Sabtu, 18 November 2017 | 17.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Akan Pecah Besok, Umat Islam Kawal Proses Hukum Ahok

Akan Pecah Besok, Umat Islam Kawal Proses Hukum Ahok

Kamis, 20 Oktober 2016 - 17:46 WIB

IMG-17944

Demo umat Islam Jakarta beberapa waktu lalu terkait dugaan penistaan Alquran. (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama direspon secara masif oleh umat islam di seluruh Indonesia.

Aksi besar-besaran menuntut Ahok diproses secara hukum akan dilakukan besok, Jumat (21/10/2016). Bukan hanya Front Pembela Islam (FPI), aksi itu juga akan diramaikan banyak ormas Islam.

Seperti di Surakarta, massa akan mengikuti aksi damai mengawal Fatwa MUI untu penjarakan Ahok. Kegiatan ini akan dirangkai dengan salat Jumat di Masjid Agung Surakarta

, dilanjutkan dengan aksi turun jalan / long march menuntut kepada Polri segera menangkap Ahok.

Aksi yang sama juga digelar Gerakan Aswaja Malang Raya di Malang, ada juga di Semarang, Batubara Sumut, Aksi bela islam di Alun-alun Mojokerjo, Tabligh Akbar di Masjid Al Akbar Surabaya, Jatim, dan masih banyak lagi.

Pada aksi sebelumnya di Jakarta, Ketua FPI, Habib Rizieq mengancam akan demonstrasi ke Balai Kota Jakarta dan Istana Negara jika dalam tempo tiga minggu, tidak ada perkembangan pengusutan kasus dugaan penistaan Al Quran yang dilakukan Ahok.

“Minggu ketiga kalau nggak ada progress, satu orang bawa bawa 10 jamaah lagi. Apa langsung kita rebut Balai Kota langsung atau Istana langsung. Tolong dipersiapkan dari sekarang,” kata dia.

Rizieq juga meminta Presiden Joko Widodo jangan melindungi Ahok. Hukum, kata dia, harus tetap ditegakkan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...
Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:15 WIB

Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov

Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mempertanyakan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan kliennya sebagai tahanan.Pasalnya, menurut dia, Setnov belum ...