Selasa, 21 Februari 2017 | 21.30 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Harist Ulya: Sultan Aziansyah Pelaku Penusukan Polisi Sosok “Lonewolf”

Harist Ulya: Sultan Aziansyah Pelaku Penusukan Polisi Sosok “Lonewolf”

Kamis, 20 Oktober 2016 - 22:51 WIB

IMG-17945

SA Pelaku penusukan tiga Polisi di Tangerang (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Pengamat Kontra Teroris The Community of Ideological Islamic Analisyst (CIIA), Ustadz Haris Abu Ulya menegaskan, Sultan Aziansyah pelaku penusukan tiga anggota polisi di Tangerang, Banten merupakan fenomena lonewolf (orang yang suka bekerja sendirian). Oleh karenanya aksi kekerasan yang dilakukan pelaku merupakan inisiatif pribadi.

Harist yang biasa melakukan penelitian terhadap pelaku-pelaku teroris dan korban yang diteroriskan ini juga menilai pemicu mucul dari pribadi atau keluarga.

“Ya sangat mungkin pemicunya problem pribadi atau keluarga, hanya keyakinan yang ia pahami menjadi legitimasi tindakannya yang keliru,” kata Haris dalam rilisnya, Kamis (20/10).

Terkait adanya stiker bertuliskan kalimat tauhid, dan penagkuan kata Haris, sebelumnya juga pernah dilakukan pelaku yang sering diingatkan petugas kepolisian, sampai abang kandungnya untuk mminta tolong kawan sesama polisi untuk menasehati pelaku, akan tetapi tetap saja tidak berubah makin resisten kepada sosok-sosok polisi.

“Jadi aksi pelaku adalah inisiatif pribadi dan bukan rancangan kelompok. Menurut hemat saya sudut pandang yang tepat adalah aksi pelaku adalah aksi kekerasan dan tidak terkait dengan motif politik kelompok tertentu bahkan bukan desain dari kelompok yang SA berafiliasi kepadanya,” paparnya.

Seseorang berpotensi melakukan aksi kekerasan bahkan teror dengan beragam alasan kata Haris, tidak selalu karena keyakinan, karena soal perut juga bisa mendorong seorang melakukan aksi teror seperti sosok teroris Leopard pelaku bom Serpong.

“Atau bisa juga karena kondisi labil dan depresi seseorang bisa melakukan aksi nekat. Dan bisa juga karena motif politik di arena Pilkada teror juga kerap terjadi,” tegasnya.

Oleh karena itu ia meminta masyarakat harus menghindari generalisasi dan mengkaitkan aksi pelaku dengan jaringan atau kelompok tertentu hingga keluar jauh dari substansi aksi kekerasan seperti yang terjadi.

Haris menambahkan pelaku merupakan sosok anak yang pintar, atlit silat. Ia juga tinggal di asrama polisi bersama kakaknya yang juga anggota polisi anggota Satuan Serse Narkoba. Oleh karenanya pelaku sering bertandang ke Polsek tempat kakaknya berkantor.

Pelaku yang juga dikaitkan dengan Almarhum Ustadz Fauzan Al-Anshari asal Ciamis, Jawa Barat karena memang sempat mondok di pesantren tersebut namun karena Ustadz Fauzan berafiliasi dengan kelompok ISIS akhirnya pelaku diambil keluarganya dan keluar dari ponpes tersebut.

Sejak Ustadz Fauzan Al-Anshari meninggal dunia kelompok pengajian yang berafiliasi dengan ISIS tersebut bubar sejak Februari 2016 lalu. Selain itu ponpes yang didirikan Ustad Fauzan juga bubar tidak ada yang melanjutkan. Apalagi anggotanya banyak yang ditangkap dan tinggal sekitar 5-6 orang masih diluar dan menyebar tidak jelas.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
SMK Ananda Bekasi Siap Laksanakan UNBK
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:27 WIB

SMK Ananda Bekasi Siap Laksanakan UNBK

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ananda yang berada di Jalan Prof. M Yamin, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Siap melaksanakan ...
Tandon kota Bekasi belum Berfungsi Optimal
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 20:59 WIB

Tandon kota Bekasi belum Berfungsi Optimal

Seluruh proyek kolam retensi atau tandon yang dibangun sejak 2015 hingga 2016 di wilayah Kota Bekasi hingga kini belum berfungsi ...
Nyali Habib Rizieq Dianggap Rontok Terbantahkan !
Peristiwa - Selasa, 21 Februari 2017 - 20:18 WIB

Nyali Habib Rizieq Dianggap Rontok Terbantahkan !

Kehadiran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab ditengah-tengah massa ratusan ribu aksi 212 jilid II di DPR, ...
Banjir Jakarta, PKS Minta Masyarakat Tidak Menyalahkan Siapapun
Peristiwa - Selasa, 21 Februari 2017 - 19:49 WIB

Banjir Jakarta, PKS Minta Masyarakat Tidak Menyalahkan Siapapun

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mengimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk tidak menyalahkan siapa pun terhadap bencana ...
Habib Rizieq Ajak Massa Jihad Bela Negara, Bela Islam dan NKRI
Peristiwa - Selasa, 21 Februari 2017 - 19:19 WIB

Habib Rizieq Ajak Massa Jihad Bela Negara, Bela Islam dan NKRI

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab yang hadir disela kerumunan massa memberikan orasinya dihadapan massa Forum Umat ...
Anggota Komisi III: Bohong Kalau Tak Ada Kriminalisasi Ulama
Hukum - Selasa, 21 Februari 2017 - 19:09 WIB

Anggota Komisi III: Bohong Kalau Tak Ada Kriminalisasi Ulama

Desakan agar terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dicopot dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta oleh puluhan ribu massa aksi ...