidak sesuai dengan bandara tujuan awal.

“Meskipun kemampuan mendaratnya di lapangan bola sekalipun,” tandasnya.

Sebagai informasi helikopter yang ditumpangi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendarat darurat di lapangan sepak bola Banyuurip, Temanggung, Jawa Tengah, Minggu, (9/10/2016) sore. Kunjungan Susi yang tiba-tiba itu sontak mengagetkan lantaran tengah ada pertandingan bola di lapangan itu.

Susi bersama rombongan berjumlah enam orang lainnya baru saja menempuh perjalanan dari Karimunjawa. Sedianya Menteri Susi akan menghadiri pertemuan tingkat tinggi International Fishcrime Symposium di Yogyakarta.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...