Jumat, 20 Januari 2017 | 06.23 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Tuduhan Politik Kekuasaan, MUI: Tak Ada Hubungannya Dengan Pilkada

Tuduhan Politik Kekuasaan, MUI: Tak Ada Hubungannya Dengan Pilkada

Reporter : Dian | Senin, 17 Oktober 2016 - 15:28 WIB

IMG-17876

Dari sebelah kanan, Wakil Ketua MUI, Zainut Tauhid Sa'adi. (KiniNews/dok.)

Jakarta, kini.co.id – Pasca dikeluarkannya pernyataan resmi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan ahok diduga telah melakukan menghina agama atau menghina ulama, kini MUI mendapat tuduhan melakukan politik kekuasaan terhadap Gubernur Petahana Basuki Tjahaja Purnama.

Namun, MUI secara tegas membantah pernyataan tersebut sebagai politik kekuasaan dan menyatakan tuduhan tersebut sebagai kebohongan besar dan fitnah yang sangat keji.

“MUI menjalankan tugas untuk menjaga umat islam dari berbagai pemikiran tang keliruh dan pemikiran yang salah. MUI berharap kepada semua pihak agar jangan menebarkan fitnah dan kebohongan. Karena hal itu justru akan memperkeruh keadaan. Perlu digaris bawahi, MUI mengedepankan kepentingan negara diatas kepentingan kelompok yang sempit. ” Ujar Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Sa’adi, di Jakarta, Senin (17/10/2016).

Zainut menjelaskan, terkait dengan sikap dan pendapat serta keputusan MUI terhadap pernyataan Ahok tentang surat Al-Maidah ayat 51, hal tersebut sudah kewenangan dari MUI dan tidak memiliki sangkut paut dengan Pilkada DKI 2017 mendatang.

“MUI berpandangan bahwa pernyataan saudara Ahok dapat mengancam harmoni kehidupan umat beragama dan kebinekhaan Indonesia. Maka dari itu, MUI meminta kepada kepada aparar keamanan agar segera bertindak sebelum persoaalanya melebar kemana-mana” ungkap Zainat.

Sebelumnya MUI dituduh terlibat politik kekuasaan oleh Wakil Ketua Setara Institute, Bonar Tigor Naipospos dalam sebuah diskusi bilangam Menteng Jakarta Pusat Minggu kemarin (16/10/2016). Hal tersebut di sampaikan Bonar dalam menanggapi sikap MUI yang meminta aparat kepolisian untuk menindak tegas kasus Ahok.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Siswa SMA di Bekasi Terlibat Prostitusi Online
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 23:17 WIB

Siswa SMA di Bekasi Terlibat Prostitusi Online

Empat orang pelaku berhasil diamankan Polres Metropolitan Bekasi Kota terkait dugaan kasus prostitusi online yang melibatkan anak di usia dini ...
Ini Modus Operandi Skandal Emirsyah Satar dengan Rolls Royce
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 21:17 WIB

Ini Modus Operandi Skandal Emirsyah Satar dengan Rolls Royce

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil membongkar praktik suap antara petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia dengan perusahaan terkemuka Rolls ...
KPK : Skandal Emirsyah Satar Tergolong Korupsi Lintas Negara
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 20:47 WIB

KPK : Skandal Emirsyah Satar Tergolong Korupsi Lintas Negara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menjadi tersangka kasus dugaan suap ...
Pasar Senen Terbakar, Ahok Salahkan Pedagang
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 19:29 WIB

Pasar Senen Terbakar, Ahok Salahkan Pedagang

Ribuan kios di Pasar Senen, Jakarta Pusat yang ludes terbakar, Kamis (19/1) pagi tadi, disayangkan Gubernur DKI Jakarta non aktif ...
KPK Tetapkan Mantan Dirut Garuda jadi Tersangka
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 18:14 WIB

KPK Tetapkan Mantan Dirut Garuda jadi Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menjadi tersangka. Ia diduga menerima ...
Ditetapkan Menjadi Tersangka oleh KPK, Garuda : Kami Akan Kooperatif
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 16:06 WIB

Ditetapkan Menjadi Tersangka oleh KPK, Garuda : Kami Akan Kooperatif

Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia Benny S Butarbutar, mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada KPK dalam penuntasan kasus dugaan ...