Selasa, 17 Oktober 2017 | 14.47 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>September 2016, Realisasi Investasi RI Capai Rp453,4 T

September 2016, Realisasi Investasi RI Capai Rp453,4 T

Reporter : Fadilah | Kamis, 27 Oktober 2016 - 15:32 WIB

IMG-18055

Deputi Bidang Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis. (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengumumkan realisasi investasi kuartal III-2016 mencapai Rp 453,4 triliun. Capaian tersebut meningkat 13,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 400 triliun.

Dengan demikian realisasi investasi sepanjang 9 bulan tahun ini sudah mencapai 76,2% dari target yang ditetapkan sebesar Rp 594,8 triliun.

Deputi Bidang Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis mengatakan ada 3 hal yang menjadi faktor peningkatan realisasi investasi BKPM.

“Pertama karena keberhasilan program amnesti pajak yang memberikan gairah baru bagi para investor,” tuturnya di Jakarta, Kamis, (27/10/2016).

Kedua adalah komitmen pemerintah untuk menjaga belanja infrastruktur, meskipun ada pemotongan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Terakhir, semakin banyaknya pemerintah daerah yang membentuk pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). PTSP ini diharapkan memudahkan orang berinvestasi.

Dia menambahkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) selama Januari-September 2016 menanjak 18,8% atau setara dengan Rp 158,2 triliun, sementara realisasi investasi PMA naik 10,6% atau setara dengan Rp 295,2 triliun. Realisas investasi, baik PMDN maupun PMA sepanjang tahun ini, telah mencapai 960.041 orang.

Dari segi lokasi favorit, realisasi PMDN pada triwulan III paling banyak dilakukan di Jawa Timur sebesar Rp 14 triliun, disusul Jawa Barat (Rp 7,4 triliun), Banten (Rp 7 triliun), DKI Jakarta (Rp 3,8 triliun) dan Sumatra Selatan (Rp 3,6 triliun).

“Hal ini menunjukkan bahwa kontribusi Pulau Jawa terhadap investasi Indonesia masih sangat tinggi,” katanya.

Sementara itu realisasi PMA berdasarkan lima lokasi proyek terbesar, Jawa Barat menempati peringkat teratas dengan nilai investasi US$ 1,6 miliar, disusul Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten dan Kalimantan Timur semuanya sebesar US$ 0,6 miliar.

Sepanjang periode Januari-September 2016, tercatat realisasi investasi di luar Jawa mencapai Rp 203,2 triliun yang nilainya meningkat dibandingkan periode sebelumnya yakni sebesar Rp 180,7 triliun.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dilirik PDIP untuk Pilgub Jabar, Begini Reaksi Menteri Susi
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 14:43 WIB

Dilirik PDIP untuk Pilgub Jabar, Begini Reaksi Menteri Susi

PDIP mengumpulkan tokoh-tokoh yang berpengaruh untuk menjadi kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.Salahsatu calon yang dilirik PDIP adalah Menteri ...
Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor
Hukum - Selasa, 17 Oktober 2017 - 14:00 WIB

Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor

Memberantas korupsi, Kejaksaan Agung (Kejagung) menolak bergabung dengan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) bentukan Polri.Meski dengan tujuan sama, ...
Komisi III: Densus Tipikor Akan Pertaruhkan Nama Baik Polri
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 13:35 WIB

Komisi III: Densus Tipikor Akan Pertaruhkan Nama Baik Polri

Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menilai, pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) akan menjadi pertaruhan nama baik ...
Bertemu Fujitrans, Menperin Bahas Kawasan Industri Maritim
Ekonomi - Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:30 WIB

Bertemu Fujitrans, Menperin Bahas Kawasan Industri Maritim

Hari pertama kunjungan kerja di Jepang, Senin (16/10) malam, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama rombongan melakukan pertemuan dengan President Fujitrans Corporation ...
Kasus Suap Dirjen Hubla, Menhub Budi Karya Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:45 WIB

Kasus Suap Dirjen Hubla, Menhub Budi Karya Penuhi Panggilan KPK

Dipanggil terkait kasus suap Dirjen Hubla, Menteri Perhubungan Budi Karya datang ke gedung KPK, Selasa (17/10/2017).Berbaju batik cokelat, Budi tiba ...
Fadli Zon: Anies- Sandi lebih butuh kritikan daripada pujian
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 06:26 WIB

Fadli Zon: Anies- Sandi lebih butuh kritikan daripada pujian

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, mengatakan, setelah dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandi Uno, ...