Rabu, 13 Desember 2017 | 06.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Hari Ini Ribuan Umat Islam Turun Aksi Serukan Penjarakan Ahok

Hari Ini Ribuan Umat Islam Turun Aksi Serukan Penjarakan Ahok

Jumat, 14 Oktober 2016 - 10:55 WIB

IMG-17808

Demo umat Islam Jakarta beberapa waktu lalu terkait dugaan penistaan Alquran. (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Hari ini akan digelar aksi demo besar-besaran dari umat Islam, dengan tuntunan utama mereka yaitu tangkap dan penjarakan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait kasus dugaan penistaan agama.

Aksi tersebut rencananya akan dimulai pada 13.00 Wib, dengan titik kumpul di Masjid Istiqal, Jakarta selanjutnya masa akan menyambangi Mabesreskrim Polri di Gambir dan Balaikota DKI Jakarta.

Berdasarkan informasi yang dhimpun massa sekitar 150 ribu orang terdiri dari gabungan ormas di Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan pihaknya semalam telah melakukan rapat koordinasi dipimpin oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan. Rapat itu dihadiri oleh Dir Intelkam, Karoops dan Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Polisi mempersilahkan siapa saja untuk melakukan unjuk rasa. Namun unjuk rasa haruslah sesuai dengan peraturan dan tidak merugikan pengguna jalan dan masyarakat umum.

“Jangan sampai banyak-banyaklah, untuk apa juga? Takutnya nanti ada pihak ketiga menunggangi itu,” ujar Awi di Mapolda Metro Jaya, Kamis (13/10/2016).

Rencananya, massa aksi mulai dari Masjid Istiqlal kemudian jalan kaki ke arah jalan Medan Merdeka Timur, lalu menyeberang ke jalan Medan Selatan, arah balai kota. Pengamanan akan dibuat ekstra ketat mengingat banyak objek vital.

Selain Masjid Istiqlal, sejumlah objek vital yang akan dilalui oleh massa aksi yaitu Gereja Katedral, Gereja Imanuel, kedutaan besar Amerika Serikat dan Istana Wakil Presiden. Tak hanya itu, Balai Kota juga akan mendapat pengamanan ekstra.

Awi memprediksi, akan ada sebanyak lima ribu massa yang akan turun ke jalan dalam aksi besok.

“Untuk personel nanti malam kita akan berikan jumlahnya, tapi minimal harus imbang dengan massa,” sambung Awi.

Awi juga mengingatkan agar massa untuk tidak melakukan aksi sweeping. Anggota Polres serta Polsek jajaran diingatkan untuk segera bereaksi jika ada aksi massa melakukan sweeping.

Polisi siap menindak tegas jika dalam aksi demo besok ada massa yang membawa senjata api, senjata tajam dan benda-benda yang dapat merugikan orang lain.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...