Rabu, 18 Januari 2017 | 12.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Penyerangan di Tangerang, Pengamat: Dagelan Gak Mutu Alihkan Isu

Penyerangan di Tangerang, Pengamat: Dagelan Gak Mutu Alihkan Isu

Kamis, 20 Oktober 2016 - 16:40 WIB

IMG-17941

Penyerangan di Polres Tangerang oleh anggota IS. (Kininews/ist)

Jakarta, kini.co.id – Penyerangan yang disebut-sebut sebagai aksi kelompok teroris ISIS di Polsek Tangerang disebut sebagai informasi yang berlebihan. Pasalnya, kepolisian diniai terlalu dini jika mengidentifikasi penyerangan itu sebagai aksi teroris.

Pengamat anti terorisme bahkan mengatakan kejadian itu dinilai sebagai pengalihan isu untuk demo besar-besaran menuntut Gubernur T Purnama atau Ahok untuk segera dipenjara karena dugaan penistaan agama.

“Dagelan gak mutu untuk pengalihan isu sebelum 21 Oktober,” tulis pengamat Kontra Terorisme, Harist Abu Ulya di akun twitternya, Kamis (20/10/2016).

(Baca Juga: Harist Abu Ulya Minta Kepolisian Tak Gegabah Kaitkan Kasus Penusukan dengan Teroris)

Selain itu, banyak kejanggalan yang terlihat dalam kejadian tersebut, terlebih pelaku membawa identitas lengkap seperti KTP, SIM dan NPWP. Hal itu mirip dengan kejadian penyerangan pastor di sebuah gereja di Medan.

Sehingga penyerangan terhadap anggota Polri yang terjadi hari ini dianggap berlebihan jika dikaitkan dengan terorisme.

Sebelumnya, umat islam melakukan orasi besar-besaran terkait dugaan penistaan agama oleh Ahok. Habib Rizieq bahkan mengancam akan demonstrasi ke Balai Kota Jakarta dan Istana Negara jika dalam tempo tiga minggu, tidak ada perkembangan pengusutan kasus dugaan penistaan Al Quran yang dilakukan Ahok.

“Minggu ketiga kalau nggak ada progress, satu orang bawa bawa 10 jamaah lagi. Apa langsung kita rebut Balai Kota langsung atau Istana langsung. Tolong dipersiapkan dari sekarang,” kata dia.

Rizieq juga meminta Presiden Joko Widodo jangan melindungi Ahok. Hukum, kata dia, harus tetap ditegakkan.

“Jangan Presiden lindungi Ahok. Jangan sampai negara dikorbankan hanya untuk Ahok. TNI dan polisi harus bersama rakyat. Betul? Siap mati untuk Allah, siap mati untuk Al Quran?” tegasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:34 WIB

2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran

Sepanjang tahun 2016, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tealh meraup Rp48,53 triliun dari iuran. Jumlah ini naik 14 persen ...
Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Peristiwa - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:30 WIB

Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki dugaan penghinaan bendera Merah Putih bergambar pedang dan tulisan kalimat tauhid ...
Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:14 WIB

Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (18/1/2017). Ia datang untuk ...
FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:28 WIB

FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri

Atas sejumlah hal, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab meminta Kapolri mencopot Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan ...
Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:01 WIB

Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan

Kasus perampokan dan pembunuhan di rumah mewah kawasan Pulomas Jakarta Timur tuntas dalam waktu singkat. Bagaimana tidak, anggota Polda Metro ...
Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 10:44 WIB

Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?

Ormas Islam, terutama Front Pembela Islam (FPI) kerap kali dituding sebagai ormas anti Pancasila. Ormas bentukan Habib Rizieq Shihab itu ...