Jumat, 18 Agustus 2017 | 21.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Hari Ini Ribuan Umat Islam Turun Aksi Serukan Penjarakan Ahok

Hari Ini Ribuan Umat Islam Turun Aksi Serukan Penjarakan Ahok

Jumat, 14 Oktober 2016 - 10:55 WIB

IMG-17808

Demo umat Islam Jakarta beberapa waktu lalu terkait dugaan penistaan Alquran. (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Hari ini akan digelar aksi demo besar-besaran dari umat Islam, dengan tuntunan utama mereka yaitu tangkap dan penjarakan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait kasus dugaan penistaan agama.

Aksi tersebut rencananya akan dimulai pada 13.00 Wib, dengan titik kumpul di Masjid Istiqal, Jakarta selanjutnya masa akan menyambangi Mabesreskrim Polri di Gambir dan Balaikota DKI Jakarta.

Berdasarkan informasi yang dhimpun massa sekitar 150 ribu orang terdiri dari gabungan ormas di Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan pihaknya semalam telah melakukan rapat koordinasi dipimpin oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan. Rapat itu dihadiri oleh Dir Intelkam, Karoops dan Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Polisi mempersilahkan siapa saja untuk melakukan unjuk rasa. Namun unjuk rasa haruslah sesuai dengan peraturan dan tidak merugikan pengguna jalan dan masyarakat umum.

“Jangan sampai banyak-banyaklah, untuk apa juga? Takutnya nanti ada pihak ketiga menunggangi itu,” ujar Awi di Mapolda Metro Jaya, Kamis (13/10/2016).

Rencananya, massa aksi mulai dari Masjid Istiqlal kemudian jalan kaki ke arah jalan Medan Merdeka Timur, lalu menyeberang ke jalan Medan Selatan, arah balai kota. Pengamanan akan dibuat ekstra ketat mengingat banyak objek vital.

Selain Masjid Istiqlal, sejumlah objek vital yang akan dilalui oleh massa aksi yaitu Gereja Katedral, Gereja Imanuel, kedutaan besar Amerika Serikat dan Istana Wakil Presiden. Tak hanya itu, Balai Kota juga akan mendapat pengamanan ekstra.

Awi memprediksi, akan ada sebanyak lima ribu massa yang akan turun ke jalan dalam aksi besok.

“Untuk personel nanti malam kita akan berikan jumlahnya, tapi minimal harus imbang dengan massa,” sambung Awi.

Awi juga mengingatkan agar massa untuk tidak melakukan aksi sweeping. Anggota Polres serta Polsek jajaran diingatkan untuk segera bereaksi jika ada aksi massa melakukan sweeping.

Polisi siap menindak tegas jika dalam aksi demo besok ada massa yang membawa senjata api, senjata tajam dan benda-benda yang dapat merugikan orang lain.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:50 WIB

Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018

Satu tahun menjelang Pemilihan Umum 2019, anggaran bantuan sosial pemerintahan Jokowi-JK melonjak ditahun 2018 naik dan jor-joran. Tak hanya dari ...
Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR
Hukum - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:13 WIB

Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR

Ratusan korban biro perjalanan umrah First Travel mengadukan nasibnya ke DPR dan diterima Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kompleks ...
Kegagalan Penerimaan Pajak dan Serapannya
Ekonomi - Jumat, 18 Agustus 2017 - 18:58 WIB

Kegagalan Penerimaan Pajak dan Serapannya

Kebijakan fiskal Indonesia yang ingin membangun ekonomi tumbuh berkeadilan, namun hal tersebut tanpa dibarengi dengan kemampuan peneriman pajak yang dapat ...
Terkait Bom Thamrin, Terpidana Teroris Aman Abdurrahman Kembali Diperiksa
Peristiwa - Jumat, 18 Agustus 2017 - 18:05 WIB

Terkait Bom Thamrin, Terpidana Teroris Aman Abdurrahman Kembali Diperiksa

Terpidana kasus terorisme pelatihan militer Pegunungan Jalin Jantho, Aceh, Oman Rachman alias Abu Sulaiman Aman Abdurrahman kembali menjalani pemeriksaan di ...
Wapres Jusuf Kalla: SBY Menenangkan Situasi Politik
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:49 WIB

Wapres Jusuf Kalla: SBY Menenangkan Situasi Politik

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, kedatangan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke peringatan HUT RI di Istana Kepresidenan memberikan ...
Jusuf Kalla : UUD Boleh Berubah, Asal…
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:16 WIB

Jusuf Kalla : UUD Boleh Berubah, Asal…

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak bangsa Indonesia menjadikan momen peringatan Hari Konstitusi untuk senantiasa mengingat dan meneruskan visi para pendiri ...