Minggu, 24 September 2017 | 15.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Polemik Munir, SBY: Issue Legal Jadi Nuansa Politik

Polemik Munir, SBY: Issue Legal Jadi Nuansa Politik

Reporter : Rakisa | Selasa, 25 Oktober 2016 - 15:56 WIB

IMG-18013

SBY usai konferensi pers terkait TPF Munir. (KiniNews/RAKISA)

Jakarta, kini.co.id – Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa pemerintahan di eranya sangat serius menindaklanjuti hasil kerja dan rekomendasi Tim Pencari Fakta (TPF) kasus kematian Munit Thalib.

“Saya pastikan bahwa yang kami lakukan dulu adalah tindakan serius, sungguh serius utamanya dalam konteks penegakan hukum,” kata SBY dalam keterangan persnya di kediamannya Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Selasa (25/10) siang.

Ditegaskan SBY semua pihak yang menyelidiki dan menangani kasus kematian Munir, yakni TPF sudah bekerja sesuai dengan kewenangan pejabat eksekutif dan ketentuan penegakan hukum.

Untuk itu dalam kesempatan kali ini merupakan momentum untuk menjernihkan pemberitaan yang ada yang seolah-olah menyudutkan masa pemeritahannya.

“Kewajiban kami memberikan penjelasan sesuai dengan konteksnya untuk diketahui publik,” ujarnya.

Menurutnya, sebagian pemberitaan yang ada berada pada konteks yang tepat namun sebagian lagi bergeser pada pemberitaan yang bernuansa politik.

“Saya membaca dan mendengarkan dengan seksama, saya baca dengan baik sebagian perbincangan, tanggapan dan komentar itu kontekstual,” tegasnya.

“Saya amati terus terang ada yang bergeser, yang tadinya legal ‘issue’ menjadi bernuansa politik,” tambahnya.

Maka dari itu, SBY memberikan penjelasan setelah memberikan pesan melalui twitternya untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai upaya yang pemerintah lakukan untuk menindaklanjuti TPF Munir dan segala sesuatu yang pemerintah lakukan termasuk saat dirinya menjabat Presiden RI dalam menindaklanjuti rekomendasi TPF Munir.

“Saya memenuhi janji saya untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat dua sampai tiga hari sejak pesan twitter saya sampaikan,” ujarnya.

Pantauan di lokasi sejumlah mantan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid I era SBY hadir, dan Ketua TPF Munir Brigadir Jendral Polisi Hanafi.

Sebelumnya, dalam akun twitter pribadinya, @SBYudhoyono di Jakarta, Senin, kemarin SBY mengatakan akan menyampaikan penjelasan dalam pekan ini mengenai langkah-langkah yang diambil pemerintah kurun waktu 2004 hingga 2009.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 12:06 WIB

Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad

Vice President Export PT. Pindad Ridi Djajakusuma mengatakan, Kementerian Pertahanan Laos tertarik untuk kembali membeli produk-produk senjata dari PT. Pindad.Sebagai ...
FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:48 WIB

FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:32 WIB

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi

Aris Wahyudi, pemilik situs nikahsirri.com, yang sempat menghebohkan jaga maya, setelah ditangkap penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, Ahad (24/9) dini ...
Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:28 WIB

Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah

Pangdam II/Sriwijaya menggelar nonton bersama film G 30 S PKI di pelataran Benteng Kuto Besak Palembang, Sabtu (24/9) malam.Pangdam II/Sriwijaya ...
Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:21 WIB

Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi

Penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, pada Ahad (24/9) dini hari tadi menangkap pemilik laman situs nikahsirri.com, Aris Wahyudi di kediamannya ...
Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 22:52 WIB

Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com

Kepolisian Sektor Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta klarifikasi kepada pemilik situs www.nikahsirri.com menyusul munculnya kecaman Menteri Sosial Khofifah Indar ...