Rabu, 24 Januari 2018 | 06.34 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Usai Pamitan Cuti Ke Presiden, Ahok Datangi Bareskrim

Usai Pamitan Cuti Ke Presiden, Ahok Datangi Bareskrim

Senin, 24 Oktober 2016 - 11:52 WIB

IMG-17978

Ahok di Bareskrim Polri beberapa waktu lalu. (Kininews/RAKISA)

Jakarta, kini.co.id – Setelah bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara pagi tadi, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mendatangi kantor Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Markas Besar Kepolisian RI.

“Tadi ke Istana permisi kan. Rabu sudah serah terima ke Kemendagri,” ujar Ahok di Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (24/10/2016).

Ahok mengatakan, kedatangannya itu hanya untuk melakukan klarifikasi ucapannya terkait surat Al Maidah ayat 51, yang dikutipnya saat berpidato di hadapan warga di Kepulauan Seribu.

“Iya saya mau klarifikasi sama polisi yang kasus Pulau Seribu,” ujar Ahok.

Ahok juga tidak menjelaskan, apakah kedatangannya ke Bareskrim Polri, atas panggilan penyidik atau inisiatifnya sendiri.

“Yang surat itu, Al Maidah,” ujar Ahok.

Sementara itu Direktur Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Agus Andrianto mengatakan kedatangan Ahok untuk minta waktu agar diperiksa terkait pernyataannya di Kepulauan Seribu.

“Datang sendiri dia, berkoodinasi dengan penyidik, dia mohon waktu untuk diperiksa. Dia yang minta untuk klarifikasi,” kata Agus di Bareskrim Polri.

Agus menuturkan, penyidik masih belum menjadwalkan pemeriksaan kepada Ahok selaku terlapor dalam kasus tersebut. Menurutnya, Bareskrim masih menjadwalkan saksi-saksi lainnya. “Penyidik dalam pekan ini hanya menjadwalkan pemeriksaan terhadap ahli dulu,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah
Politik - Selasa, 23 Januari 2018 - 21:48 WIB

Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah

Ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri Partai Hanura, Jenderal (Purn) Wiranto, menyatakan bahwa Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum Partai ...
Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:50 WIB

Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan tidak ada gunanya saksi mengatakan lupa padahal sebenarnya tidak lupa."Sebab untuk ...
Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:33 WIB

Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?

Pasca menetapkan Fredrich Yunadi sebagai tersangka merintangi penyidikan perkara e-KTP, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara intens melakukan serangkaian kegiatan. Misalnya ...
KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:29 WIB

KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan sejauh ini pihaknya belum melihat Setya Novanto mengakui perbuatannya di kasus ...
Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:30 WIB

Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak

Pascagempa yang terjadi di Lebak, Banten dengan kekuatan 6,4 Skala Richter (SR) Selasa, (23/1) sekitar pukul 13.34 WIB, sejumlah bangunan ...
Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:24 WIB

Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa

Gempa tektonik berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (23/1) siang, menghancurkan sebanyak 311 unit rumah tersebar ...