Senin, 24 April 2017 | 22.14 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Helikopter Mendadak Mendarat, Susi Air : Sudah Sesuai SOP

Helikopter Mendadak Mendarat, Susi Air : Sudah Sesuai SOP

Reporter : Fadilah | Senin, 10 Oktober 2016 - 16:36 WIB

IMG-17730

Helikopter Menteri Susi. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Corporate Secretary Susi Air, Kris Ingram mengatakan pendaratan darurat (emergency) helikopter yang ditumpangi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti di lapangan sepak bola Banyu Urip, Temanggung, Jawa Tengah pada Minggu (9/10/2016) kemarin sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Jadi sama sekali tidak mengalami keeusakan, (pemberitaan) yang menyatakan Emergency Landing sesuatu yang identik pada kerusakan mesin ini tidak benar,” tegasnya di Jakarta, Senin, (10/10/2016).

Dia menjelaskan pendaratan yang dilakukan di Temanggung tersebut sebenarnya merupakan suatu tindakan pengalihan (Divert) penerbangan dari bandara tujun awal yakni Bandara Adisoetjipto, Yogyakarta.

“Adapun keputusan pilot untuk melakukan divert (pengalihan) penerbangan dari Karimunjawa hingga mendarat di Temanggung itu memang karena cuaca buruk,” katanya.

Untuk itu lanjutnya mau tidak mau pilot langsung meminta pendapat penumpang untuk pengambilan keputusan pendaratan alternatif yang tidak sesuai dengan bandara tujuan awal.

“Meskipun kemampuan mendaratnya di lapangan bola sekalipun,” tandasnya.

Sebagai informasi helikopter yang ditumpangi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendarat darurat di lapangan sepak bola Banyuurip, Temanggung, Jawa Tengah, Minggu, (9/10/2016) sore. Kunjungan Susi yang tiba-tiba itu sontak mengagetkan lantaran tengah ada pertandingan bola di lapangan itu.

Susi bersama rombongan berjumlah enam orang lainnya baru saja menempuh perjalanan dari Karimunjawa. Sedianya Menteri Susi akan menghadiri pertemuan tingkat tinggi International Fishcrime Symposium di Yogyakarta.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel
Nasional - Senin, 24 April 2017 - 17:41 WIB

Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan tim dokter yang menangani Novel Baswedan ada empat tindakan. Setelah penyidik ...
Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya
Hukum - Senin, 24 April 2017 - 13:42 WIB

Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya

Sidang lanjutan dugaan penistan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Selasa (25/4) dengan agenda nota pembelaan atau pledoi.Menurut ...
Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018
Politik - Senin, 24 April 2017 - 12:53 WIB

Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak gelombang ke tiga diusulkan digelar pada 27 Juni 2018 mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah ...
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...