Kamis, 23 Maret 2017 | 11.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Pengusaha : Korupsi dan Pungli Penyebabnya

Pengusaha : Korupsi dan Pungli Penyebabnya

Reporter : Fadilah | Kamis, 13 Oktober 2016 - 19:48 WIB

IMG-17806

ilustrasi korupsi (ist)

kini.co.id – World Economic Forum (WEF) baru saja merilis indeks daya saing Indonesia yang turun dari peringkat ke-37 ke posisi 41. Terkait ini Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengakui masih ada beberapa kendala, salah satunya adalah masih banyaknya korupsi dan pungutan liar alias pungli dalam berbagai proses perizinan.

“Korupsi nomor satu yang membuat daya saing kita itu jadi kendala. Pungli masuk ke situ. Akibatnya penurunan daya saing dari 37 ke 41,” kata Ketum Kadin di Jakarta, Kamis, (13/10).

Selain itu lanjut dia keruwetan birokrasi juga menjadi salah satu penyebab turunnya daya saing negara ini. Padahal disatu sisi, pemerintah telah mengeluarkan paket kebijakan untuk mengurangi keruwetan birokrasi di negeri ini.

“Dan yang ketiga adalah minnya infrastruktur,” katanya.

Menurutnya ketersediaan infrastruktur membuat proses produksi dan distribusi menjadi tidak efisien dan membutuhkan biaya yang mahal. Yang pada akhirnya harga jual produk yang dihasilkan menjadi mahal dan sulit bersaing ketika berhadapan dengan produk serupa dari negara lain.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kuota Haji 2017 Ditambah Menjadi 221.000 Jamaah
Nasional - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:12 WIB

Kuota Haji 2017 Ditambah Menjadi 221.000 Jamaah

Pada 2017 ini, kuota jamaah untuk Ibadah Haji bertambah menjadi 221.00 orang. Kuota tersebut dibagi untuk haji reguler sebanyak 204.000 ...
KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:07 WIB

KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, terus mempertanyakan sikap KPK yang merahasiakan nama-nama penerima suap proyek pengadaan e-KTP. Bahkan dianggap melindungi ...
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...