Minggu, 23 April 2017 | 20.51 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Menhub Imbau Jajarannya Sapu Bersih Praktik Pungli

Menhub Imbau Jajarannya Sapu Bersih Praktik Pungli

Reporter : Fadilah | Senin, 24 Oktober 2016 - 14:26 WIB

IMG-17988

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi imbau jajaran sapu bersih pungli. (Kininews/FADILLAH)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengaku pusing dengan banyaknya izin-izin yang dikeluarkan oleh jajaran di kementeriannya, khsusunya di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Kata dia untuk menjadi tukang sapu di Kementeriannya saja harus menggunakan izin. Akibat banyaknya pelayanan izin di kemenhub itu membuka peluang bagi oknum pegawai kemenhub melakukan pungutan liar (pungli).

“Saya lihat di Kementerian Perhubungan izinnya banyak. Pusing saya melihatnya. Sampai jadi tukang sapu saja juga ada izin,” beber Budi di Kantornya, Jakarta Pusat, Senin, (24/10/2016).

Atas dasar itu dia meminta kepada seluruh jajaranya melakukan evaluasi terhadap beberapa izin tersebut, untuk kemudian izin-izin yang dirasa tidak perlu, bisa segera dihapuskan. Supaya bisa mengurangi prakti pungli yang kerap terjadi.

“Saya minta kepada (seluruh) Dirjen, Direktur, untuk lakukan evaluasi. Saya minta dihapus deh izinnya. Kalau masih begitu, mau tidak mau kita harus lakukan ke jalur hukum,” tegasnya.

Dia juga meminta agar jajaran di Kementeriannya segera insyaf dan tidak lagi melakukan praktik keji. Insyaf bukan hanya saat terjadi OTT saja melainkan selamanya juga.

Diketahui baru-baru ini publik digegerkan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan aparat Polda Metro Jaya (PMJ) di Kementerian Perhubungan.

OTT yang terjadi pada Selasa (11/10/2016) petang lalu itu terkait adanya laporan pungutan liar (pungli), soal perizinan laut dan surat-surat kapal. Adapun kini upaya yang tengah dikakukan Kemenhub yakni berbenah diri.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...
KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:02 WIB

KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan KPK perlu melakukan penyelidikan sendiri ...
Menolak Forum Khilafah Internasional
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

Menolak Forum Khilafah Internasional

Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu ...
Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:01 WIB

Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan persoalan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan ...