Senin, 29 Mei 2017 | 01.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ustadz asal Majalengka ini Masih Percaya Uangnya Bakal Cair dari Dimas Kanjeng

Ustadz asal Majalengka ini Masih Percaya Uangnya Bakal Cair dari Dimas Kanjeng

Reporter : Rakisa | Rabu, 12 Oktober 2016 - 23:14 WIB

IMG-17785

Ustadz AS, yang mengaku asal Kabupaten Majalengka, Jabar memperlihatkan lembaran Bai'at sebagai Santri Kanjeng Dimas Taat Pribadi. (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Meski dalam pesan berantai yang beredar di awak media, tidak ada satupun pengikut Dimas Kanjeng asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sebagaimana dirilis pihak Kepolisian Jawa Timur.

Namun pengakuan mengejutkan datang dari salah satu pengikut Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang berada di Kota Angin tersebut.

Sebut saja, seorang guru ngaji atau biasa dipanggil Ustadz AS, warga Kecamatan Cigasong ini membuat pengakuan kepada awak media setempat yang masih meyakini bahwa uang yang pernah ia gandakan sebesar Rp 6 juta suatu saat akan cair menjadi sebesar Rp 50 miliar.

“Saya dikenalkan dari teman asal Cirebon, pengakuan dia sudah tiga kali, bahkan saya sudah ikut menggandakan uang dengan mahar pertama Rp 3,5 dan mahar kedua Rp 2 juta,” kata Ustadz AS di Masjid Keluarahan Majalengka Kulon, Kabupaten Majalengka, Rabu (12/10/2016) petang.

Ia mengaku menjadi murid sang guru yang dinilai sosok fenomenal itu, bahkan menurutnya ajaran yang disampaikan Kanjeng Dimas tersebut masih tergolong umum, seperti dzikir, tahlil dan membaca surah Yaasin.

Santri Kanjeng Dimas, kata Ustazd AS ini, terbagi menjadi kelas yaitu santri Kabupaten dengan setoran mahar Rp.3,5 juta, santri Provinsi dengan setoran mahar Rp.7,5 juta dan santri Pusat dengan setoran mahar tidak terbatas.

“Yang mahar Rp 3,5 juta nanti mendapat Rp 50 milyar dan mahar Rp 7,5 juta mendapat Rp. 100 milyar,” ungkapnya.

Disinggung apa saja kegiatan yang dilakukan di Padepokan Dimas Kanjeng, tambahnya setiap hari melakukan dzikir dan istigotsah membaca tawasul, Yasin, sholawat terus doa dengan istigotsah akbar setelah sholat magrib.

Apakah dirinya tetap berkeyakinan dan masih percaya dengan sosok Kanjeng Dimas walaupun saat ini sang maha guru telah ditahan pihak Kepolisian karena kasus pembunuhan.

“Saya masih yakin 70 persen, uang saya akan cair saya langsung ketemu dan pernah karena pernah diperlihatkan tumpukan uang rupiah, dollar dan mata uang asing lainnya sampai 15 meter dan setinggi 3 meter dan semuanya itu asli,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Satuan Intelijen Keamanan Polres Majalengka, Ajun Komisaris Dadang Surahidayat saat dikonfirmasi Kininews, mengaku masih akan mendalami pengakuan pengikut Kanjeng Dimas asal Kabupaten Majalengka tersebut. Termasuk akan melakukan pendataan berapa jumlah pengikutnya.

“Masih saya dalami, pengakuan ustadz S akan kita ungkap siapa saja yang menjadi pengikut, kemudian baru kita akan melakukan koordinasi dengan MUI dan Pemda,” kata perwira polisi yang sudah hampir lima tahun menjabat Kasat Intelkam.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Besok Sore Halte Transjakarta Kampung Melayu Kembali Beroperasi
Peristiwa - Minggu, 28 Mei 2017 - 13:54 WIB

Besok Sore Halte Transjakarta Kampung Melayu Kembali Beroperasi

Paska ledakan yang terjadi di kawasan Terminal Kampung Melayu, aktivitas Halte Transjakarta yang sempat terhenti beberapa hari akibat terkena ledakan ...
Anak Suku Baduy Diajak Wisata ke TMII dan Monas Pada One Day for Children
Pendidikan - Minggu, 28 Mei 2017 - 11:31 WIB

Anak Suku Baduy Diajak Wisata ke TMII dan Monas Pada One Day for Children

Mentri Sosial, Khofifah Indhar Parawansa dalam akhir kunjunganya ke lokasi korban kebakaran warga Baduy Luar, Sabtu (27/5) sempat berdialog cukup ...
Kemensos Salurkan Rp3,2 Miliar Bantuan Kebakaran Bagi Suku Baduy Luar
Peristiwa - Minggu, 28 Mei 2017 - 10:57 WIB

Kemensos Salurkan Rp3,2 Miliar Bantuan Kebakaran Bagi Suku Baduy Luar

Ratusan korban kebakaran Kampung Cisaban, Desa Kanekes, Baduy Luar, Lebak, Banten, pada Selasa (23/5) lalu mendapatkan perhatian serius pemerintah melalui ...
Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:23 WIB

Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,

Cuitan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, dalam akun twitternya yang bercanda soal sahur dan buka puasa harus makan ikan ...
Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:05 WIB

Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo akan segera mengganti Irjen Kemendes PDTT, Sugito ...
Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan
Nasional - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:27 WIB

Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengungkapkan kegaulauannya dengan situasi saat ini, dimana muncul ancaman terhadap kebinekaan.Salah satunya ...