Jumat, 18 Agustus 2017 | 21.15 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Tuduhan Politik Kekuasaan, MUI: Tak Ada Hubungannya Dengan Pilkada

Tuduhan Politik Kekuasaan, MUI: Tak Ada Hubungannya Dengan Pilkada

Reporter : Dian | Senin, 17 Oktober 2016 - 15:28 WIB

IMG-17876

Dari sebelah kanan, Wakil Ketua MUI, Zainut Tauhid Sa'adi. (KiniNews/dok.)

Jakarta, kini.co.id – Pasca dikeluarkannya pernyataan resmi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan ahok diduga telah melakukan menghina agama atau menghina ulama, kini MUI mendapat tuduhan melakukan politik kekuasaan terhadap Gubernur Petahana Basuki Tjahaja Purnama.

Namun, MUI secara tegas membantah pernyataan tersebut sebagai politik kekuasaan dan menyatakan tuduhan tersebut sebagai kebohongan besar dan fitnah yang sangat keji.

“MUI menjalankan tugas untuk menjaga umat islam dari berbagai pemikiran tang keliruh dan pemikiran yang salah. MUI berharap kepada semua pihak agar jangan menebarkan fitnah dan kebohongan. Karena hal itu justru akan memperkeruh keadaan. Perlu digaris bawahi, MUI mengedepankan kepentingan negara diatas kepentingan kelompok yang sempit. ” Ujar Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Sa’adi, di Jakarta, Senin (17/10/2016).

Zainut menjelaskan, terkait dengan sikap dan pendapat serta keputusan MUI terhadap pernyataan Ahok tentang surat Al-Maidah ayat 51, hal tersebut sudah kewenangan dari MUI dan tidak memiliki sangkut paut dengan Pilkada DKI 2017 mendatang.

“MUI berpandangan bahwa pernyataan saudara Ahok dapat mengancam harmoni kehidupan umat beragama dan kebinekhaan Indonesia. Maka dari itu, MUI meminta kepada kepada aparar keamanan agar segera bertindak sebelum persoaalanya melebar kemana-mana” ungkap Zainat.

Sebelumnya MUI dituduh terlibat politik kekuasaan oleh Wakil Ketua Setara Institute, Bonar Tigor Naipospos dalam sebuah diskusi bilangam Menteng Jakarta Pusat Minggu kemarin (16/10/2016). Hal tersebut di sampaikan Bonar dalam menanggapi sikap MUI yang meminta aparat kepolisian untuk menindak tegas kasus Ahok.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:50 WIB

Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018

Satu tahun menjelang Pemilihan Umum 2019, anggaran bantuan sosial pemerintahan Jokowi-JK melonjak ditahun 2018 naik dan jor-joran. Tak hanya dari ...
Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR
Hukum - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:13 WIB

Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR

Ratusan korban biro perjalanan umrah First Travel mengadukan nasibnya ke DPR dan diterima Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kompleks ...
Kegagalan Penerimaan Pajak dan Serapannya
Ekonomi - Jumat, 18 Agustus 2017 - 18:58 WIB

Kegagalan Penerimaan Pajak dan Serapannya

Kebijakan fiskal Indonesia yang ingin membangun ekonomi tumbuh berkeadilan, namun hal tersebut tanpa dibarengi dengan kemampuan peneriman pajak yang dapat ...
Terkait Bom Thamrin, Terpidana Teroris Aman Abdurrahman Kembali Diperiksa
Peristiwa - Jumat, 18 Agustus 2017 - 18:05 WIB

Terkait Bom Thamrin, Terpidana Teroris Aman Abdurrahman Kembali Diperiksa

Terpidana kasus terorisme pelatihan militer Pegunungan Jalin Jantho, Aceh, Oman Rachman alias Abu Sulaiman Aman Abdurrahman kembali menjalani pemeriksaan di ...
Wapres Jusuf Kalla: SBY Menenangkan Situasi Politik
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:49 WIB

Wapres Jusuf Kalla: SBY Menenangkan Situasi Politik

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, kedatangan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke peringatan HUT RI di Istana Kepresidenan memberikan ...
Jusuf Kalla : UUD Boleh Berubah, Asal…
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:16 WIB

Jusuf Kalla : UUD Boleh Berubah, Asal…

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak bangsa Indonesia menjadikan momen peringatan Hari Konstitusi untuk senantiasa mengingat dan meneruskan visi para pendiri ...