Minggu, 24 September 2017 | 15.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Ini Rencana Prioritas Jonan-Archandra Sampai Akhir Tahun

Ini Rencana Prioritas Jonan-Archandra Sampai Akhir Tahun

Rabu, 26 Oktober 2016 - 19:00 WIB

IMG-18033

Mentri ESDM, Igansisu Jonan bersama Wakilnya Arcandra Tahar (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Setelah hampir dua minggu dilantik sebagai Menteri dan Wakil Mentri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Jonan bersama Arcandra Tahar telah menyusun sejumlah program prioritas selama dua bulan kedepan.

Jonan menyebut, sesuai arahan Presiden Joko Widodo prioritas pertama yang adalah penyelesaian revisi Peraturan Pemerintah No 79 Tahun 2010 mengenai biaya investasi migas yang dapat dikembalikan (cost recovery).

Salah satu program yang sudah dituntaskan, kata Jonan yakni masa transasi pengelolaan Blok Mahakam di Kalimantan Timur. Pada 25 Oktober kemarin PT Pertamina Hulu Mahakam dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menandatangani amandemen Kontrak Bagi Hasil.

“Menyelesaikan Blok Mahakam, Masela, East Natuna, ini prioritas sesuai arahan Presiden,” kata Jonan dalam “Bincang Santai bersama Media” Rabu (26/10) di Kementerian ESDM, Jakarta.

Untuk program di hilir migas, Jonan memastikan akan menjalankan program BBM satu harga yang harus sudah berjalan pada Januari 2017.

Selain itu, Jonan juga memastikan harga gas untuk konsumen akhir pada akhir tahun ini akan lebih kompetitif. Bahkan, katanya, harga gas di Indonesia harus lebih kompetitif dibandingkan negara-negara Asia Tenggara dan di negara-negara yang tidak memiliki sumber gas.

“Negara yang tidak punya gas bisa jual gas dengan harga yang lebih murah, ini lucu. Saya harap Pertamina (bangun kilang). Kalau Pertamina belum cukup, kami cari swasta,” tambahnya.

Di samping itu, Jonan juga akan memprioritaskan megaproyek 35.000 megawatt (MW) termasuk pembangunan transmisi dan gardu induk.

Hingga saat ini, menurutnya, baru 1% dari megaproyek 35.000 MW yang sudah masuk dalam tahap commercial operation date (COD), sebesar 24% masih dalam tahap konstruksi, dan 24% dalam tahap power purchasing agreement (PPA) dan baru akan memulai konstruksi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 12:06 WIB

Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad

Vice President Export PT. Pindad Ridi Djajakusuma mengatakan, Kementerian Pertahanan Laos tertarik untuk kembali membeli produk-produk senjata dari PT. Pindad.Sebagai ...
FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:48 WIB

FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:32 WIB

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi

Aris Wahyudi, pemilik situs nikahsirri.com, yang sempat menghebohkan jaga maya, setelah ditangkap penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, Ahad (24/9) dini ...
Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:28 WIB

Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah

Pangdam II/Sriwijaya menggelar nonton bersama film G 30 S PKI di pelataran Benteng Kuto Besak Palembang, Sabtu (24/9) malam.Pangdam II/Sriwijaya ...
Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:21 WIB

Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi

Penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, pada Ahad (24/9) dini hari tadi menangkap pemilik laman situs nikahsirri.com, Aris Wahyudi di kediamannya ...
Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 22:52 WIB

Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com

Kepolisian Sektor Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta klarifikasi kepada pemilik situs www.nikahsirri.com menyusul munculnya kecaman Menteri Sosial Khofifah Indar ...