Rabu, 18 Januari 2017 | 00.05 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kasus Akil Mochtar, Panitera MK Diperiksa KPK

Kasus Akil Mochtar, Panitera MK Diperiksa KPK

Rabu, 26 Oktober 2016 - 11:55 WIB

IMG-18023

Kantor KPK (KiniNews/Net)

Jakarta, kini.co.id – Kasus suap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar masih terus berlanjut. Saat ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa panitera MK, Kasianur Siauruk terkait dugaan suap Bupati Buton pada sengketa Pilkada Kabupaten Buton di MK tahun 2011-2012.

Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati mengatakan Kasianur diperiksa sebagai saksi atas kasus suap yang Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun kepada Akil Moktar.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk kasus dugaan suap sengketa Pilkada Kabupaten Buton di MK tahun 2011-2012 dengan tersangka SUS (Samsu Umar Samiun),” kata dia, Rabu (26/10/2016).

Selain Panitera MK, kata Yuyuk, penyidik lembaga antirasuah juga melakukan panggilan kepada seorang Advokat bernama Arbab Paproeka sebagai saksi untuk melengkapi berkas perkara tersangka Samsu Umar.

Untuk informasi, Gubernur Buton ditetapkan sebagai tersangka setelah menyuap Ketua MK sebesar Rp1 miliar. Uang tersebut diberikan Samsu ke Akil Mochtar sebagai pemulusan perkara sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, pada tahun 2011 silam.

Bukan hanya Gubernur Buton, sebelumnya KPK juga menangkap mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah bersama adiknya Tubagus Chaeri Wardhana terkait kasus serupa.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi
Hukum - Selasa, 17 Januari 2017 - 23:40 WIB

Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi

Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan secara gentle mengakui dirinya memang sebagai pembina ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Tak hanya ...
PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:17 WIB

PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara

Achmad Sugandi (53) warga perumahan Taman Wisma Asri RT 006 RW 014, Kelurahan Teluk pucung, Kecamatan Bekasi Utara, mengaku ...
Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:13 WIB

Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi

Praktisi Politik dan Pemilhan kepala daerah, Jiwang Jiputro, menduga program kartu sakti berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang diluncurkan oleh ...
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...