Rabu, 17 Januari 2018 | 21.51 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK Cekal Penyuap Ketua Komisi A DPRD Kebumen

KPK Cekal Penyuap Ketua Komisi A DPRD Kebumen

Reporter : Fadilah | Selasa, 18 Oktober 2016 - 18:20 WIB

IMG-17895

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati (KiniNews/Fadhilah)

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap Direktur Utama (Dirut) PT Otoda Sukses Mandiri (Osma Group) Hartoyo. Dia dicegah lantaran diduga menyuap Ketua Komisi A DPRD Kebumen Yudhy Tri Hartanto melalui tangan PNS Dinas Pariwisata Kebumen Sigit Widodo.

“Surat pencegahan telah dikirim ke Direktorat Jenderal Imigrasi pada tanggal 16 Oktober 2016 kemarin. Pencegahan dilakukan untuk 6 bulan kedepan,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, (18/10).

Terkait raibnya pengusaha yang bergerak dibidang buku, alat peraga dan kargo itu, hingga saat ini KPK masih terus mencarinya, meskpun belum menjadikan Hartoyo sebagai buronan.

Oleh karena itu, KPK terus menghimbau agar Hartoyo menyerahkan diri sebelum Tim KPK menangkapnya. Penyerahan diri tersebut dilakukan untuk memudahkan KPK dalam mengusut kasus tersebut.

“Sesuai dengan apa yang disampaikan pimpinan kemarin agar yang bersangkutan untuk pro aktiv datang ke KPK,” tukas Yuyuk.

Sebelumnya, terkait kasus ini, KPK menangkap Ketua Komisi A DPRD Kebumen Yudhi Tri H, dan Sigit Widodo, PNS Dinas Pariwisata Kabupaten Kebumen, usai menerima uang suap dari pihak swasta. Selain menangkap keduanya, KPK juga menciduk empat pihak lainnya, diantaranya Sekda Kabupaten Kebumen Adi Pandoyo, Anggota DPRD Kebumen atas nama Dian Lestari dan Hartono, serta seorang petinggi perusahaan swasta atas nama Salim.

Atas penangkapan tersebut, KPK hanya menetapkan Yudhi dan Sigit sebagai pihak penerima suap, terkait ijon proyek di Dinas Pendikan, Pemuda, dan Olahrga Kabupaten Kebumen senilai Rp, 4,8 miliar. Keduanya diduga menerima uang suap sebesar Rp. 70 juta dari komitmen fee Rp 750 juta. Sementara meskipun sudah menetapkan dua tersangka, KPK belum menetapkan Hartoyo sebagai tersangka, meskipun menduga ia sebagai pihak pemberi suap.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 18:38 WIB

Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang

Pemerintah resmi mencabut larangan penggunaan cantrang dan payang di kapal nelayan. Kebijakan itu dikeluarkan usai Presiden Jokowi dan Menteri Kelautan ...
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...
Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag
Ekonomi - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:44 WIB

Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag

Mengatasi mahalnya beras di tengah masyarakat, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan impor.Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memutuskan akan mengimpor beras sebanyak ...
Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:38 WIB

Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan menteri yang rangkap jabatan sebagai ketua partai bisa mengurus partai pada malam hari, ...