Sabtu, 21 Oktober 2017 | 10.03 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Hari Ini Ribuan Umat Islam Turun Aksi Serukan Penjarakan Ahok

Hari Ini Ribuan Umat Islam Turun Aksi Serukan Penjarakan Ahok

Jumat, 14 Oktober 2016 - 10:55 WIB

IMG-17808

Demo umat Islam Jakarta beberapa waktu lalu terkait dugaan penistaan Alquran. (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Hari ini akan digelar aksi demo besar-besaran dari umat Islam, dengan tuntunan utama mereka yaitu tangkap dan penjarakan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait kasus dugaan penistaan agama.

Aksi tersebut rencananya akan dimulai pada 13.00 Wib, dengan titik kumpul di Masjid Istiqal, Jakarta selanjutnya masa akan menyambangi Mabesreskrim Polri di Gambir dan Balaikota DKI Jakarta.

Berdasarkan informasi yang dhimpun massa sekitar 150 ribu orang terdiri dari gabungan ormas di Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan pihaknya semalam telah melakukan rapat koordinasi dipimpin oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan. Rapat itu dihadiri oleh Dir Intelkam, Karoops dan Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Polisi mempersilahkan siapa saja untuk melakukan unjuk rasa. Namun unjuk rasa haruslah sesuai dengan peraturan dan tidak merugikan pengguna jalan dan masyarakat umum.

“Jangan sampai banyak-banyaklah, untuk apa juga? Takutnya nanti ada pihak ketiga menunggangi itu,” ujar Awi di Mapolda Metro Jaya, Kamis (13/10/2016).

Rencananya, massa aksi mulai dari Masjid Istiqlal kemudian jalan kaki ke arah jalan Medan Merdeka Timur, lalu menyeberang ke jalan Medan Selatan, arah balai kota. Pengamanan akan dibuat ekstra ketat mengingat banyak objek vital.

Selain Masjid Istiqlal, sejumlah objek vital yang akan dilalui oleh massa aksi yaitu Gereja Katedral, Gereja Imanuel, kedutaan besar Amerika Serikat dan Istana Wakil Presiden. Tak hanya itu, Balai Kota juga akan mendapat pengamanan ekstra.

Awi memprediksi, akan ada sebanyak lima ribu massa yang akan turun ke jalan dalam aksi besok.

“Untuk personel nanti malam kita akan berikan jumlahnya, tapi minimal harus imbang dengan massa,” sambung Awi.

Awi juga mengingatkan agar massa untuk tidak melakukan aksi sweeping. Anggota Polres serta Polsek jajaran diingatkan untuk segera bereaksi jika ada aksi massa melakukan sweeping.

Polisi siap menindak tegas jika dalam aksi demo besok ada massa yang membawa senjata api, senjata tajam dan benda-benda yang dapat merugikan orang lain.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda
Pendidikan - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:50 WIB

Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda

Jika tercium aroma durian tiba-tiba di rumah, Anda sebaiknya pergi ke dapur untuk memeriksa tabung Elpiji Anda.Sebab, bisa jadi elpiji ...
Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 21:50 WIB

Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah

Andi Agustinus alias Andi Narogong sering gonta-ganti mobil mewah. Selama kurun waktu lima tahun dari 2012-2027, terdakwa kasus e-KTP ini ...
Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:41 WIB

Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika

Presiden Jokowi menawarkan KEK Mandalika kepada Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. KEK Mandalika merupakan bagian dari 12 ...
Ini pesan Jokowi untuk pembangunan KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:10 WIB

Ini pesan Jokowi untuk pembangunan KEK Mandalika

Saat meresmikan beroperasinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Presiden Joko Widodo menitipkan pesan kepada jajaran di bawahnya untuk mendukung keberlangsungan ...
Komisi XI: Target penerimaan pajak terus melorot, kok bisa ?
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:50 WIB

Komisi XI: Target penerimaan pajak terus melorot, kok bisa ?

Anggota Komisi XI DPR, Heri Gunawan menegaskan, target pajak Per 30 September 2017 baru tercapai Rp770,7 triliun, atau hanya 60 ...
Jokowi diminta mediasi perseteruan Anies dengan Luhut soal reklamasi
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:04 WIB

Jokowi diminta mediasi perseteruan Anies dengan Luhut soal reklamasi

Perang terbuka antara Menteri Koordinator Kemaritiman dan Gubernur  DKI Jakarta soal reklamasi teluk Jakarta membuat gusar Wakil Ketua DPR Taufik ...