Kamis, 23 Maret 2017 | 09.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>BI Sebut Indonesia Masih Bergantung Dana Asing

BI Sebut Indonesia Masih Bergantung Dana Asing

Senin, 24 Oktober 2016 - 12:11 WIB

IMG-17980

Dana asing. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Negara Indonesia disebut masih sangat tergantung dengan dana asing. Hal itu dikemukakan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara, Senin (24/10/2016).

BI menyebut kredit perbankan dalam negeri tidak cukup untuk membiayai pembangunan Indonesia.

“PDB Rp11.000 triliun, kredit perbankan Rp3.000 sampai Rp4.000 triliun atau 30 sampai 35% saja kredit bank,” kata Mirza Adityaswara sambil menyebut kredit perbankan hanya bisa mengcover 35 persen sedangkan sisanya adalah dari pembiayaan asing.

Selama ini, lanjut Mirza, Utang Luar Negeri (ULN) yang mendanai ekonomi Indonesia. Dia merincikan, jumlah ULN korporasi termasuk bank mencapai USD160 miliar, sementara ULN pemerintah sebesar USD140 miliar.

“Sekira USD300 miliar dana asing membiayai pembangunan Indonesia. Sedangkan negara-negara tetangga, kredit bank bisa membiayai 80 sampai lebih dari 100%. Jadi negeri ini enggak bisa hidup, enggak bisa bangun kalau enggak ada pembiayaan dari luar negeri. Tapi di lain pihak, ada likuiditas dalam negeri yang masih kembali ke BI,” bebernya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...
Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang
Hukum - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:19 WIB

Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang

Wakil Ketua DPR, Fachri Hamzah menegaskan namanya disebut dalam sidang kasus suap pajak PT EK Prima (EKP) adalah sebuah kekonyolan.Fahri ...
Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?
Nasional - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:13 WIB

Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?

Pengamat Transportasi, Azas Tigor Nainggolan mempertanyakan Undang-undang terkait pengenaan pajak terhadap transportasi online. Hal tersebut merespon statment pemerintah yang sering ...