Minggu, 28 Mei 2017 | 11.52 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Ini Rencana Prioritas Jonan-Archandra Sampai Akhir Tahun

Ini Rencana Prioritas Jonan-Archandra Sampai Akhir Tahun

Rabu, 26 Oktober 2016 - 19:00 WIB

IMG-18033

Mentri ESDM, Igansisu Jonan bersama Wakilnya Arcandra Tahar (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Setelah hampir dua minggu dilantik sebagai Menteri dan Wakil Mentri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Jonan bersama Arcandra Tahar telah menyusun sejumlah program prioritas selama dua bulan kedepan.

Jonan menyebut, sesuai arahan Presiden Joko Widodo prioritas pertama yang adalah penyelesaian revisi Peraturan Pemerintah No 79 Tahun 2010 mengenai biaya investasi migas yang dapat dikembalikan (cost recovery).

Salah satu program yang sudah dituntaskan, kata Jonan yakni masa transasi pengelolaan Blok Mahakam di Kalimantan Timur. Pada 25 Oktober kemarin PT Pertamina Hulu Mahakam dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menandatangani amandemen Kontrak Bagi Hasil.

“Menyelesaikan Blok Mahakam, Masela, East Natuna, ini prioritas sesuai arahan Presiden,” kata Jonan dalam “Bincang Santai bersama Media” Rabu (26/10) di Kementerian ESDM, Jakarta.

Untuk program di hilir migas, Jonan memastikan akan menjalankan program BBM satu harga yang harus sudah berjalan pada Januari 2017.

Selain itu, Jonan juga memastikan harga gas untuk konsumen akhir pada akhir tahun ini akan lebih kompetitif. Bahkan, katanya, harga gas di Indonesia harus lebih kompetitif dibandingkan negara-negara Asia Tenggara dan di negara-negara yang tidak memiliki sumber gas.

“Negara yang tidak punya gas bisa jual gas dengan harga yang lebih murah, ini lucu. Saya harap Pertamina (bangun kilang). Kalau Pertamina belum cukup, kami cari swasta,” tambahnya.

Di samping itu, Jonan juga akan memprioritaskan megaproyek 35.000 megawatt (MW) termasuk pembangunan transmisi dan gardu induk.

Hingga saat ini, menurutnya, baru 1% dari megaproyek 35.000 MW yang sudah masuk dalam tahap commercial operation date (COD), sebesar 24% masih dalam tahap konstruksi, dan 24% dalam tahap power purchasing agreement (PPA) dan baru akan memulai konstruksi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Anak Suku Baduy Diajak Wisata ke TMII dan Monas Pada One Day for Children
Pendidikan - Minggu, 28 Mei 2017 - 11:31 WIB

Anak Suku Baduy Diajak Wisata ke TMII dan Monas Pada One Day for Children

Mentri Sosial, Khofifah Indhar Parawansa dalam akhir kunjunganya ke lokasi korban kebakaran warga Baduy Luar, Sabtu (27/5) sempat berdialog cukup ...
Kemensos Salurkan Rp3,2 Miliar Bantuan Kebakaran Bagi Suku Baduy Luar
Peristiwa - Minggu, 28 Mei 2017 - 10:57 WIB

Kemensos Salurkan Rp3,2 Miliar Bantuan Kebakaran Bagi Suku Baduy Luar

Ratusan korban kebakaran Kampung Cisaban, Desa Kanekes, Baduy Luar, Lebak, Banten, pada Selasa (23/5) lalu mendapatkan perhatian serius pemerintah melalui ...
Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:23 WIB

Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,

Cuitan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, dalam akun twitternya yang bercanda soal sahur dan buka puasa harus makan ikan ...
Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:05 WIB

Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo akan segera mengganti Irjen Kemendes PDTT, Sugito ...
Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan
Nasional - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:27 WIB

Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengungkapkan kegaulauannya dengan situasi saat ini, dimana muncul ancaman terhadap kebinekaan.Salah satunya ...
Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:11 WIB

Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka

Wakil Ketua KPK, La Ode Syarif mengatakan dalam OTT BPK dan Kemendes PDTT, empat orang ditetapkan sebagai tersangka yaitu SUG ...