Jumat, 20 Januari 2017 | 06.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>GAPPRI Minta Ditjen Cukai Perketat Pengawasan Rokok Illegal

GAPPRI Minta Ditjen Cukai Perketat Pengawasan Rokok Illegal

Reporter : Fadilah | Rabu, 12 Oktober 2016 - 13:07 WIB

IMG-17774

Ilustrasi Cukai Rokok (kininews/ist)

JAKARTA, kini.co.id – Ketua Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Kretek Indonesia (GAPPRI) Ismanu berharap Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dapat lebih memperketat dalam pengawasan dan menindak peredaran rokok illegal. Hal tersebut menyusul dikeluarkannya keputusan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait kenaikan cukai hasil tembakau.

Kata dia kenaikan cukai hasil tembakau dapat menyuburkan peredaran rokok dengan cukai palsu atau rokok illegal ditanah air. Pasalnya jika harga rokok legal lebih mahal jika dibandingkan dengan harga rokok illegal, maka hal tersebut dapat memicu konsumen untuk mencari rokok illegal.

“Dengan adanya pengetatan pengawasan dan tindakan tegas rokok ilegal akan semakin berkurang, dan diharapkan pasar akan diisi oleh industri rokok yang taat aturan,” tuturnya di Jakarta, Rabu, (12/10).

Diketahui pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dengan Nomor 147/PMK.010/2016.

Berdasarkan PMK kebaikan tarif tertinggi adalah 13,46% untuk jenis hail tembakau Sugaret Putih Mesin (SPM) dan terendah adalah sebesar 0% untuk hasil tembakau Sigaret Kretek Tangan (SKT) golongan IIIB, dengan kenaikan rata-rata tertimbang sebesar 10,54%.

Selain itu pemerintah juga menaikan harga jual eceran (HJE) rokok dengan rata-rata 12,26%.

Hal utama yang menjadi kenaikan tersebut adalah pengendalian produksi, tenaga kerja, rokok illegal, dan penerimaan cukai.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Siswa SMA di Bekasi Terlibat Prostitusi Online
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 23:17 WIB

Siswa SMA di Bekasi Terlibat Prostitusi Online

Empat orang pelaku berhasil diamankan Polres Metropolitan Bekasi Kota terkait dugaan kasus prostitusi online yang melibatkan anak di usia dini ...
Ini Modus Operandi Skandal Emirsyah Satar dengan Rolls Royce
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 21:17 WIB

Ini Modus Operandi Skandal Emirsyah Satar dengan Rolls Royce

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil membongkar praktik suap antara petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia dengan perusahaan terkemuka Rolls ...
KPK : Skandal Emirsyah Satar Tergolong Korupsi Lintas Negara
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 20:47 WIB

KPK : Skandal Emirsyah Satar Tergolong Korupsi Lintas Negara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menjadi tersangka kasus dugaan suap ...
Pasar Senen Terbakar, Ahok Salahkan Pedagang
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 19:29 WIB

Pasar Senen Terbakar, Ahok Salahkan Pedagang

Ribuan kios di Pasar Senen, Jakarta Pusat yang ludes terbakar, Kamis (19/1) pagi tadi, disayangkan Gubernur DKI Jakarta non aktif ...
KPK Tetapkan Mantan Dirut Garuda jadi Tersangka
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 18:14 WIB

KPK Tetapkan Mantan Dirut Garuda jadi Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menjadi tersangka. Ia diduga menerima ...
Ditetapkan Menjadi Tersangka oleh KPK, Garuda : Kami Akan Kooperatif
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 16:06 WIB

Ditetapkan Menjadi Tersangka oleh KPK, Garuda : Kami Akan Kooperatif

Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia Benny S Butarbutar, mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada KPK dalam penuntasan kasus dugaan ...