Senin, 11 Desember 2017 | 09.08 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>3 Tersangka, 1 Tewas, 38 Kg Sabu, 100 ribu Pil Ekstasi di Medan

3 Tersangka, 1 Tewas, 38 Kg Sabu, 100 ribu Pil Ekstasi di Medan

Rabu, 19 Oktober 2016 - 16:04 WIB

IMG-17905

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Arman Depari. (Ist)

Medan, kini.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) mengamankan tiga warga asal Aceh yang diduga merupakan bandar besar narokotika berjenis sabu-sabu, dan ekstasi. Saat melakukan penangkapan BNN yang bekerja sama dengan Polda Sumut, Bea Cukai dan TNI terpaksa harus menembak mati salah satu tersangka.

Tersangka diamankan beserta barang bukti pada Selasa malam. (KiniNews/BNN)

Kejadian penangkapan ini juga sempat membuat heboh masyarakat setempat, ditambah lagi sebelumya di duga para pelaku membawa 100Kg narkotika berjenis sabu.

Namun, Sebelum berlangsungnya penangkapan yang terjadi di Jalan TB Simatupang, Kelurahan Sunggal, Medan ini, BNN dan Kepolisian sudah melakukan pengintaian sejak Selasa (18/10/2016) Siang.

Mobil Toyota Rush dengan nopol BK 1804 PK yang tersangka tumpangi dihentikan tepat didepan Komplek Perumahan Imperium yang berada di kecamatan Medan Sunggal.

Sempat terjadi perlawanan dari para tersangka bandar narkotika tersebut, sehingga petugas harus melumpuhkan tersangka dengan peluru panas. Setelah tewasnya salah satu tersangka, kedua tersangka lainnya langsung menyerahkan diri.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari menjelaskan, ketiga tersangka tersebut berasal dari Aceh Tamiang. Dimana narkotika tersebut diduga berasal dari jaringan Internasional.

“Barang bukti narkoba itu diduga dari Malaysia. Rencananya akan diedarkan di Jakarta, Batam, Riau dan daerah lainnya,” ujar Arman Depari, Rabu (19/10/2016).

Dari para tersangka, disita barang bukti berupa 38 Kg sabu, 100 ribu pil ekstasi, 50 ribu Happy Five, uang tunai sebesar Rp 12 juta, Telepon Seluler dan mobil Toyota Rush BK 1804 PK warna hitam yang digunakan para tersangka.

“Untuk pengusutan lebih lanjut, pengembangan dilakukan dengan dua pelaku yang masih hidup akan dibawa ke Jakarta,” pungkasnya.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Indonesia emas, siapa tahu?
Secangkir Kopi - Senin, 11 Desember 2017 - 08:47 WIB

Indonesia emas, siapa tahu?

Tolonglah saya. Bantu berikan pencerahan kepada saya: siapa yang pertama kali mencetuskan istilah 'Indonesia Emas 2045'? Kalau lembaga, lembaga yang ...
Panglima Hadi ajak media ikut jaga kedaulatan negara
Peristiwa - Senin, 11 Desember 2017 - 06:52 WIB

Panglima Hadi ajak media ikut jaga kedaulatan negara

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto mengajak media massa baik televisi, cetak maupun online agar bersama-sama ikut menjaga kedaulatan dan ...
Zulkifli prihatin munculnya “kesalahpahaman” ancam persatuan
Politik - Minggu, 10 Desember 2017 - 23:25 WIB

Zulkifli prihatin munculnya “kesalahpahaman” ancam persatuan

Ketua MPR Zulkifli Hasan mengaku prihatin dengan munculnya fenomena "kesalahpahaman" yang dapat dikhawatirkan merusak persatuan bangsa saat ini.Demikian hal ...
YLKI minta pemerintah perketat penyaluran gas elpiji bersubsidi
Ekonomi - Minggu, 10 Desember 2017 - 22:49 WIB

YLKI minta pemerintah perketat penyaluran gas elpiji bersubsidi

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menduga kelangkaan gas elpiji tiga kilogram yang terjadi di beberapa ...
Ngopi bareng Panglima TNI di udara
Peristiwa - Minggu, 10 Desember 2017 - 16:20 WIB

Ngopi bareng Panglima TNI di udara

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto punya cara tersendiri mengawali masa jabatan bersama awak media. Melalui kegiatan bertajuk 'Ngopi Bareng di ...
Panglima TNI bertekad lanjutkan perjuangan panglima besar Soedirman
Peristiwa - Minggu, 10 Desember 2017 - 16:00 WIB

Panglima TNI bertekad lanjutkan perjuangan panglima besar Soedirman

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan bertekadnya untuk meneruskan perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman dengan membangun angkatan perang yang ...