Minggu, 30 April 2017 | 13.55 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ini Modus Baru ABK Asing Maling Ikan di Perairan Indonesia

Ini Modus Baru ABK Asing Maling Ikan di Perairan Indonesia

Reporter : Fadilah | Kamis, 13 Oktober 2016 - 10:20 WIB

IMG-17787

Menteri Susi. (kininews/ist)

Jakarta, kini.co.id – Pasca gencarnya Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) gencar melakukan pemberantasan illegal fishing di Indonesia, masih saja ada terendus indikasi pencurian ikan di wilayah perairan Indonesia oleh kapal-kapal asing dengan modus menggunakan kapal-kapal nelayan lokal.

Hal ini diduga melalui pengusaha Indonesia yang menjadi agen kapal, yang kemudian membuat perusahaan dengan nama baru karena perusahaan mereka sudah masuk daftar hitam.

Kemudian pemilik nama baru tersebut membeli kapal-kapal lokal mikik nelayan untuk menangkap ikan di perairan Indonesia. Namun, Anak Buah Kapal (ABK) yang dipekerjakan merupakan orang-orang asing yang memilki KTP Indonesia.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengungkapkan, baru-baru ini tim PPNS Pangkalan PSDKP Bitung menangkap pihak-pihak yang menggunakan modus seperti itu. Dimana dari 8 kapal yang ditangkap, terdapat 2 kapal berbendera Indonesia menggunakan ABK berkebangsaan Philipina, namun memiliki KTP Indonesia.

“KTP itu diduga palsu,” katanya di Jakarta, Kamis, (13/11/2016).

Susi berujar berdasarkan hasil temuan, ada 11 ABK KM D’VON terbukti telah menggunakan e-KTP. Parahnya lagi e-KTP tersebut dikeluarkan oleh Dinas Catatan Sipil Kota Bitung.

Selain itu, ada juga 10 ABK KM Triple D-00 menggunakan KTP yang dikeluarkan oleh Dinas Catatan Sipil Kota Bolaang Mongondow Timur dan 1 ABK menggunakan KTP yang dikeluarkan oleh Dinas Catatan Sipil Kota Sorong.

Atas dasar itu, Susi menghimbau kepada Pemerintah Daerah (Pemda) untuk tidak mengijinkan dan memfasilitasi pemberian KTP Indonesia kepada Anak Buah Kapal (ABK) asing.

“Lalu, kepada para nelayan ini juga tolong diberi tahu, umumkan oleh media, untuk mereka juga segera menyerahkan diri supaya kita bisa deportasi kembali ke Filipina,” tandasnya.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kembali Sindir Ahok, Habiburokhman: Monyet Juga Banyak yang Ajak Foto
Nasional - Minggu, 30 April 2017 - 12:16 WIB

Kembali Sindir Ahok, Habiburokhman: Monyet Juga Banyak yang Ajak Foto

Setelah menyindir soal ribuan karangan bunga yang diberikan warga kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ...
Habib Rizieq Ungkap Teror Kepada Mahasiswa dan Pelajar Indonesia di Madinah
Nasional - Sabtu, 29 April 2017 - 23:06 WIB

Habib Rizieq Ungkap Teror Kepada Mahasiswa dan Pelajar Indonesia di Madinah

Saat ini Imam Besar FPI, Habib Rizieq beserta seluruh keluarganya tengah menjalankan ibadah umroh ke Saudi Arabiah. Sejumlah kalangan menilai ...
Habiburokhman: Mau Tau Jumlah Orang Bego, Cek Aja Karangan Bunga di Balaikota
Nasional - Sabtu, 29 April 2017 - 21:01 WIB

Habiburokhman: Mau Tau Jumlah Orang Bego, Cek Aja Karangan Bunga di Balaikota

Kepala Bidang Advokat DPP Gerindra Habiburokhman kembali melontarkan sindiran pedasnya atas ribuan karangan bunga dari warga untuk Gubernur dan Wakil ...
Fahida Idris Adakan Sayembara Laporkan Nathan ke Polisi
Peristiwa - Sabtu, 29 April 2017 - 20:28 WIB

Fahida Idris Adakan Sayembara Laporkan Nathan ke Polisi

Wakil Ketua Komite 3 DPD RI, Fahira Idris mengadakan sayembara bagi siapa saja yang berhasil melaporkan Nathan ke Polisi. Bahkan ...
Buni Yani dan Rizieq Shihab Diancam Bunuh oleh Orang Ini
Nasional - Sabtu, 29 April 2017 - 20:18 WIB

Buni Yani dan Rizieq Shihab Diancam Bunuh oleh Orang Ini

Buni Yani, tersangka kasus dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) mendapatkan ancaman pembunuhan oleh akun Twitter @NathanSuwanto. Tak ...
Dua Kakek Babak Belur usai Curi Sempak
Peristiwa - Sabtu, 29 April 2017 - 17:42 WIB

Dua Kakek Babak Belur usai Curi Sempak

Dua pelaku berusia lanjut berani mencuri celana dalam alias sempak di minimarket di Jalan Kapten Muslim, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan ...