Jumat, 20 Oktober 2017 | 15.31 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Dukungan PPP Djan Faridz pada Ahok-Djarot Jadi Catatan Kelam dan Kenangan Terburuk Parpol Islam

Dukungan PPP Djan Faridz pada Ahok-Djarot Jadi Catatan Kelam dan Kenangan Terburuk Parpol Islam

Reporter : Rakisa | Jumat, 21 Oktober 2016 - 18:10 WIB

IMG-17957

Deklarasi Ahok oleh PPP Kubu Djan Fariz, di Kantor DPP PPP Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat. (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago menilai, dukungan PPP kubu Djan Faridz kepada pasangan petahana Ahok-Djarot akan menjadi catatan kelam dan kenangan buruk bagi simpatisan partai berbasis Islam tersebut.

“Ini menjadi catatan kelam dan akan menjadi kenangan buruk yang tersimpan di benak publik mayoritas pemilih basis Islam,” kata Pangi, Jumat (21/10/2016).

Dukungan Djan Faridz kepada Ahok-Djarot, Partai Pesatuan Pembangunan (PPP) dianggap bukan lagi bagian dari representasi suara umat seperti yang diklaim PPP sebagai rumah ummat Islam.

Pangi menegaskan, PPP sebagai partai berbasis idelogi Islam tak mampu memperjuangkan aspirasi dan kehendak suara ummat Islam. Ia hanya tunduk, tidak merdeka dan tersandera kepentingan kelompok dan kehendak segelintir elite yang dinilai pragmatis.

“Partai sebagai suprastruktur politik, tak boleh mengangkangi apa yang menjadi agregasi dan artikulasi kepentingan dan kehendak pemilih yang berbasis Islam,” tegas Pangi.

Seperti diberitakan sebelumnya, PPP kubu Djan Faridz mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Ahok-Djarot di Pilkada DKI 2017.

Dalam deklarasi tersebut, Djan dan pasangan Ahok-Djarot menandatangi naskah kontrak politik yang berisi sejumlah proyek insfrastruktur.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Fadli Zon: Pencabutan moratorium reklamasi seperti menikung di injury time
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:44 WIB

Fadli Zon: Pencabutan moratorium reklamasi seperti menikung di injury time

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyoroti polemik reklamasi yang saat ini masih bergulir. Dia mengaku heran dengan pencabutan moratorium persis ...
Garuda Indonesia siap maksimalkan potensi Bandara Kertajati
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:35 WIB

Garuda Indonesia siap maksimalkan potensi Bandara Kertajati

Maskapai nasional Garuda Indonesia siap mengembangkan potensi Bandara Kertajati di Majalengak, Jawa Barat. Pengembangan tersebut tertuang dalam penandatangan kerjasama yang ...
Gerindra nilai perppu ormas menyimpan bahaya
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 13:35 WIB

Gerindra nilai perppu ormas menyimpan bahaya

Politisi Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menegaskan ulang sikap Gerindra menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 tahun 2017 tentang ...
Bertemu Gubernur Prefektur Aichi, Airlangga bahas tiga komitmen
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 13:28 WIB

Bertemu Gubernur Prefektur Aichi, Airlangga bahas tiga komitmen

Dalam kunjungannya dihari ketiga, Kamis (19/10) ke Jepang, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto bertemu dengan Gubernur Prefektur Aichi, Hideaki Ohmura. Keduanya ...
Kebijakan ekonomi Jokowi belum dirasakan pengusaha daerah
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 13:19 WIB

Kebijakan ekonomi Jokowi belum dirasakan pengusaha daerah

Paket kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkan pemerintah Jokowi dalam mendorong  perbaikan iklim investasi dan  ekonomi Indonesia dinilai masih jauh dari ...
Setya Novanto kembali mangkir hadiri sidang Andi Narogong
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 12:54 WIB

Setya Novanto kembali mangkir hadiri sidang Andi Narogong

Ketua DPR Setya Novanto kembali tidak menghadiri sidang kasus dugaan korupsi e-KTP sebagai saksi untuk terdakwa pengusaha Andi Agustinus alias ...