Jumat, 20 Januari 2017 | 06.24 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>BI Sebut Indonesia Masih Bergantung Dana Asing

BI Sebut Indonesia Masih Bergantung Dana Asing

Senin, 24 Oktober 2016 - 12:11 WIB

IMG-17980

Dana asing. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Negara Indonesia disebut masih sangat tergantung dengan dana asing. Hal itu dikemukakan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara, Senin (24/10/2016).

BI menyebut kredit perbankan dalam negeri tidak cukup untuk membiayai pembangunan Indonesia.

“PDB Rp11.000 triliun, kredit perbankan Rp3.000 sampai Rp4.000 triliun atau 30 sampai 35% saja kredit bank,” kata Mirza Adityaswara sambil menyebut kredit perbankan hanya bisa mengcover 35 persen sedangkan sisanya adalah dari pembiayaan asing.

Selama ini, lanjut Mirza, Utang Luar Negeri (ULN) yang mendanai ekonomi Indonesia. Dia merincikan, jumlah ULN korporasi termasuk bank mencapai USD160 miliar, sementara ULN pemerintah sebesar USD140 miliar.

“Sekira USD300 miliar dana asing membiayai pembangunan Indonesia. Sedangkan negara-negara tetangga, kredit bank bisa membiayai 80 sampai lebih dari 100%. Jadi negeri ini enggak bisa hidup, enggak bisa bangun kalau enggak ada pembiayaan dari luar negeri. Tapi di lain pihak, ada likuiditas dalam negeri yang masih kembali ke BI,” bebernya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Siswa SMA di Bekasi Terlibat Prostitusi Online
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 23:17 WIB

Siswa SMA di Bekasi Terlibat Prostitusi Online

Empat orang pelaku berhasil diamankan Polres Metropolitan Bekasi Kota terkait dugaan kasus prostitusi online yang melibatkan anak di usia dini ...
Ini Modus Operandi Skandal Emirsyah Satar dengan Rolls Royce
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 21:17 WIB

Ini Modus Operandi Skandal Emirsyah Satar dengan Rolls Royce

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil membongkar praktik suap antara petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia dengan perusahaan terkemuka Rolls ...
KPK : Skandal Emirsyah Satar Tergolong Korupsi Lintas Negara
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 20:47 WIB

KPK : Skandal Emirsyah Satar Tergolong Korupsi Lintas Negara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menjadi tersangka kasus dugaan suap ...
Pasar Senen Terbakar, Ahok Salahkan Pedagang
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 19:29 WIB

Pasar Senen Terbakar, Ahok Salahkan Pedagang

Ribuan kios di Pasar Senen, Jakarta Pusat yang ludes terbakar, Kamis (19/1) pagi tadi, disayangkan Gubernur DKI Jakarta non aktif ...
KPK Tetapkan Mantan Dirut Garuda jadi Tersangka
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 18:14 WIB

KPK Tetapkan Mantan Dirut Garuda jadi Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menjadi tersangka. Ia diduga menerima ...
Ditetapkan Menjadi Tersangka oleh KPK, Garuda : Kami Akan Kooperatif
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 16:06 WIB

Ditetapkan Menjadi Tersangka oleh KPK, Garuda : Kami Akan Kooperatif

Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia Benny S Butarbutar, mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada KPK dalam penuntasan kasus dugaan ...