Selasa, 28 Februari 2017 | 21.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Pengusaha : Korupsi dan Pungli Penyebabnya

Pengusaha : Korupsi dan Pungli Penyebabnya

Reporter : Fadilah | Kamis, 13 Oktober 2016 - 19:48 WIB

IMG-17806

ilustrasi korupsi (ist)

kini.co.id – World Economic Forum (WEF) baru saja merilis indeks daya saing Indonesia yang turun dari peringkat ke-37 ke posisi 41. Terkait ini Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengakui masih ada beberapa kendala, salah satunya adalah masih banyaknya korupsi dan pungutan liar alias pungli dalam berbagai proses perizinan.

“Korupsi nomor satu yang membuat daya saing kita itu jadi kendala. Pungli masuk ke situ. Akibatnya penurunan daya saing dari 37 ke 41,” kata Ketum Kadin di Jakarta, Kamis, (13/10).

Selain itu lanjut dia keruwetan birokrasi juga menjadi salah satu penyebab turunnya daya saing negara ini. Padahal disatu sisi, pemerintah telah mengeluarkan paket kebijakan untuk mengurangi keruwetan birokrasi di negeri ini.

“Dan yang ketiga adalah minnya infrastruktur,” katanya.

Menurutnya ketersediaan infrastruktur membuat proses produksi dan distribusi menjadi tidak efisien dan membutuhkan biaya yang mahal. Yang pada akhirnya harga jual produk yang dihasilkan menjadi mahal dan sulit bersaing ketika berhadapan dengan produk serupa dari negara lain.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 17:41 WIB

Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Dicky Irawan menyebutkan pihanya ...
TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:44 WIB

TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Apel Gabungan Pengamanan Very-Very Important Person (VVIP) kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul ...
TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:24 WIB

TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Walikota Madiun, Bambang Irianto. Dalam mengusut ...
Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:22 WIB

Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara

Pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA), Soetikno Soedarjo rampung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, (28/2/2017).Soetikno yang diperiksa sejak ...
Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…
Ekonomi - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:18 WIB

Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…

Polemik perusahaan tambang di Papua, Freeport masih terus berlangsung.Masalah semakin melebar ketika Freeport berkeras ingin menentang peraturan pemerintah Indonesia. Dan ...
Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 15:32 WIB

Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab hadir di sidang ke-12 dugaan penistaan agama sebagai ahli agama, Selasa (28/2/2017).Rizieq pun mengaku ...