Minggu, 19 Februari 2017 | 18.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Ketum PSI: Mendirikan Parpol Baru Itu Tidak Mudah, Kami Bersyukur Lolos

Ketum PSI: Mendirikan Parpol Baru Itu Tidak Mudah, Kami Bersyukur Lolos

Selasa, 11 Oktober 2016 - 14:53 WIB

IMG-17756

PSI lolos verifikasi. (Kininews/RAKISA)

Jakarta, kini.co.id – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akhirnya resmi sebagai partai politik pendatang baru yang lolos verifikasi badan hukum oleh Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Jum’at (7/10/2016) lalu, dari lima parpol yang mendaftar di Kemenkumham.

Selanjutnya, terget parpol yang didominasi pengurusnya anak muda ini akan mempersiapkan tahap berikutnya, yakni persiapan verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Verifikasi KPU ini menjadi prasyarat terakhir bagi PSI sebelum akhirnya nanti bisa mengikuti Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Grace Natalia mengaku persyaratan mendirikan partai politik bukanlah hal yang mudah dengan syarat-syarat seperti wajib memiliki kepengurusan di 34 provinsi, minimal 386 Kabupaten/Kota atau 75 persen dari 514 kabupaten/kota, dan minimal 2.610 dari 5.210 kecamatan dari otal kecamatan di seluruh Indonesia berjumlah 7.227.

“Sungguh bukan hal yang mudah dipenuhi mendirikan parpol ini, tapi kami bersyukur sebagai satu-satunya parpol baru yang lolos badan hukum, selanjutnya kami fokus verifikasi KPU,” tegas Grace dalam media gatheringnya di Warung Tekko, Pasar Fsetival, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2016).

Grace menambahkan, persyaratan lainnya yang harus dipenuhi selain kepengurusan adalah diwajibkan menyertakan perjanjian sewa atau pinjam kantor minimal 30 persen, begitu pun keterwakilan perempuan dalam struktur kepengurusan dan berbagai kewajiban admistrasi lainnya.

Semua itu, kata Grace membutuhkan biaya besar namun untungnya seluruh pengurus bersedia menjadikan rumahnya sebagai kantor secara gratis sehingga tidak banyak biaya yang dikeluarkan untuk sewa kantor.

“Kami minta kesediaan pengurus untuk mengkontribusikan rumahnya diipakai menjadi kantor secara gratis. Awalnya ragu apa ada yang mau, ternyata setelah kita jalani, kita yakinkan, mereka mau hampir seluurhnya,” kata Grace.

Untuk membiayai partainya ke depan, Grace akan meluncurkan sebuah toko online. Langkah ini merupakan upaya kreatif dalam menggali pendanaan parpolnya. Ia pun meyakini masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk hal itu.

Raja Juli Antoni, Sekjen PSI menambahkan untuk persiapan verifikasi KPU selanjutnya, PSI akan melakukan kampanye di berbagai daerah dalam meningkatkan awareness publik.

“Kita akan kebut persiapan verifikasi KPU. Target kita Juni tahun depan selesai,” kata Antoni.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal
Politik - Minggu, 19 Februari 2017 - 11:50 WIB

PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal

Ketua Bidang Hukum DPP PDIP, Trimedya Panjaitan menuding partai pendukung selain PDIP lemah mengintensifkan dukungan dari bawah dan kurang memiliki ...
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:50 WIB

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim mundur secara resmi. Juru bicara PTFI, Riza Pratama pun ...
KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:42 WIB

KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun

Ada tiga perkara yang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berikan kepada Walikota Madiun Bambang Irianto (BI) sebagai tersangka tindak pidana korupsi. ...
Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 17:59 WIB

Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz mengatakan tingkat partisipasi pemilih pada pilkada DKI Jakarta 2017 meningkat. ...
PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 15:17 WIB

PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto, tengah mengumpulkan masukan dari sejumlah kader dan simpatin dalam penentuan sikap politik ...
Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan
Peristiwa - Sabtu, 18 Februari 2017 - 13:23 WIB

Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan

Sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Presiden Jokowi yang membiarkan Ahok kembali menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta meski menyandang status ...