Jumat, 20 Januari 2017 | 06.21 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK Selidiki Aliran Dana dari Mantan Gubsu, Diduga Masuk ke Kajati Jatim

KPK Selidiki Aliran Dana dari Mantan Gubsu, Diduga Masuk ke Kajati Jatim

Reporter : Rakisa | Jumat, 28 Oktober 2016 - 13:34 WIB

IMG-18067

Mantan Gubsu, Gatot Pujo Nugroho. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyelidiki aliran dana yang diduga masuk ke Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur Maruli Hutagalung terkait penanganan perkara Bansos Sumatera Utara (Sumut).

Maruli disebut-sebut kecipratan uang Rp 500 juta dari Gatot Pujo Nugroho, mantan Gubernur Sumatera Utara. Uang itu diduga sebagai upaya “mengamankan” kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial dan hibah Sumatera Utara 2012-2013 yang ditangani Kejaksaan. Disebut-sebut pemberian uang melalui kuasa hukum Gatot, OC Kaligis.

“Masih penyelidikan,” ungkap Wakil ketua KPK Basaria Panjaitan di kantornya, Jakarta, Kamis (27/10) kemarin. Sayangnya, Basaria belum mau berbicara banyak mengenai penyelidikan tersebut. “Nanti sabar saja dulu. Diselidiki dulu,” ujar Basaria.

Basaria memastikan pihaknya dalam menelisik dugaan itu tak terpaku atas pengakuan seseorang. KPK, lanjut Basaria, juga tak mempermasalahkan jika Maruli membantah soal aliran uang tersebut.

“Semua penyelidikan itu tidak berdasarkan apakah menurut kata seseorang atau tidak. Mau dibantah boleh saja. Tapi fakta yang diterima oleh penyidik harus benar-benar berdasarkan bukti-bukti yang ada,” kata Basaria.

Maruli berulang kali membantah adanya aliran uang dari Gatot ke kocek pribadinya. Sementara, sejumlah saksi dalam persidangan kasus suap penanganan perkara Bansos Sumut telah mengungkap dugaan aliran uang tersebut. Salah satunya istri Gatot, Evy Susanti.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Siswa SMA di Bekasi Terlibat Prostitusi Online
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 23:17 WIB

Siswa SMA di Bekasi Terlibat Prostitusi Online

Empat orang pelaku berhasil diamankan Polres Metropolitan Bekasi Kota terkait dugaan kasus prostitusi online yang melibatkan anak di usia dini ...
Ini Modus Operandi Skandal Emirsyah Satar dengan Rolls Royce
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 21:17 WIB

Ini Modus Operandi Skandal Emirsyah Satar dengan Rolls Royce

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil membongkar praktik suap antara petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia dengan perusahaan terkemuka Rolls ...
KPK : Skandal Emirsyah Satar Tergolong Korupsi Lintas Negara
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 20:47 WIB

KPK : Skandal Emirsyah Satar Tergolong Korupsi Lintas Negara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menjadi tersangka kasus dugaan suap ...
Pasar Senen Terbakar, Ahok Salahkan Pedagang
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 19:29 WIB

Pasar Senen Terbakar, Ahok Salahkan Pedagang

Ribuan kios di Pasar Senen, Jakarta Pusat yang ludes terbakar, Kamis (19/1) pagi tadi, disayangkan Gubernur DKI Jakarta non aktif ...
KPK Tetapkan Mantan Dirut Garuda jadi Tersangka
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 18:14 WIB

KPK Tetapkan Mantan Dirut Garuda jadi Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menjadi tersangka. Ia diduga menerima ...
Ditetapkan Menjadi Tersangka oleh KPK, Garuda : Kami Akan Kooperatif
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 16:06 WIB

Ditetapkan Menjadi Tersangka oleh KPK, Garuda : Kami Akan Kooperatif

Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia Benny S Butarbutar, mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada KPK dalam penuntasan kasus dugaan ...