Rabu, 24 Januari 2018 | 06.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Polri: Polda Sumatera Utara Ada 6 Kasus Pungli yang Diungkap

Polri: Polda Sumatera Utara Ada 6 Kasus Pungli yang Diungkap

Reporter : Dian | Sabtu, 15 Oktober 2016 - 16:48 WIB

IMG-17853

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Setelah diberlakukannya pemberantasan pungutan liar (pungli) oleh Presiden Joko Widodo, tak ketinggalan Polri juga menegaskan tak akan segan-segan untuk menindak oknum anggotanya yang terbukti melakukan praktek kotor tersebut.

Hal tersebut diterangkan oleh Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar menerangkan, Oknum yang melakukan pungli tidak perlu berlindung di bawah instansi. Pasalnya, jika ketahuan oleh institusi, Polri tidak akan memberikan perlindungan dan toleransi sedikitpun.

“Kalau ada yang melakukan, jangan berlindung dibawah instansi. Kalau ketahuan tidak akan ada toleransi apapun.” Ujar Boy pada diskusi bertajuk Pungli Retorika dan Realitas di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/10/2016).

Boy menjelaskan, Polri bertekad membersihkan seluruh sektor pelayanan publik dari sektor praktik pungli, termasuk di internal polri. Hal tersebut juga sebagaimana sesuai dengan arahan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Sampai sejauh ini, Boy mengakui, polda sudah mengungkap kasus praktik pungli dibeberap wilayah, di antaranya Polda Sumatera Utara ada enam kasus, Jawa Barat ada empat, Nusa Tenggara Barat (NTB) ada dua kasus, Gorontalo satu kasus, Jambi sepuluh Kasus, dan Kepulauan Riau satu kasus. Sedangkan, Polda Metro Jaya sendiri ada 33 kasus yang sudah terungkap.

Boy berharap, momentum pemberantasan pungli di Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu menjadi pelajaran keras untuk intropeksi.

“Jadi kami berharap momentum tersebut juga ditekankan oleh Kapolri. Jangan sampai ada anggotanya yang terlena” pungkas Boy.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah
Politik - Selasa, 23 Januari 2018 - 21:48 WIB

Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah

Ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri Partai Hanura, Jenderal (Purn) Wiranto, menyatakan bahwa Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum Partai ...
Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:50 WIB

Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan tidak ada gunanya saksi mengatakan lupa padahal sebenarnya tidak lupa."Sebab untuk ...
Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:33 WIB

Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?

Pasca menetapkan Fredrich Yunadi sebagai tersangka merintangi penyidikan perkara e-KTP, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara intens melakukan serangkaian kegiatan. Misalnya ...
KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:29 WIB

KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan sejauh ini pihaknya belum melihat Setya Novanto mengakui perbuatannya di kasus ...
Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:30 WIB

Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak

Pascagempa yang terjadi di Lebak, Banten dengan kekuatan 6,4 Skala Richter (SR) Selasa, (23/1) sekitar pukul 13.34 WIB, sejumlah bangunan ...
Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:24 WIB

Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa

Gempa tektonik berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (23/1) siang, menghancurkan sebanyak 311 unit rumah tersebar ...