Jumat, 18 Agustus 2017 | 21.33 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK Selidiki Aliran Dana dari Mantan Gubsu, Diduga Masuk ke Kajati Jatim

KPK Selidiki Aliran Dana dari Mantan Gubsu, Diduga Masuk ke Kajati Jatim

Reporter : Rakisa | Jumat, 28 Oktober 2016 - 13:34 WIB

IMG-18067

Mantan Gubsu, Gatot Pujo Nugroho. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyelidiki aliran dana yang diduga masuk ke Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur Maruli Hutagalung terkait penanganan perkara Bansos Sumatera Utara (Sumut).

Maruli disebut-sebut kecipratan uang Rp 500 juta dari Gatot Pujo Nugroho, mantan Gubernur Sumatera Utara. Uang itu diduga sebagai upaya “mengamankan” kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial dan hibah Sumatera Utara 2012-2013 yang ditangani Kejaksaan. Disebut-sebut pemberian uang melalui kuasa hukum Gatot, OC Kaligis.

“Masih penyelidikan,” ungkap Wakil ketua KPK Basaria Panjaitan di kantornya, Jakarta, Kamis (27/10) kemarin. Sayangnya, Basaria belum mau berbicara banyak mengenai penyelidikan tersebut. “Nanti sabar saja dulu. Diselidiki dulu,” ujar Basaria.

Basaria memastikan pihaknya dalam menelisik dugaan itu tak terpaku atas pengakuan seseorang. KPK, lanjut Basaria, juga tak mempermasalahkan jika Maruli membantah soal aliran uang tersebut.

“Semua penyelidikan itu tidak berdasarkan apakah menurut kata seseorang atau tidak. Mau dibantah boleh saja. Tapi fakta yang diterima oleh penyidik harus benar-benar berdasarkan bukti-bukti yang ada,” kata Basaria.

Maruli berulang kali membantah adanya aliran uang dari Gatot ke kocek pribadinya. Sementara, sejumlah saksi dalam persidangan kasus suap penanganan perkara Bansos Sumut telah mengungkap dugaan aliran uang tersebut. Salah satunya istri Gatot, Evy Susanti.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:50 WIB

Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018

Satu tahun menjelang Pemilihan Umum 2019, anggaran bantuan sosial pemerintahan Jokowi-JK melonjak ditahun 2018 naik dan jor-joran. Tak hanya dari ...
Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR
Hukum - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:13 WIB

Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR

Ratusan korban biro perjalanan umrah First Travel mengadukan nasibnya ke DPR dan diterima Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kompleks ...
Kegagalan Penerimaan Pajak dan Serapannya
Ekonomi - Jumat, 18 Agustus 2017 - 18:58 WIB

Kegagalan Penerimaan Pajak dan Serapannya

Kebijakan fiskal Indonesia yang ingin membangun ekonomi tumbuh berkeadilan, namun hal tersebut tanpa dibarengi dengan kemampuan peneriman pajak yang dapat ...
Terkait Bom Thamrin, Terpidana Teroris Aman Abdurrahman Kembali Diperiksa
Peristiwa - Jumat, 18 Agustus 2017 - 18:05 WIB

Terkait Bom Thamrin, Terpidana Teroris Aman Abdurrahman Kembali Diperiksa

Terpidana kasus terorisme pelatihan militer Pegunungan Jalin Jantho, Aceh, Oman Rachman alias Abu Sulaiman Aman Abdurrahman kembali menjalani pemeriksaan di ...
Wapres Jusuf Kalla: SBY Menenangkan Situasi Politik
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:49 WIB

Wapres Jusuf Kalla: SBY Menenangkan Situasi Politik

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, kedatangan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke peringatan HUT RI di Istana Kepresidenan memberikan ...
Jusuf Kalla : UUD Boleh Berubah, Asal…
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:16 WIB

Jusuf Kalla : UUD Boleh Berubah, Asal…

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak bangsa Indonesia menjadikan momen peringatan Hari Konstitusi untuk senantiasa mengingat dan meneruskan visi para pendiri ...