Senin, 26 Juni 2017 | 00.10 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Helikopter Mendadak Mendarat, Susi Air : Sudah Sesuai SOP

Helikopter Mendadak Mendarat, Susi Air : Sudah Sesuai SOP

Reporter : Fadilah | Senin, 10 Oktober 2016 - 16:36 WIB

IMG-17730

Helikopter Menteri Susi. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Corporate Secretary Susi Air, Kris Ingram mengatakan pendaratan darurat (emergency) helikopter yang ditumpangi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti di lapangan sepak bola Banyu Urip, Temanggung, Jawa Tengah pada Minggu (9/10/2016) kemarin sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Jadi sama sekali tidak mengalami keeusakan, (pemberitaan) yang menyatakan Emergency Landing sesuatu yang identik pada kerusakan mesin ini tidak benar,” tegasnya di Jakarta, Senin, (10/10/2016).

Dia menjelaskan pendaratan yang dilakukan di Temanggung tersebut sebenarnya merupakan suatu tindakan pengalihan (Divert) penerbangan dari bandara tujun awal yakni Bandara Adisoetjipto, Yogyakarta.

“Adapun keputusan pilot untuk melakukan divert (pengalihan) penerbangan dari Karimunjawa hingga mendarat di Temanggung itu memang karena cuaca buruk,” katanya.

Untuk itu lanjutnya mau tidak mau pilot langsung meminta pendapat penumpang untuk pengambilan keputusan pendaratan alternatif yang tidak sesuai dengan bandara tujuan awal.

“Meskipun kemampuan mendaratnya di lapangan bola sekalipun,” tandasnya.

Sebagai informasi helikopter yang ditumpangi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendarat darurat di lapangan sepak bola Banyuurip, Temanggung, Jawa Tengah, Minggu, (9/10/2016) sore. Kunjungan Susi yang tiba-tiba itu sontak mengagetkan lantaran tengah ada pertandingan bola di lapangan itu.

Susi bersama rombongan berjumlah enam orang lainnya baru saja menempuh perjalanan dari Karimunjawa. Sedianya Menteri Susi akan menghadiri pertemuan tingkat tinggi International Fishcrime Symposium di Yogyakarta.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...
Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:32 WIB

Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI

Tim GNPF-MUI menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/6). Pertemuan Presiden dengan GNPF MUI cukup mendadak ...
Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut
Nasional - Minggu, 25 Juni 2017 - 21:37 WIB

Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut

Paska insiden penyerangan yang dilakukan Hendra dan Sawaludin Pakhpahan, yang diduga merupakan pendukung Islamic State terhadap anggota polisi di ...
Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 20:59 WIB

Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut

Dua orang pelaku yang diduga merupakan pendukung Islamic State , melakukan penyerangan terhadap dua anggota Polda Sumatera Utara yang tengah ...
Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 11:01 WIB

Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir dalam khutbah Idul Fitri 1438 Hijriyah di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (25/6) menyebutkan ...