Rabu, 18 Januari 2017 | 12.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Ketum PSI: Mendirikan Parpol Baru Itu Tidak Mudah, Kami Bersyukur Lolos

Ketum PSI: Mendirikan Parpol Baru Itu Tidak Mudah, Kami Bersyukur Lolos

Selasa, 11 Oktober 2016 - 14:53 WIB

IMG-17756

PSI lolos verifikasi. (Kininews/RAKISA)

Jakarta, kini.co.id – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akhirnya resmi sebagai partai politik pendatang baru yang lolos verifikasi badan hukum oleh Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Jum’at (7/10/2016) lalu, dari lima parpol yang mendaftar di Kemenkumham.

Selanjutnya, terget parpol yang didominasi pengurusnya anak muda ini akan mempersiapkan tahap berikutnya, yakni persiapan verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Verifikasi KPU ini menjadi prasyarat terakhir bagi PSI sebelum akhirnya nanti bisa mengikuti Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Grace Natalia mengaku persyaratan mendirikan partai politik bukanlah hal yang mudah dengan syarat-syarat seperti wajib memiliki kepengurusan di 34 provinsi, minimal 386 Kabupaten/Kota atau 75 persen dari 514 kabupaten/kota, dan minimal 2.610 dari 5.210 kecamatan dari otal kecamatan di seluruh Indonesia berjumlah 7.227.

“Sungguh bukan hal yang mudah dipenuhi mendirikan parpol ini, tapi kami bersyukur sebagai satu-satunya parpol baru yang lolos badan hukum, selanjutnya kami fokus verifikasi KPU,” tegas Grace dalam media gatheringnya di Warung Tekko, Pasar Fsetival, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2016).

Grace menambahkan, persyaratan lainnya yang harus dipenuhi selain kepengurusan adalah diwajibkan menyertakan perjanjian sewa atau pinjam kantor minimal 30 persen, begitu pun keterwakilan perempuan dalam struktur kepengurusan dan berbagai kewajiban admistrasi lainnya.

Semua itu, kata Grace membutuhkan biaya besar namun untungnya seluruh pengurus bersedia menjadikan rumahnya sebagai kantor secara gratis sehingga tidak banyak biaya yang dikeluarkan untuk sewa kantor.

“Kami minta kesediaan pengurus untuk mengkontribusikan rumahnya diipakai menjadi kantor secara gratis. Awalnya ragu apa ada yang mau, ternyata setelah kita jalani, kita yakinkan, mereka mau hampir seluurhnya,” kata Grace.

Untuk membiayai partainya ke depan, Grace akan meluncurkan sebuah toko online. Langkah ini merupakan upaya kreatif dalam menggali pendanaan parpolnya. Ia pun meyakini masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk hal itu.

Raja Juli Antoni, Sekjen PSI menambahkan untuk persiapan verifikasi KPU selanjutnya, PSI akan melakukan kampanye di berbagai daerah dalam meningkatkan awareness publik.

“Kita akan kebut persiapan verifikasi KPU. Target kita Juni tahun depan selesai,” kata Antoni.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:34 WIB

2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran

Sepanjang tahun 2016, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tealh meraup Rp48,53 triliun dari iuran. Jumlah ini naik 14 persen ...
Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Peristiwa - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:30 WIB

Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki dugaan penghinaan bendera Merah Putih bergambar pedang dan tulisan kalimat tauhid ...
Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:14 WIB

Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (18/1/2017). Ia datang untuk ...
FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:28 WIB

FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri

Atas sejumlah hal, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab meminta Kapolri mencopot Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan ...
Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:01 WIB

Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan

Kasus perampokan dan pembunuhan di rumah mewah kawasan Pulomas Jakarta Timur tuntas dalam waktu singkat. Bagaimana tidak, anggota Polda Metro ...
Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 10:44 WIB

Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?

Ormas Islam, terutama Front Pembela Islam (FPI) kerap kali dituding sebagai ormas anti Pancasila. Ormas bentukan Habib Rizieq Shihab itu ...