Kamis, 19 Januari 2017 | 09.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>September 2016, Realisasi Investasi RI Capai Rp453,4 T

September 2016, Realisasi Investasi RI Capai Rp453,4 T

Reporter : Fadilah | Kamis, 27 Oktober 2016 - 15:32 WIB

IMG-18055

Deputi Bidang Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis. (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengumumkan realisasi investasi kuartal III-2016 mencapai Rp 453,4 triliun. Capaian tersebut meningkat 13,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 400 triliun.

Dengan demikian realisasi investasi sepanjang 9 bulan tahun ini sudah mencapai 76,2% dari target yang ditetapkan sebesar Rp 594,8 triliun.

Deputi Bidang Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis mengatakan ada 3 hal yang menjadi faktor peningkatan realisasi investasi BKPM.

“Pertama karena keberhasilan program amnesti pajak yang memberikan gairah baru bagi para investor,” tuturnya di Jakarta, Kamis, (27/10/2016).

Kedua adalah komitmen pemerintah untuk menjaga belanja infrastruktur, meskipun ada pemotongan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Terakhir, semakin banyaknya pemerintah daerah yang membentuk pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). PTSP ini diharapkan memudahkan orang berinvestasi.

Dia menambahkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) selama Januari-September 2016 menanjak 18,8% atau setara dengan Rp 158,2 triliun, sementara realisasi investasi PMA naik 10,6% atau setara dengan Rp 295,2 triliun. Realisas investasi, baik PMDN maupun PMA sepanjang tahun ini, telah mencapai 960.041 orang.

Dari segi lokasi favorit, realisasi PMDN pada triwulan III paling banyak dilakukan di Jawa Timur sebesar Rp 14 triliun, disusul Jawa Barat (Rp 7,4 triliun), Banten (Rp 7 triliun), DKI Jakarta (Rp 3,8 triliun) dan Sumatra Selatan (Rp 3,6 triliun).

“Hal ini menunjukkan bahwa kontribusi Pulau Jawa terhadap investasi Indonesia masih sangat tinggi,” katanya.

Sementara itu realisasi PMA berdasarkan lima lokasi proyek terbesar, Jawa Barat menempati peringkat teratas dengan nilai investasi US$ 1,6 miliar, disusul Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten dan Kalimantan Timur semuanya sebesar US$ 0,6 miliar.

Sepanjang periode Januari-September 2016, tercatat realisasi investasi di luar Jawa mencapai Rp 203,2 triliun yang nilainya meningkat dibandingkan periode sebelumnya yakni sebesar Rp 180,7 triliun.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Din Syamsudin: Kekerasan Verbal Pemodal Lebih Berbahaya dari Ormas Radikal
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 07:48 WIB

Din Syamsudin: Kekerasan Verbal Pemodal Lebih Berbahaya dari Ormas Radikal

Setelah munculnya gesekan dalam sosial masyarakat, sejumlah pihak menginginkan pembubaran ormas-ormas radikal.Lucunya, ormas radikal selalu dikaitkan dengan ormas Islam sehingga ...
Besok Sylviana Murni Dipanggil Bareskrim
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 02:54 WIB

Besok Sylviana Murni Dipanggil Bareskrim

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan mantan Walikota Jakarta Pusat Sylviana Murni sebagai saksi dalam kasus ...
Diberondong Pertanyaan Sensitif Watim MUI, Ini Jawaban Wiranto
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 23:57 WIB

Diberondong Pertanyaan Sensitif Watim MUI, Ini Jawaban Wiranto

Saat menghadiri pembukaan Rapat Pleno Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Watim-MUI), Mentri Polhukam Wiranto yang mewakili Presdien Jokowi, Rabu (18/1) ...
Din Syamsudin Minta Tidak Hakimi Ormas Islam sebagai Radikal
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 23:34 WIB

Din Syamsudin Minta Tidak Hakimi Ormas Islam sebagai Radikal

Dia meminta pemerintah agar tidak hanya memperhatikan kekerasan fisik yang terjadi di lapangan untuk membubarkan ormas radikal. "Tapi mari juga ...
PLN Komentar soal Pembengkakan Tarif Listrik di Bekasi Utara
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 19:55 WIB

PLN Komentar soal Pembengkakan Tarif Listrik di Bekasi Utara

Terkait dengan keluhan warga Taman Wisma Asri kepada pihak PLN Rayon Medan Satria, Bekasi Utara soal pembengkakan tarif listrik yang ...
Kerjasama TNI dan Pemerintah Belum Maksimal
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 19:48 WIB

Kerjasama TNI dan Pemerintah Belum Maksimal

Anggota Komisi l DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi menyebutkan kerjasama antar TNI dan pemerintah belum maksimal pada beberapa program. Dengan ...