Senin, 26 Juni 2017 | 00.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Peringkat Kemudahan Berusaha Naik, Seskab: Presiden Belum Puas

Peringkat Kemudahan Berusaha Naik, Seskab: Presiden Belum Puas

Kamis, 27 Oktober 2016 - 05:45 WIB

IMG-18044

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Bank Dunia mengumumkan kenaikan rating ease of doing business atau kemudahan berusaha Indonesia secara signifikan untuk tahun 2017, dari peringkat 109 menjadi 91 dari 189 negara, meski demikian Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih belum puas dengan raihan tersebut karena belum mencapai sesuai dengan target yang diinginkan.

“Sekali lagi Bapak Presiden tetap belum puas, sehingga ditugaskan kepada Pak Menko (Perekonomian) untuk menyampaikan ini sekaligus untuk melakukan beberapa perbaikan,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung kepada wartawan usai rapat terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (26/10) petang kemarin.

Meskipun Bank Dunia telah mengumumkan kenaikan rating ease of doing business atau kemudahan berusaha Indonesia secara signifikan untuk tahun 2017, dari peringkat 109 menjadi 91 dari 189 negara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih belum puas dengan raihan tersebut karena belum mencapai sesuai dengan target yang diinginkan.

Tentunya, lanjut Pramono, ada perbaikan yang terjadi. Tetapi pada prinsipnya Presiden masih terus mengejar kepada Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan menteri terkait untuk lebih memperbaiki hal ini karena belum mencapai sesuai dengan target yang diinginkan oleh Presiden.

Menurut Seskab, Presiden Jokowi telah menugaskan Menko Perekonomian untuk menyampaikan ini sekaligus untuk melakukan beberapa perbaikan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...
Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:32 WIB

Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI

Tim GNPF-MUI menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/6). Pertemuan Presiden dengan GNPF MUI cukup mendadak ...
Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut
Nasional - Minggu, 25 Juni 2017 - 21:37 WIB

Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut

Paska insiden penyerangan yang dilakukan Hendra dan Sawaludin Pakhpahan, yang diduga merupakan pendukung Islamic State terhadap anggota polisi di ...
Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 20:59 WIB

Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut

Dua orang pelaku yang diduga merupakan pendukung Islamic State , melakukan penyerangan terhadap dua anggota Polda Sumatera Utara yang tengah ...
Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 11:01 WIB

Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir dalam khutbah Idul Fitri 1438 Hijriyah di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (25/6) menyebutkan ...