Rabu, 26 Juli 2017 | 13.30 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Ketum PSI: Mendirikan Parpol Baru Itu Tidak Mudah, Kami Bersyukur Lolos

Ketum PSI: Mendirikan Parpol Baru Itu Tidak Mudah, Kami Bersyukur Lolos

Selasa, 11 Oktober 2016 - 14:53 WIB

IMG-17756

PSI lolos verifikasi. (Kininews/RAKISA)

Jakarta, kini.co.id – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akhirnya resmi sebagai partai politik pendatang baru yang lolos verifikasi badan hukum oleh Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Jum’at (7/10/2016) lalu, dari lima parpol yang mendaftar di Kemenkumham.

Selanjutnya, terget parpol yang didominasi pengurusnya anak muda ini akan mempersiapkan tahap berikutnya, yakni persiapan verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Verifikasi KPU ini menjadi prasyarat terakhir bagi PSI sebelum akhirnya nanti bisa mengikuti Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Grace Natalia mengaku persyaratan mendirikan partai politik bukanlah hal yang mudah dengan syarat-syarat seperti wajib memiliki kepengurusan di 34 provinsi, minimal 386 Kabupaten/Kota atau 75 persen dari 514 kabupaten/kota, dan minimal 2.610 dari 5.210 kecamatan dari otal kecamatan di seluruh Indonesia berjumlah 7.227.

“Sungguh bukan hal yang mudah dipenuhi mendirikan parpol ini, tapi kami bersyukur sebagai satu-satunya parpol baru yang lolos badan hukum, selanjutnya kami fokus verifikasi KPU,” tegas Grace dalam media gatheringnya di Warung Tekko, Pasar Fsetival, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2016).

Grace menambahkan, persyaratan lainnya yang harus dipenuhi selain kepengurusan adalah diwajibkan menyertakan perjanjian sewa atau pinjam kantor minimal 30 persen, begitu pun keterwakilan perempuan dalam struktur kepengurusan dan berbagai kewajiban admistrasi lainnya.

Semua itu, kata Grace membutuhkan biaya besar namun untungnya seluruh pengurus bersedia menjadikan rumahnya sebagai kantor secara gratis sehingga tidak banyak biaya yang dikeluarkan untuk sewa kantor.

“Kami minta kesediaan pengurus untuk mengkontribusikan rumahnya diipakai menjadi kantor secara gratis. Awalnya ragu apa ada yang mau, ternyata setelah kita jalani, kita yakinkan, mereka mau hampir seluurhnya,” kata Grace.

Untuk membiayai partainya ke depan, Grace akan meluncurkan sebuah toko online. Langkah ini merupakan upaya kreatif dalam menggali pendanaan parpolnya. Ia pun meyakini masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk hal itu.

Raja Juli Antoni, Sekjen PSI menambahkan untuk persiapan verifikasi KPU selanjutnya, PSI akan melakukan kampanye di berbagai daerah dalam meningkatkan awareness publik.

“Kita akan kebut persiapan verifikasi KPU. Target kita Juni tahun depan selesai,” kata Antoni.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:19 WIB

Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK

Laksmana Sukardi, Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akhrinya datang memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ...
Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:02 WIB

Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito

Pucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya resmi diganti dari Inspektur Jendral M Iriawan kepada Inspektur Jendral Idham Azis dalam ...
Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 12:06 WIB

Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi

Genap 106 hari proses penyidikan yang dilakukan Polisi terkait teror penyiraman terhadap Novel Baswedan belum juga menemukan titik terang siapa ...
KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 11:59 WIB

KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Mahkota Negara, Marisi Martondang terkait kasus tindak pidana korupsi ...
KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:30 WIB

KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa penetapan tersangka terhadap Muchtar Effendi tidak berdasarkan pada dendam pribadi. Hal itu membantah tudingan ...
KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:17 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK

Tersangka kasus suap dalam pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Kemendes PDTT Tahun Anggaran 2016 yakni Rochmadi ...