Minggu, 23 April 2017 | 20.43 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Jadi Menteri ESDM, Jonan: Modal Saya Mantan Menteri Perhubungan

Jadi Menteri ESDM, Jonan: Modal Saya Mantan Menteri Perhubungan

Reporter : Fadilah | Senin, 17 Oktober 2016 - 16:35 WIB

IMG-17877

Dari kiri ke kanan, Ignasius Johan, Luhut Binsar Pandjaitan, Archandra Tahar, saat serah terima jabatan Menteri ESDM. (KiniNews/Fadilah)

Jakarta, kini.co.id – Setelah dilakukannya serah terima jabatan (sertijab) dari Pelaksana Tugas (Plt) Menteri ESDM Luhut Binsar Pandjaitan kepada Ignasius Johan, berarti secara resmi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memilki Menteri Baru dan mulai berkantor hari ini, Senin (17/10/2016).

Jonan mengaku belum memiliki kompetensi di sektor ESDM, Namun dia meyakini, modal satu-satunya yang dimilikinya untuk menerima permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Menteri EDSM adalah karena latar belakangnya yang pernah menjabat sebagai menteri perhubungan.

“‎Saya ditanya mungkin, takutnya ditanya bapak ini kompetensinya apa, kok memimpin kami. Sebelum ditanya saya jawab, saya modalnya cuma satu saat ini, saya mantan menteri perhubungan,” ujarnya sambil tertawa, di Jakarta, Senin, (17/10/2016).

Lebih lanjut, dia mengatakan memang belum tahu banyak soal sektor energi dan mineral. Namun sambil bercanda, Jonan menyatakan dirinya merupakan pelanggan se‎tia energi, seperti listrik dan BBM.

“Kemarin waktu saya perkenalan diri, dipandu Pak Sekjen saya juga agak anu ya. Karena ini bidang yang tidak saya kenal secara detail. Kalau secara konsumen tahu, saya menggunakan BBM, listrik. Ya ngerti sedikitlah waktu saya sebagai bankir,” katanya.

Meski demikian lanjutnya, dia mengaku telah mendapatkan arahan dari Presiden Jokowi tentang apa yang harus dilakukan dalam memimpin kementeriannya ini. Salah satu yang diarahkan adalah memberikan kesejahteraan untuk bangsa dan negara ini.

“Selanjutnya kita akan tetap patuh pada UU dan peraturan turunannya sehingga tidak akan menghambat kinerja di sektor energi,” tandasnya.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...
KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:02 WIB

KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan KPK perlu melakukan penyelidikan sendiri ...
Menolak Forum Khilafah Internasional
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

Menolak Forum Khilafah Internasional

Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu ...
Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:01 WIB

Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan persoalan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan ...