Rabu, 24 Mei 2017 | 01.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Pengusaha : Korupsi dan Pungli Penyebabnya

Pengusaha : Korupsi dan Pungli Penyebabnya

Reporter : Fadilah | Kamis, 13 Oktober 2016 - 19:48 WIB

IMG-17806

ilustrasi korupsi (ist)

kini.co.id – World Economic Forum (WEF) baru saja merilis indeks daya saing Indonesia yang turun dari peringkat ke-37 ke posisi 41. Terkait ini Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengakui masih ada beberapa kendala, salah satunya adalah masih banyaknya korupsi dan pungutan liar alias pungli dalam berbagai proses perizinan.

“Korupsi nomor satu yang membuat daya saing kita itu jadi kendala. Pungli masuk ke situ. Akibatnya penurunan daya saing dari 37 ke 41,” kata Ketum Kadin di Jakarta, Kamis, (13/10).

Selain itu lanjut dia keruwetan birokrasi juga menjadi salah satu penyebab turunnya daya saing negara ini. Padahal disatu sisi, pemerintah telah mengeluarkan paket kebijakan untuk mengurangi keruwetan birokrasi di negeri ini.

“Dan yang ketiga adalah minnya infrastruktur,” katanya.

Menurutnya ketersediaan infrastruktur membuat proses produksi dan distribusi menjadi tidak efisien dan membutuhkan biaya yang mahal. Yang pada akhirnya harga jual produk yang dihasilkan menjadi mahal dan sulit bersaing ketika berhadapan dengan produk serupa dari negara lain.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU
Ekonomi - Rabu, 24 Mei 2017 - 00:09 WIB

Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU

Mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat antrian di SPBU saat musim mudik lebaran tahun ini, PT Pertamina (Persero) akan menyiagakan layanan ...
Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 23:06 WIB

Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan jajaran kepolisian siap mengambil alih tugas KPK dalam pemberantasan korupsi jika mendapat dukungan dari Komisi ...
JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:39 WIB

JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis

Tim Advokasi GNPF-MUI sekaligus pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera mengomentari pencabutan banding yang dilakukan keluarga dan kuasa hukum ...
Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:17 WIB

Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup

Veronika Tan, istri terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan, semua apa yang menimpa sang suaminya sejak ...
Besok, Tim Advokasi Ormas Islam Laporkan Fitnah
Nasional - Selasa, 23 Mei 2017 - 20:42 WIB

Besok, Tim Advokasi Ormas Islam Laporkan Fitnah

Besok Tim Advokasi dan Perwakilan Ormas Islam Laporkan 3 Penyebar Fitnah Percakapan Habib Rizieq Tim Advokasi GNPF-MUI sekaligus kuasa hukum ...
Awasi Pendistribusian Daging Celeng
Ekonomi - Selasa, 23 Mei 2017 - 19:17 WIB

Awasi Pendistribusian Daging Celeng

Pemerintah Kota Bekasi dan instansi kepolisian, diminta untuk menjaga keamanan pendistribusian daging babi atau celeng di pasar tradisional maupun modern.Mewakili ...