Sabtu, 25 Maret 2017 | 12.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>3 Tersangka, 1 Tewas, 38 Kg Sabu, 100 ribu Pil Ekstasi di Medan

3 Tersangka, 1 Tewas, 38 Kg Sabu, 100 ribu Pil Ekstasi di Medan

Rabu, 19 Oktober 2016 - 16:04 WIB

IMG-17905

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Arman Depari, memaparkan penangkapan 3 tersangka yang diduga bandar narkoba yang membawa 38 Kg sabu, 100 ribu pil ekstasi, 50 ribu Happy Five. (KiniNews/Dok).

Medan, kini.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) mengamankan tiga warga asal Aceh yang diduga merupakan bandar besar narokotika berjenis sabu-sabu, dan ekstasi. Saat melakukan penangkapan BNN yang bekerja sama dengan Polda Sumut, Bea Cukai dan TNI terpaksa harus menembak mati salah satu tersangka.

Tersangka diamankan beserta barang bukti pada Selasa malam. (KiniNews/BNN)

Kejadian penangkapan ini juga sempat membuat heboh masyarakat setempat, ditambah lagi sebelumya di duga para pelaku membawa 100Kg narkotika berjenis sabu.

Namun, Sebelum berlangsungnya penangkapan yang terjadi di Jalan TB Simatupang, Kelurahan Sunggal, Medan ini, BNN dan Kepolisian sudah melakukan pengintaian sejak Selasa (18/10/2016) Siang.

Mobil Toyota Rush dengan nopol BK 1804 PK yang tersangka tumpangi dihentikan tepat didepan Komplek Perumahan Imperium yang berada di kecamatan Medan Sunggal.

Sempat terjadi perlawanan dari para tersangka bandar narkotika tersebut, sehingga petugas harus melumpuhkan tersangka dengan peluru panas. Setelah tewasnya salah satu tersangka, kedua tersangka lainnya langsung menyerahkan diri.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari menjelaskan, ketiga tersangka tersebut berasal dari Aceh Tamiang. Dimana narkotika tersebut diduga berasal dari jaringan Internasional.

“Barang bukti narkoba itu diduga dari Malaysia. Rencananya akan diedarkan di Jakarta, Batam, Riau dan daerah lainnya,” ujar Arman Depari, Rabu (19/10/2016).

Dari para tersangka, disita barang bukti berupa 38 Kg sabu, 100 ribu pil ekstasi, 50 ribu Happy Five, uang tunai sebesar Rp 12 juta, Telepon Seluler dan mobil Toyota Rush BK 1804 PK warna hitam yang digunakan para tersangka.

“Untuk pengusutan lebih lanjut, pengembangan dilakukan dengan dua pelaku yang masih hidup akan dibawa ke Jakarta,” pungkasnya.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berkas Sengketa Pilkada Dicuri, Dewan Etik MK Diminta Turuntangan
Politik - Sabtu, 25 Maret 2017 - 12:25 WIB

Berkas Sengketa Pilkada Dicuri, Dewan Etik MK Diminta Turuntangan

Kasus dicurinya berkas sengketa Pilkada Kabupaten Dogiyai, Papua di Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi perhatian banyak orang.Bahkan hilangnya berkas-berkas itu harus ...
Mobil Kepresidenan Sering Mogok, DPR Usulkan Jokowi Pakai Esemka
Nasional - Sabtu, 25 Maret 2017 - 10:45 WIB

Mobil Kepresidenan Sering Mogok, DPR Usulkan Jokowi Pakai Esemka

Mobil kepresidenan merupakan topik yang banyak diperbincangkan belakangan ini. Pasalnya, mobil yang dikendarai Presiden Jokowi sempat mogok sebanyak empat kali ...
Pernyataan Saksi dan Foto Buktikan ‘Kemesraan’ Setnov dengan Andi Narogong
Hukum - Sabtu, 25 Maret 2017 - 09:44 WIB

Pernyataan Saksi dan Foto Buktikan ‘Kemesraan’ Setnov dengan Andi Narogong

Setelah gesit berkelit dan membantah semua tuduhan terlibat dalam pusaran suap proyek e-KTP, Setya Novanto kini tersudutkan.Pasalnya, sejumlah bukti dan ...
Bulan Depan, Taksi Online Wajib Pakai Stiker
Ekonomi - Sabtu, 25 Maret 2017 - 09:19 WIB

Bulan Depan, Taksi Online Wajib Pakai Stiker

Konflik antara transportasi umum dan transportasi online semakin marak belakangan ini. Pasalnya, banyak transportasi online yang menggunakan kendaraan biasa sehingga ...
Detik-Detik Kericuhan Demo Penolakan Gereja Santa Clara di Bekasi Utara
Peristiwa - Jumat, 24 Maret 2017 - 21:55 WIB

Detik-Detik Kericuhan Demo Penolakan Gereja Santa Clara di Bekasi Utara

Ratusan massa dari Majelis Silaturahmi Umat Islam yang datang dari dua penjuru Jl Lingkar Utara, Bekasi Utara yang berusaha merangsuk ...
Suporter Sepakbola Merusak Kereta Tujuan Purwokerto
Nasional - Jumat, 24 Maret 2017 - 19:58 WIB

Suporter Sepakbola Merusak Kereta Tujuan Purwokerto

Telah terjadi insiden pelemparan oleh oknum suporter bola pada kereta api tujuan akhir Purwokerto antara Stasiun Kiaracondong dan Stasiun Gedebage ...