Jumat, 20 Januari 2017 | 06.23 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Luhut: Kritik Jokowi-JK Pakai Angka

Luhut: Kritik Jokowi-JK Pakai Angka

Jumat, 21 Oktober 2016 - 12:00 WIB

IMG-17949

Luhut Binsar Panjaitan. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Dua tahun masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), banyak apresiasi dan kritik yang dilontarkan berbagai elemen masyarakat.

Pemerintah sendiri mengklaim, terbuka untuk menerima kritik dan saran dari masyaralat. Masyarakat juga diminta melontarkan kritik berdasarkan data dan angka bukan perasaan.

Demikian dikatakan Menko Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, Jumat (21/10/2016).

Luhut meminta masyarakat tidak mengkritik kinerja pemerintah lewat perasaan melainkan dengan angka yang jelas.

“Saya minta ke masyarakat, kritiklah pemerintah, tapi yang konstruktif. Kritik dengan data yang ada. Bukan yang tidak jelas. Kalau mau pakai perasaan, itu gunakan untuk jatuh cinta,” kata dia.

Luhut mencontohkan jika untuk melontarkan kritik terhadap ekonomi, data angka merupakan hal yang penting.

Menurut dia perkembangan ekonomi Indonesia sejauh ini memang belum baik tapi sudah sangat bagus.

“Memang saya baca juga bahwa ekonomi kita belum baik, tapi menurut hemat saya sebenarnya sudah cukup bagus,” tutur Luhut.

Menurut Luhut, program pemerataan juga berjalan dengan baik. Pemerintah telah membagikan dana desa mencakup 74 ribu desa, yang bertujuan memperkecil jarak kesenjangan sosial.

“Ini pencapaian yang bagus. Dan dari sisi gini rasio, itu yang sudah flat di 0,41 dalam beberapa tahun yang lalu, sekarang sudah turun. Tahun lalu 0,39. Saya pikir nanti 0,38 dan terus menurun sampai akhir di 0,35,” jelas dia.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Siswa SMA di Bekasi Terlibat Prostitusi Online
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 23:17 WIB

Siswa SMA di Bekasi Terlibat Prostitusi Online

Empat orang pelaku berhasil diamankan Polres Metropolitan Bekasi Kota terkait dugaan kasus prostitusi online yang melibatkan anak di usia dini ...
Ini Modus Operandi Skandal Emirsyah Satar dengan Rolls Royce
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 21:17 WIB

Ini Modus Operandi Skandal Emirsyah Satar dengan Rolls Royce

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil membongkar praktik suap antara petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia dengan perusahaan terkemuka Rolls ...
KPK : Skandal Emirsyah Satar Tergolong Korupsi Lintas Negara
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 20:47 WIB

KPK : Skandal Emirsyah Satar Tergolong Korupsi Lintas Negara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menjadi tersangka kasus dugaan suap ...
Pasar Senen Terbakar, Ahok Salahkan Pedagang
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 19:29 WIB

Pasar Senen Terbakar, Ahok Salahkan Pedagang

Ribuan kios di Pasar Senen, Jakarta Pusat yang ludes terbakar, Kamis (19/1) pagi tadi, disayangkan Gubernur DKI Jakarta non aktif ...
KPK Tetapkan Mantan Dirut Garuda jadi Tersangka
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 18:14 WIB

KPK Tetapkan Mantan Dirut Garuda jadi Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menjadi tersangka. Ia diduga menerima ...
Ditetapkan Menjadi Tersangka oleh KPK, Garuda : Kami Akan Kooperatif
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 16:06 WIB

Ditetapkan Menjadi Tersangka oleh KPK, Garuda : Kami Akan Kooperatif

Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia Benny S Butarbutar, mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada KPK dalam penuntasan kasus dugaan ...