Senin, 19 Februari 2018 | 10.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>GAPPRI Minta Ditjen Cukai Perketat Pengawasan Rokok Illegal

GAPPRI Minta Ditjen Cukai Perketat Pengawasan Rokok Illegal

Reporter : Fadilah | Rabu, 12 Oktober 2016 - 13:07 WIB

IMG-17774

Ilustrasi Cukai Rokok (kininews/ist)

JAKARTA, kini.co.id – Ketua Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Kretek Indonesia (GAPPRI) Ismanu berharap Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dapat lebih memperketat dalam pengawasan dan menindak peredaran rokok illegal. Hal tersebut menyusul dikeluarkannya keputusan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait kenaikan cukai hasil tembakau.

Kata dia kenaikan cukai hasil tembakau dapat menyuburkan peredaran rokok dengan cukai palsu atau rokok illegal ditanah air. Pasalnya jika harga rokok legal lebih mahal jika dibandingkan dengan harga rokok illegal, maka hal tersebut dapat memicu konsumen untuk mencari rokok illegal.

“Dengan adanya pengetatan pengawasan dan tindakan tegas rokok ilegal akan semakin berkurang, dan diharapkan pasar akan diisi oleh industri rokok yang taat aturan,” tuturnya di Jakarta, Rabu, (12/10).

Diketahui pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dengan Nomor 147/PMK.010/2016.

Berdasarkan PMK kebaikan tarif tertinggi adalah 13,46% untuk jenis hail tembakau Sugaret Putih Mesin (SPM) dan terendah adalah sebesar 0% untuk hasil tembakau Sigaret Kretek Tangan (SKT) golongan IIIB, dengan kenaikan rata-rata tertimbang sebesar 10,54%.

Selain itu pemerintah juga menaikan harga jual eceran (HJE) rokok dengan rata-rata 12,26%.

Hal utama yang menjadi kenaikan tersebut adalah pengendalian produksi, tenaga kerja, rokok illegal, dan penerimaan cukai.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Nazaruddin dan Mekeng Dihadirkan dalam Sidang Setya Novanto Hari Ini
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 10:26 WIB

Nazaruddin dan Mekeng Dihadirkan dalam Sidang Setya Novanto Hari Ini

Sidang perkara korupsi pengadaan e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto kembali digelar.Agendanya adalah pemeriksaan sejumlah saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut ...
Ini Tanggapan Fadli Zon Soal Video Anies Dihadang Paspampres
Politik - Senin, 19 Februari 2018 - 10:05 WIB

Ini Tanggapan Fadli Zon Soal Video Anies Dihadang Paspampres

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, menyayangkan insiden pencegahan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) ...
Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes
Ekonomi - Sabtu, 17 Februari 2018 - 16:21 WIB

Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes

Untuk meningkatkan tingkat literasi masyarakat terhadap produk-produk Industri Jasa Keuangan (IJK), PT Pegadaian (Persero) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Otoritas ...
KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019
Politik - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:17 WIB

KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan sebanyak 14 partai politik resmi menjadi peserta pemilu 2019, empat diantaranya merupakan parpol baru.Adapun ...
92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:02 WIB

92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut

PT Jasa Marga memprediksikan puncak arus balik libur Imlek terjadi pada Ahad (18/2) besok melalui GT Cikarang Utama menuju Jakarta."Sebanyak ...
KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 10:42 WIB

KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengkritik penjelasan kepolisian mengenai penyebab kematian terduga teroris Muhamad Jefri alias ...