Kamis, 23 Maret 2017 | 11.15 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Usai Pamitan Cuti Ke Presiden, Ahok Datangi Bareskrim

Usai Pamitan Cuti Ke Presiden, Ahok Datangi Bareskrim

Senin, 24 Oktober 2016 - 11:52 WIB

IMG-17978

Ahok di Bareskrim Polri beberapa waktu lalu. (Kininews/RAKISA)

Jakarta, kini.co.id – Setelah bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara pagi tadi, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mendatangi kantor Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Markas Besar Kepolisian RI.

“Tadi ke Istana permisi kan. Rabu sudah serah terima ke Kemendagri,” ujar Ahok di Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (24/10/2016).

Ahok mengatakan, kedatangannya itu hanya untuk melakukan klarifikasi ucapannya terkait surat Al Maidah ayat 51, yang dikutipnya saat berpidato di hadapan warga di Kepulauan Seribu.

“Iya saya mau klarifikasi sama polisi yang kasus Pulau Seribu,” ujar Ahok.

Ahok juga tidak menjelaskan, apakah kedatangannya ke Bareskrim Polri, atas panggilan penyidik atau inisiatifnya sendiri.

“Yang surat itu, Al Maidah,” ujar Ahok.

Sementara itu Direktur Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Agus Andrianto mengatakan kedatangan Ahok untuk minta waktu agar diperiksa terkait pernyataannya di Kepulauan Seribu.

“Datang sendiri dia, berkoodinasi dengan penyidik, dia mohon waktu untuk diperiksa. Dia yang minta untuk klarifikasi,” kata Agus di Bareskrim Polri.

Agus menuturkan, penyidik masih belum menjadwalkan pemeriksaan kepada Ahok selaku terlapor dalam kasus tersebut. Menurutnya, Bareskrim masih menjadwalkan saksi-saksi lainnya. “Penyidik dalam pekan ini hanya menjadwalkan pemeriksaan terhadap ahli dulu,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kuota Haji 2017 Ditambah Menjadi 221.000 Jamaah
Nasional - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:12 WIB

Kuota Haji 2017 Ditambah Menjadi 221.000 Jamaah

Pada 2017 ini, kuota jamaah untuk Ibadah Haji bertambah menjadi 221.00 orang. Kuota tersebut dibagi untuk haji reguler sebanyak 204.000 ...
KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:07 WIB

KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, terus mempertanyakan sikap KPK yang merahasiakan nama-nama penerima suap proyek pengadaan e-KTP. Bahkan dianggap melindungi ...
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...