Senin, 20 November 2017 | 20.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK Cekal Penyuap Ketua Komisi A DPRD Kebumen

KPK Cekal Penyuap Ketua Komisi A DPRD Kebumen

Reporter : Fadilah | Selasa, 18 Oktober 2016 - 18:20 WIB

IMG-17895

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati (KiniNews/Fadhilah)

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap Direktur Utama (Dirut) PT Otoda Sukses Mandiri (Osma Group) Hartoyo. Dia dicegah lantaran diduga menyuap Ketua Komisi A DPRD Kebumen Yudhy Tri Hartanto melalui tangan PNS Dinas Pariwisata Kebumen Sigit Widodo.

“Surat pencegahan telah dikirim ke Direktorat Jenderal Imigrasi pada tanggal 16 Oktober 2016 kemarin. Pencegahan dilakukan untuk 6 bulan kedepan,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, (18/10).

Terkait raibnya pengusaha yang bergerak dibidang buku, alat peraga dan kargo itu, hingga saat ini KPK masih terus mencarinya, meskpun belum menjadikan Hartoyo sebagai buronan.

Oleh karena itu, KPK terus menghimbau agar Hartoyo menyerahkan diri sebelum Tim KPK menangkapnya. Penyerahan diri tersebut dilakukan untuk memudahkan KPK dalam mengusut kasus tersebut.

“Sesuai dengan apa yang disampaikan pimpinan kemarin agar yang bersangkutan untuk pro aktiv datang ke KPK,” tukas Yuyuk.

Sebelumnya, terkait kasus ini, KPK menangkap Ketua Komisi A DPRD Kebumen Yudhi Tri H, dan Sigit Widodo, PNS Dinas Pariwisata Kabupaten Kebumen, usai menerima uang suap dari pihak swasta. Selain menangkap keduanya, KPK juga menciduk empat pihak lainnya, diantaranya Sekda Kabupaten Kebumen Adi Pandoyo, Anggota DPRD Kebumen atas nama Dian Lestari dan Hartono, serta seorang petinggi perusahaan swasta atas nama Salim.

Atas penangkapan tersebut, KPK hanya menetapkan Yudhi dan Sigit sebagai pihak penerima suap, terkait ijon proyek di Dinas Pendikan, Pemuda, dan Olahrga Kabupaten Kebumen senilai Rp, 4,8 miliar. Keduanya diduga menerima uang suap sebesar Rp. 70 juta dari komitmen fee Rp 750 juta. Sementara meskipun sudah menetapkan dua tersangka, KPK belum menetapkan Hartoyo sebagai tersangka, meskipun menduga ia sebagai pihak pemberi suap.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...
Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 15:33 WIB

Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang

Bambang Haryo selaku Anggota Komisi VI DPR RI, sangat menyayangkan langkah yang diambil BUMN PT Waskiya Karya untuk mengimpor tiang ...