Rabu, 24 Mei 2017 | 01.39 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Luhut: Kritik Jokowi-JK Pakai Angka

Luhut: Kritik Jokowi-JK Pakai Angka

Jumat, 21 Oktober 2016 - 12:00 WIB

IMG-17949

Luhut Binsar Panjaitan. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Dua tahun masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), banyak apresiasi dan kritik yang dilontarkan berbagai elemen masyarakat.

Pemerintah sendiri mengklaim, terbuka untuk menerima kritik dan saran dari masyaralat. Masyarakat juga diminta melontarkan kritik berdasarkan data dan angka bukan perasaan.

Demikian dikatakan Menko Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, Jumat (21/10/2016).

Luhut meminta masyarakat tidak mengkritik kinerja pemerintah lewat perasaan melainkan dengan angka yang jelas.

“Saya minta ke masyarakat, kritiklah pemerintah, tapi yang konstruktif. Kritik dengan data yang ada. Bukan yang tidak jelas. Kalau mau pakai perasaan, itu gunakan untuk jatuh cinta,” kata dia.

Luhut mencontohkan jika untuk melontarkan kritik terhadap ekonomi, data angka merupakan hal yang penting.

Menurut dia perkembangan ekonomi Indonesia sejauh ini memang belum baik tapi sudah sangat bagus.

“Memang saya baca juga bahwa ekonomi kita belum baik, tapi menurut hemat saya sebenarnya sudah cukup bagus,” tutur Luhut.

Menurut Luhut, program pemerataan juga berjalan dengan baik. Pemerintah telah membagikan dana desa mencakup 74 ribu desa, yang bertujuan memperkecil jarak kesenjangan sosial.

“Ini pencapaian yang bagus. Dan dari sisi gini rasio, itu yang sudah flat di 0,41 dalam beberapa tahun yang lalu, sekarang sudah turun. Tahun lalu 0,39. Saya pikir nanti 0,38 dan terus menurun sampai akhir di 0,35,” jelas dia.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU
Ekonomi - Rabu, 24 Mei 2017 - 00:09 WIB

Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU

Mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat antrian di SPBU saat musim mudik lebaran tahun ini, PT Pertamina (Persero) akan menyiagakan layanan ...
Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 23:06 WIB

Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan jajaran kepolisian siap mengambil alih tugas KPK dalam pemberantasan korupsi jika mendapat dukungan dari Komisi ...
JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:39 WIB

JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis

Tim Advokasi GNPF-MUI sekaligus pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera mengomentari pencabutan banding yang dilakukan keluarga dan kuasa hukum ...
Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:17 WIB

Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup

Veronika Tan, istri terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan, semua apa yang menimpa sang suaminya sejak ...
Besok, Tim Advokasi Ormas Islam Laporkan Fitnah
Nasional - Selasa, 23 Mei 2017 - 20:42 WIB

Besok, Tim Advokasi Ormas Islam Laporkan Fitnah

Besok Tim Advokasi dan Perwakilan Ormas Islam Laporkan 3 Penyebar Fitnah Percakapan Habib Rizieq Tim Advokasi GNPF-MUI sekaligus kuasa hukum ...
Awasi Pendistribusian Daging Celeng
Ekonomi - Selasa, 23 Mei 2017 - 19:17 WIB

Awasi Pendistribusian Daging Celeng

Pemerintah Kota Bekasi dan instansi kepolisian, diminta untuk menjaga keamanan pendistribusian daging babi atau celeng di pasar tradisional maupun modern.Mewakili ...