Selasa, 20 Februari 2018 | 08.36 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>3 Tersangka, 1 Tewas, 38 Kg Sabu, 100 ribu Pil Ekstasi di Medan

3 Tersangka, 1 Tewas, 38 Kg Sabu, 100 ribu Pil Ekstasi di Medan

Rabu, 19 Oktober 2016 - 16:04 WIB

IMG-17905

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Arman Depari. (Ist)

Medan, kini.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) mengamankan tiga warga asal Aceh yang diduga merupakan bandar besar narokotika berjenis sabu-sabu, dan ekstasi. Saat melakukan penangkapan BNN yang bekerja sama dengan Polda Sumut, Bea Cukai dan TNI terpaksa harus menembak mati salah satu tersangka.

Tersangka diamankan beserta barang bukti pada Selasa malam. (KiniNews/BNN)

Kejadian penangkapan ini juga sempat membuat heboh masyarakat setempat, ditambah lagi sebelumya di duga para pelaku membawa 100Kg narkotika berjenis sabu.

Namun, Sebelum berlangsungnya penangkapan yang terjadi di Jalan TB Simatupang, Kelurahan Sunggal, Medan ini, BNN dan Kepolisian sudah melakukan pengintaian sejak Selasa (18/10/2016) Siang.

Mobil Toyota Rush dengan nopol BK 1804 PK yang tersangka tumpangi dihentikan tepat didepan Komplek Perumahan Imperium yang berada di kecamatan Medan Sunggal.

Sempat terjadi perlawanan dari para tersangka bandar narkotika tersebut, sehingga petugas harus melumpuhkan tersangka dengan peluru panas. Setelah tewasnya salah satu tersangka, kedua tersangka lainnya langsung menyerahkan diri.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari menjelaskan, ketiga tersangka tersebut berasal dari Aceh Tamiang. Dimana narkotika tersebut diduga berasal dari jaringan Internasional.

“Barang bukti narkoba itu diduga dari Malaysia. Rencananya akan diedarkan di Jakarta, Batam, Riau dan daerah lainnya,” ujar Arman Depari, Rabu (19/10/2016).

Dari para tersangka, disita barang bukti berupa 38 Kg sabu, 100 ribu pil ekstasi, 50 ribu Happy Five, uang tunai sebesar Rp 12 juta, Telepon Seluler dan mobil Toyota Rush BK 1804 PK warna hitam yang digunakan para tersangka.

“Untuk pengusutan lebih lanjut, pengembangan dilakukan dengan dua pelaku yang masih hidup akan dibawa ke Jakarta,” pungkasnya.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres
Peristiwa - Senin, 19 Februari 2018 - 20:01 WIB

Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres

Ketua Panitia Pengarah Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait, mengaku bersalah atas insiden usai final Piala Presiden 2018, Sabtu (17/2), yang ...
Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:50 WIB

Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual

Pemerintah menargetkan setidak-tidaknya 50 persen penawaran lelang dari 26 blok minyak dan gas bumi (migas) pada 2018 dapat laku terjual."Kami ...
BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:34 WIB

BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengeluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia sehingga belum dapat menjamin ketersediaan cadangan ...
KPK Geledah Tiga Lokasi di Subang
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:20 WIB

KPK Geledah Tiga Lokasi di Subang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di tiga lokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Langkah itu berkaitan dengan kasus dugaan ...
Bupati Nganjuk Segera Diadili
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:10 WIB

Bupati Nganjuk Segera Diadili

Bupati Nganjuk nonaktif Taufiqurrahman tak lama lagi akan duduk di kursi terdakwa Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.Pasalnya penyidik Komisi ...
Rekomendasi Asimilasi dan Pembebasan Bersyaratnya Ditolak, Ini Kata Nazaruddin
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:07 WIB

Rekomendasi Asimilasi dan Pembebasan Bersyaratnya Ditolak, Ini Kata Nazaruddin

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meminta agar semua institusi penegak hukum mentaati aturan hukum yang ada. Hal ini ...