Jumat, 20 Januari 2017 | 06.31 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Hari Ini Ribuan Umat Islam Turun Aksi Serukan Penjarakan Ahok

Hari Ini Ribuan Umat Islam Turun Aksi Serukan Penjarakan Ahok

Jumat, 14 Oktober 2016 - 10:55 WIB

IMG-17808

Demo umat Islam Jakarta beberapa waktu lalu terkait dugaan penistaan Alquran. (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Hari ini akan digelar aksi demo besar-besaran dari umat Islam, dengan tuntunan utama mereka yaitu tangkap dan penjarakan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait kasus dugaan penistaan agama.

Aksi tersebut rencananya akan dimulai pada 13.00 Wib, dengan titik kumpul di Masjid Istiqal, Jakarta selanjutnya masa akan menyambangi Mabesreskrim Polri di Gambir dan Balaikota DKI Jakarta.

Berdasarkan informasi yang dhimpun massa sekitar 150 ribu orang terdiri dari gabungan ormas di Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan pihaknya semalam telah melakukan rapat koordinasi dipimpin oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan. Rapat itu dihadiri oleh Dir Intelkam, Karoops dan Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Polisi mempersilahkan siapa saja untuk melakukan unjuk rasa. Namun unjuk rasa haruslah sesuai dengan peraturan dan tidak merugikan pengguna jalan dan masyarakat umum.

“Jangan sampai banyak-banyaklah, untuk apa juga? Takutnya nanti ada pihak ketiga menunggangi itu,” ujar Awi di Mapolda Metro Jaya, Kamis (13/10/2016).

Rencananya, massa aksi mulai dari Masjid Istiqlal kemudian jalan kaki ke arah jalan Medan Merdeka Timur, lalu menyeberang ke jalan Medan Selatan, arah balai kota. Pengamanan akan dibuat ekstra ketat mengingat banyak objek vital.

Selain Masjid Istiqlal, sejumlah objek vital yang akan dilalui oleh massa aksi yaitu Gereja Katedral, Gereja Imanuel, kedutaan besar Amerika Serikat dan Istana Wakil Presiden. Tak hanya itu, Balai Kota juga akan mendapat pengamanan ekstra.

Awi memprediksi, akan ada sebanyak lima ribu massa yang akan turun ke jalan dalam aksi besok.

“Untuk personel nanti malam kita akan berikan jumlahnya, tapi minimal harus imbang dengan massa,” sambung Awi.

Awi juga mengingatkan agar massa untuk tidak melakukan aksi sweeping. Anggota Polres serta Polsek jajaran diingatkan untuk segera bereaksi jika ada aksi massa melakukan sweeping.

Polisi siap menindak tegas jika dalam aksi demo besok ada massa yang membawa senjata api, senjata tajam dan benda-benda yang dapat merugikan orang lain.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Siswa SMA di Bekasi Terlibat Prostitusi Online
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 23:17 WIB

Siswa SMA di Bekasi Terlibat Prostitusi Online

Empat orang pelaku berhasil diamankan Polres Metropolitan Bekasi Kota terkait dugaan kasus prostitusi online yang melibatkan anak di usia dini ...
Ini Modus Operandi Skandal Emirsyah Satar dengan Rolls Royce
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 21:17 WIB

Ini Modus Operandi Skandal Emirsyah Satar dengan Rolls Royce

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil membongkar praktik suap antara petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia dengan perusahaan terkemuka Rolls ...
KPK : Skandal Emirsyah Satar Tergolong Korupsi Lintas Negara
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 20:47 WIB

KPK : Skandal Emirsyah Satar Tergolong Korupsi Lintas Negara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menjadi tersangka kasus dugaan suap ...
Pasar Senen Terbakar, Ahok Salahkan Pedagang
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 19:29 WIB

Pasar Senen Terbakar, Ahok Salahkan Pedagang

Ribuan kios di Pasar Senen, Jakarta Pusat yang ludes terbakar, Kamis (19/1) pagi tadi, disayangkan Gubernur DKI Jakarta non aktif ...
KPK Tetapkan Mantan Dirut Garuda jadi Tersangka
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 18:14 WIB

KPK Tetapkan Mantan Dirut Garuda jadi Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menjadi tersangka. Ia diduga menerima ...
Ditetapkan Menjadi Tersangka oleh KPK, Garuda : Kami Akan Kooperatif
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 16:06 WIB

Ditetapkan Menjadi Tersangka oleh KPK, Garuda : Kami Akan Kooperatif

Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia Benny S Butarbutar, mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada KPK dalam penuntasan kasus dugaan ...