Selasa, 28 Maret 2017 | 03.31 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Menhub Imbau Jajarannya Sapu Bersih Praktik Pungli

Menhub Imbau Jajarannya Sapu Bersih Praktik Pungli

Reporter : Fadilah | Senin, 24 Oktober 2016 - 14:26 WIB

IMG-17988

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi imbau jajaran sapu bersih pungli. (Kininews/FADILLAH)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengaku pusing dengan banyaknya izin-izin yang dikeluarkan oleh jajaran di kementeriannya, khsusunya di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Kata dia untuk menjadi tukang sapu di Kementeriannya saja harus menggunakan izin. Akibat banyaknya pelayanan izin di kemenhub itu membuka peluang bagi oknum pegawai kemenhub melakukan pungutan liar (pungli).

“Saya lihat di Kementerian Perhubungan izinnya banyak. Pusing saya melihatnya. Sampai jadi tukang sapu saja juga ada izin,” beber Budi di Kantornya, Jakarta Pusat, Senin, (24/10/2016).

Atas dasar itu dia meminta kepada seluruh jajaranya melakukan evaluasi terhadap beberapa izin tersebut, untuk kemudian izin-izin yang dirasa tidak perlu, bisa segera dihapuskan. Supaya bisa mengurangi prakti pungli yang kerap terjadi.

“Saya minta kepada (seluruh) Dirjen, Direktur, untuk lakukan evaluasi. Saya minta dihapus deh izinnya. Kalau masih begitu, mau tidak mau kita harus lakukan ke jalur hukum,” tegasnya.

Dia juga meminta agar jajaran di Kementeriannya segera insyaf dan tidak lagi melakukan praktik keji. Insyaf bukan hanya saat terjadi OTT saja melainkan selamanya juga.

Diketahui baru-baru ini publik digegerkan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan aparat Polda Metro Jaya (PMJ) di Kementerian Perhubungan.

OTT yang terjadi pada Selasa (11/10/2016) petang lalu itu terkait adanya laporan pungutan liar (pungli), soal perizinan laut dan surat-surat kapal. Adapun kini upaya yang tengah dikakukan Kemenhub yakni berbenah diri.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 21:22 WIB

Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan membongkar tindak pidana perdagangan orang secara melalui internet alias online tentang eksploitasi seksual."Tersangka ...
Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 20:38 WIB

Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut

Direktur PT EK Prima Ekspor (PT EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair, terdakwa suap terhadap Direktorat Penegakan Hukum pada Direktorat Jenderal Pajak ...
Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 20:27 WIB

Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh

Angin Puyuh dan hujan deras meluluhlantahkan tiga kampung di Desa Girimukti, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat. Akibatnya, ratusan rumah mengalami ...
Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 15:41 WIB

Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia

Ada saja akal para pengedar narkoba dalam melancarkan aksinya, mulai dari memasukannya ke dalam makanan sampai mengubah bentuknya. Salah satunya ...
Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 13:12 WIB

Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) merencanakan pemanggilan paksa terhadap Anggota DPR RI fraksi Hanura, Miryam S Haryani ...
Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 12:25 WIB

Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah melihat surat sakit yang dikirimkan oleh saksi Miryam S Haryani ...