Minggu, 28 Mei 2017 | 11.48 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Polemik Munir, SBY: Issue Legal Jadi Nuansa Politik

Polemik Munir, SBY: Issue Legal Jadi Nuansa Politik

Reporter : Rakisa | Selasa, 25 Oktober 2016 - 15:56 WIB

IMG-18013

SBY usai konferensi pers terkait TPF Munir. (KiniNews/RAKISA)

Jakarta, kini.co.id – Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa pemerintahan di eranya sangat serius menindaklanjuti hasil kerja dan rekomendasi Tim Pencari Fakta (TPF) kasus kematian Munit Thalib.

“Saya pastikan bahwa yang kami lakukan dulu adalah tindakan serius, sungguh serius utamanya dalam konteks penegakan hukum,” kata SBY dalam keterangan persnya di kediamannya Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Selasa (25/10) siang.

Ditegaskan SBY semua pihak yang menyelidiki dan menangani kasus kematian Munir, yakni TPF sudah bekerja sesuai dengan kewenangan pejabat eksekutif dan ketentuan penegakan hukum.

Untuk itu dalam kesempatan kali ini merupakan momentum untuk menjernihkan pemberitaan yang ada yang seolah-olah menyudutkan masa pemeritahannya.

“Kewajiban kami memberikan penjelasan sesuai dengan konteksnya untuk diketahui publik,” ujarnya.

Menurutnya, sebagian pemberitaan yang ada berada pada konteks yang tepat namun sebagian lagi bergeser pada pemberitaan yang bernuansa politik.

“Saya membaca dan mendengarkan dengan seksama, saya baca dengan baik sebagian perbincangan, tanggapan dan komentar itu kontekstual,” tegasnya.

“Saya amati terus terang ada yang bergeser, yang tadinya legal ‘issue’ menjadi bernuansa politik,” tambahnya.

Maka dari itu, SBY memberikan penjelasan setelah memberikan pesan melalui twitternya untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai upaya yang pemerintah lakukan untuk menindaklanjuti TPF Munir dan segala sesuatu yang pemerintah lakukan termasuk saat dirinya menjabat Presiden RI dalam menindaklanjuti rekomendasi TPF Munir.

“Saya memenuhi janji saya untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat dua sampai tiga hari sejak pesan twitter saya sampaikan,” ujarnya.

Pantauan di lokasi sejumlah mantan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid I era SBY hadir, dan Ketua TPF Munir Brigadir Jendral Polisi Hanafi.

Sebelumnya, dalam akun twitter pribadinya, @SBYudhoyono di Jakarta, Senin, kemarin SBY mengatakan akan menyampaikan penjelasan dalam pekan ini mengenai langkah-langkah yang diambil pemerintah kurun waktu 2004 hingga 2009.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Anak Suku Baduy Diajak Wisata ke TMII dan Monas Pada One Day for Children
Pendidikan - Minggu, 28 Mei 2017 - 11:31 WIB

Anak Suku Baduy Diajak Wisata ke TMII dan Monas Pada One Day for Children

Mentri Sosial, Khofifah Indhar Parawansa dalam akhir kunjunganya ke lokasi korban kebakaran warga Baduy Luar, Sabtu (27/5) sempat berdialog cukup ...
Kemensos Salurkan Rp3,2 Miliar Bantuan Kebakaran Bagi Suku Baduy Luar
Peristiwa - Minggu, 28 Mei 2017 - 10:57 WIB

Kemensos Salurkan Rp3,2 Miliar Bantuan Kebakaran Bagi Suku Baduy Luar

Ratusan korban kebakaran Kampung Cisaban, Desa Kanekes, Baduy Luar, Lebak, Banten, pada Selasa (23/5) lalu mendapatkan perhatian serius pemerintah melalui ...
Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:23 WIB

Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,

Cuitan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, dalam akun twitternya yang bercanda soal sahur dan buka puasa harus makan ikan ...
Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:05 WIB

Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo akan segera mengganti Irjen Kemendes PDTT, Sugito ...
Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan
Nasional - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:27 WIB

Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengungkapkan kegaulauannya dengan situasi saat ini, dimana muncul ancaman terhadap kebinekaan.Salah satunya ...
Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:11 WIB

Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka

Wakil Ketua KPK, La Ode Syarif mengatakan dalam OTT BPK dan Kemendes PDTT, empat orang ditetapkan sebagai tersangka yaitu SUG ...