Jumat, 21 Juli 2017 | 15.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ustadz asal Majalengka ini Masih Percaya Uangnya Bakal Cair dari Dimas Kanjeng

Ustadz asal Majalengka ini Masih Percaya Uangnya Bakal Cair dari Dimas Kanjeng

Reporter : Rakisa | Rabu, 12 Oktober 2016 - 23:14 WIB

IMG-17785

Ustadz AS, yang mengaku asal Kabupaten Majalengka, Jabar memperlihatkan lembaran Bai'at sebagai Santri Kanjeng Dimas Taat Pribadi. (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Meski dalam pesan berantai yang beredar di awak media, tidak ada satupun pengikut Dimas Kanjeng asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sebagaimana dirilis pihak Kepolisian Jawa Timur.

Namun pengakuan mengejutkan datang dari salah satu pengikut Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang berada di Kota Angin tersebut.

Sebut saja, seorang guru ngaji atau biasa dipanggil Ustadz AS, warga Kecamatan Cigasong ini membuat pengakuan kepada awak media setempat yang masih meyakini bahwa uang yang pernah ia gandakan sebesar Rp 6 juta suatu saat akan cair menjadi sebesar Rp 50 miliar.

“Saya dikenalkan dari teman asal Cirebon, pengakuan dia sudah tiga kali, bahkan saya sudah ikut menggandakan uang dengan mahar pertama Rp 3,5 dan mahar kedua Rp 2 juta,” kata Ustadz AS di Masjid Keluarahan Majalengka Kulon, Kabupaten Majalengka, Rabu (12/10/2016) petang.

Ia mengaku menjadi murid sang guru yang dinilai sosok fenomenal itu, bahkan menurutnya ajaran yang disampaikan Kanjeng Dimas tersebut masih tergolong umum, seperti dzikir, tahlil dan membaca surah Yaasin.

Santri Kanjeng Dimas, kata Ustazd AS ini, terbagi menjadi kelas yaitu santri Kabupaten dengan setoran mahar Rp.3,5 juta, santri Provinsi dengan setoran mahar Rp.7,5 juta dan santri Pusat dengan setoran mahar tidak terbatas.

“Yang mahar Rp 3,5 juta nanti mendapat Rp 50 milyar dan mahar Rp 7,5 juta mendapat Rp. 100 milyar,” ungkapnya.

Disinggung apa saja kegiatan yang dilakukan di Padepokan Dimas Kanjeng, tambahnya setiap hari melakukan dzikir dan istigotsah membaca tawasul, Yasin, sholawat terus doa dengan istigotsah akbar setelah sholat magrib.

Apakah dirinya tetap berkeyakinan dan masih percaya dengan sosok Kanjeng Dimas walaupun saat ini sang maha guru telah ditahan pihak Kepolisian karena kasus pembunuhan.

“Saya masih yakin 70 persen, uang saya akan cair saya langsung ketemu dan pernah karena pernah diperlihatkan tumpukan uang rupiah, dollar dan mata uang asing lainnya sampai 15 meter dan setinggi 3 meter dan semuanya itu asli,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Satuan Intelijen Keamanan Polres Majalengka, Ajun Komisaris Dadang Surahidayat saat dikonfirmasi Kininews, mengaku masih akan mendalami pengakuan pengikut Kanjeng Dimas asal Kabupaten Majalengka tersebut. Termasuk akan melakukan pendataan berapa jumlah pengikutnya.

“Masih saya dalami, pengakuan ustadz S akan kita ungkap siapa saja yang menjadi pengikut, kemudian baru kita akan melakukan koordinasi dengan MUI dan Pemda,” kata perwira polisi yang sudah hampir lima tahun menjabat Kasat Intelkam.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut
Hukum - Jumat, 21 Juli 2017 - 14:53 WIB

Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut

Meski Kapolda Metro Jaya diganti, Mabes Polri memastikan penyidikan kasus Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tetap berjalan.Kepala ...
Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial
Ekonomi - Jumat, 21 Juli 2017 - 13:21 WIB

Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial

Mulai lakukan efisiensi, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso akan mengurangi jumlah deputi di bawah dewan komisioner.Hal ini bertujuan untuk ...
100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:32 WIB

100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan

100 hari setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), polisi masih belum berhasil ...
Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:19 WIB

Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan

Disebut-sebut bakal naik pangkat, mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengaku siap melakukan tugas yang lebih berat."Siap. Saya Bhayangkara ...
Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:01 WIB

Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah se-DKI Jakarta menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan Kuningan Persada, ...
RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:38 WIB

RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK

Partai Gerindra bersama tiga partai lainnya memilih walk out pada sidang paripurna pengambilan keputusan RUU Pemilu.Alasan memilih tidak ikut dalam pengambilan keputusan ...