Kamis, 23 Maret 2017 | 11.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Mulai Hari Ini, Aktivitas Perdagangan Saham Yulie Sekurindo Dihentikan

Mulai Hari Ini, Aktivitas Perdagangan Saham Yulie Sekurindo Dihentikan

Jumat, 28 Oktober 2016 - 13:53 WIB

IMG-18069

Bursa saham. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Aktivitas perdagangan saham di PT Yulie Sekurindo Tbk (RS) dihentikan mulai hari ini, Jumat (28/10/2016) oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dilansir dari Keterbukaan BEI, pemberhentian aktivitas perdagangan saham ini dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan bursa dimana ditemukan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD), tidak memenuhi nilai minimum yang berlaku.

Dengan demikian, PT Yulie Sekurindo Tbk tidak diizinkan melakukan aktivitas perdagangan bursa hingga ada pemberitaan selanjutnya.

“Berkenaan hasil pemeriksaan tersebut, maka diumumkan bahwa terhitung sejak sesi perdagangan tanggal 28 Oktober 2016, Yulie Sekurindo tidak diperkenankan melakukan aktivitas perdagangan di Bursa sampai dengan pemberitaan lebih lanjut,” kata Direktur BEI Hamdi Hassyarbaini.

Sebagai informasi, Yulie Sekurindo didirikan dengan nama PT Ravindo Securitama. Perusahaan ini dipimpin oleh Direktur Utama Luciana dan Direktur Rusmady Hansa.

Sementara posisi Komisaris Utama dipegang oleh Johnlin Yuwono dan Komisaris Independen Oey Rivera Wijaya. Pemegang saham mayoritas Yulie Sekurindo adalah PT Jeje Yutrindo Utama sebanyak 52,44%, masyarakat 47,06% dan Chu Jang Lie sebesar 0,5%.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:07 WIB

KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, terus mempertanyakan sikap KPK yang merahasiakan nama-nama penerima suap proyek pengadaan e-KTP. Bahkan dianggap melindungi ...
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...
Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang
Hukum - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:19 WIB

Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang

Wakil Ketua DPR, Fachri Hamzah menegaskan namanya disebut dalam sidang kasus suap pajak PT EK Prima (EKP) adalah sebuah kekonyolan.Fahri ...