Kamis, 23 Maret 2017 | 09.16 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Mentri Agama Apresiasi MUI yang Maafkan Ahok

Mentri Agama Apresiasi MUI yang Maafkan Ahok

Reporter : Rakisa | Rabu, 12 Oktober 2016 - 21:02 WIB

IMG-17784

Ahok ketika berada di kepulauan seribu yang diduga melakukan pelanggaran sara. (Kininews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengajak umat Islam untuk memaafkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dianggap telah melecehkan Al-Qur’an Surat Al Maidah ayat 51.

Menurut Lukman dirinya telah bertemu Ketua Umum MUI, KH Ma’ruf Amin dan berbincang soal Ahok. Dalam perbincangannya, Kyai Ma’ruf sudah menyatakan menerima permintaan maaf Ahok. Meski sejumlah ormas dan LSM sudah melaporkan Ahok atas dugaan penistaan agama karena mengutip Al maidah ayat 51 untuk kepentingannya.

“Kami pemerintah mengapreasiasi langkah MUI yang memberikan maaf kepada pihak-pihak yang telah meminta maaf, soal persoalan hukum serahkan kepada aparat kepolisian,” kata Lukman di MH Tharim, Jakarta, Rabu (12/10/2016).

Untuk itu, Lukman juga mengapresiasi upaya publik yang tidak main hakim sendiri dengan membawa persoalan dugaan penistaan agama itu ke Kepolisian RI.

Dengan begitu, kata dia, persoalan Ahok itu akan diselesaikan secara hukum, bukan dengan tindakan anarkis.

“Dengan membawa ke proses hukum menjadi langkah yang kami apreasiasi, umat Islam secara dewasa dan bijak tidak menempuh cara main hakim sendiri. Tapi membawa persoalan pro kontra diselesaikan secara beradab melalui jalur hukum,” kata Lukman.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...
Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang
Hukum - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:19 WIB

Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang

Wakil Ketua DPR, Fachri Hamzah menegaskan namanya disebut dalam sidang kasus suap pajak PT EK Prima (EKP) adalah sebuah kekonyolan.Fahri ...
Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?
Nasional - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:13 WIB

Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?

Pengamat Transportasi, Azas Tigor Nainggolan mempertanyakan Undang-undang terkait pengenaan pajak terhadap transportasi online. Hal tersebut merespon statment pemerintah yang sering ...