Senin, 26 Juni 2017 | 17.31 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>September 2016, Realisasi Investasi RI Capai Rp453,4 T

September 2016, Realisasi Investasi RI Capai Rp453,4 T

Reporter : Fadilah | Kamis, 27 Oktober 2016 - 15:32 WIB

IMG-18055

Deputi Bidang Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis. (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengumumkan realisasi investasi kuartal III-2016 mencapai Rp 453,4 triliun. Capaian tersebut meningkat 13,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 400 triliun.

Dengan demikian realisasi investasi sepanjang 9 bulan tahun ini sudah mencapai 76,2% dari target yang ditetapkan sebesar Rp 594,8 triliun.

Deputi Bidang Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis mengatakan ada 3 hal yang menjadi faktor peningkatan realisasi investasi BKPM.

“Pertama karena keberhasilan program amnesti pajak yang memberikan gairah baru bagi para investor,” tuturnya di Jakarta, Kamis, (27/10/2016).

Kedua adalah komitmen pemerintah untuk menjaga belanja infrastruktur, meskipun ada pemotongan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Terakhir, semakin banyaknya pemerintah daerah yang membentuk pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). PTSP ini diharapkan memudahkan orang berinvestasi.

Dia menambahkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) selama Januari-September 2016 menanjak 18,8% atau setara dengan Rp 158,2 triliun, sementara realisasi investasi PMA naik 10,6% atau setara dengan Rp 295,2 triliun. Realisas investasi, baik PMDN maupun PMA sepanjang tahun ini, telah mencapai 960.041 orang.

Dari segi lokasi favorit, realisasi PMDN pada triwulan III paling banyak dilakukan di Jawa Timur sebesar Rp 14 triliun, disusul Jawa Barat (Rp 7,4 triliun), Banten (Rp 7 triliun), DKI Jakarta (Rp 3,8 triliun) dan Sumatra Selatan (Rp 3,6 triliun).

“Hal ini menunjukkan bahwa kontribusi Pulau Jawa terhadap investasi Indonesia masih sangat tinggi,” katanya.

Sementara itu realisasi PMA berdasarkan lima lokasi proyek terbesar, Jawa Barat menempati peringkat teratas dengan nilai investasi US$ 1,6 miliar, disusul Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten dan Kalimantan Timur semuanya sebesar US$ 0,6 miliar.

Sepanjang periode Januari-September 2016, tercatat realisasi investasi di luar Jawa mencapai Rp 203,2 triliun yang nilainya meningkat dibandingkan periode sebelumnya yakni sebesar Rp 180,7 triliun.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyerangan Mapolda Sumut, IPW  Imbau Polri Lebih Siaga
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 17:00 WIB

Penyerangan Mapolda Sumut, IPW Imbau Polri Lebih Siaga

Jajaran Polri diminta agar lebih bersiaga menyusul serangan yang dilakukan oleh dua orang yang diduga pendukung Islamic State di ...
Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 14:25 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni

PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik Lebaran 1438 Hijriah di gerbang tol (GT) Cikarang Utama terjadi pada H+4 atau ...
Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 12:47 WIB

Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen

Jumlah kendaraaan yang melintasi Tol Cikopo-Palimanan di Gerbang Tol Palimanan Utama hingga Senin (26/6) pagi mengalami kenaikan 20,5%. Kendaraan mudik ...
Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 10:13 WIB

Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus

Polisi menangkap lima orang yang diduga terkait penyerangan pos jaga Mapolda Sumut yang terjadi pada Minggu (25/6). Dari kelima pelaku, ...
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...